Tren Industri Kuliner Meningkat, Frisian Flag Hadirkan Omela Sebagai Mitra Paling Pas Pengusaha Kuliner Tanah Air

Oleh : Ridwan | Selasa, 11 September 2018 - 16:05 WIB

Peluncuran Omela 490 gram
Peluncuran Omela 490 gram

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Frisian Flag Indonesia (FFI) bersama Lotte Grosir menggelar aktivitas bertajuk “Inspirasi Horeka: Kreasi Aneka Dessert Nusantara bersama Frisian Flag”, dengan melibatkan sekitar 400 pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di area Jakarta dan sekitarnya.

Pada kesempatan ini, FFI juga secara resmi memperkenalkan kemasan terbaru dari produk taste enhancer krimer kental manis andalannya, Omela, yang hadir dalam ukuran lebih besar, 490 gram.

Lebih dari sekedar memenuhi kebutuhan lidah dan pencernaan, saat ini bisnis kuliner dinilai mampu melengkapi gaya hidup masa kini. Berdasarkan data Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), sektor kuliner menyumbang 41,4% dari total produk domestik bruto (PDB) ekonomi kreatif Indonesia, terbesar dari 16 subsektor yang ditangani Bekraf.

Kehadiran platform aplikasi berbasis transportasi yang membantu memudahkan pemesanan dan pengiriman makanan, tak ayal menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan pelaku UMKM, khususnya di bidang kuliner.

Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro mengatakan, pertumbuhan industri bisnis kuliner tanah air, memberi peluang sekaligus tantangan bagi Frisian Flag Indonesia untuk dapat terus berinovasi dan memberikan produk berkualitas, yang disukai sekaligus sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Menjawab kebutuhan para pelaku bisnis kuliner juga pengguna rumahan, kami menghadirkan produk taste enhancer krimer kental manis unggulan FFI, Omela, dalam ukuran yang lebih besar. Menjadikannya lebih ekonomis, serta menjadi mitra tepat bagi para pelaku bisnis dalam mendukung usaha mereka, tentunya dengan cita rasa yang pas untuk meningkatkan kelezatan berbagai menu andalan,” terang Andrew di Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Ditambahkan Andrew, inovasi pada kemasan baru Omela ini, juga lebih ramah lingkungan, dengan penyertaan label yang tercetak langsung pada kaleng. 

"Ini menjadikannya produk printed can pertama dari FFI, sekaligus menjadi satu-satunya di lini produk sejenis yang saat ini beredar di pasaran,” imbuh Andrew.  
 
Dukungan terhadap para pelaku bisnis kuliner juga diberikan oleh pusat perkulakan penyedia produk kebutuhan usaha terkemuka, Lotte Grosir, yaitu dengan rutin menggelar kegiatan Inspirasi Horeka (Hotel, Restoran, dan Katering) sebagai bagian dari Horeka Day.

“Berkolaborasi dengan Frisian Flag, pada penyelenggaraan kali ini, kami mengangkat tema ‘Kreasi Aneka Dessert Nusantara’, guna menginspirasi para mitra pelaku usaha kuliner, untuk dapat terus berinovasi dan berkreasi, agar dapat bertahan di industri bisnis kuliner tanah air," terang Marketing Director PT Lotte Mart Indonesia, Evi Lionawan.

"Memanfaatkan produk favorit Omela dari Frisian Flag, beragam minuman dan camilan khas nusantara juga dapat dikreasikan dengan lebih mudah dan lezat,” tambahnya. 

Turut hadir dalam acara hari ini untuk berbagi pengalaman, Aktor sekaligus Pengusaha Kuliner Muda, Baim Wong.

“Menggeluti bisnis kuliner selama lebih dari 10 tahun, bagi saya, keunikan produk dan kenikmatan rasa menjadi kunci agar dapat bertahan di tengah persaingan bisnis kuliner tanah air. Karenanya, untuk urusan resep dan bahan baku, saya terjun langsung demi menjaga kualitas dan konsistensi rasa pada menu yang saya hadirkan," kata Baim. 

Menurut Baim, tentunya inovasi menu juga perlu terus dilakukan. "Kehadiran produk berkualitas yang dapat membantu meningkatkan rasa seperti Omela, jelas membantu pengusaha kuliner seperti saya dalam berinovasi menciptakan ragam menu yang disukai masyarakat luas,” ujar Baim.

Omela dari Frisian Flag, adalah taste enhancer berbentuk produk krimer kental manis yang ditujukan untuk para pelaku bisnis kuliner (Horeka modern dan tradisional) dan telah hadir di Indonesia selama lebih dari 20 tahun.

Dengan rasa yang gurih dan lezat, varian produk ini paling pas digunakan untuk menambah kenikmatan aneka menu dari produk kuliner mulai dari kopi, teh, es campur, es buah hingga berbagai macam penganan seperti kue-kue, martabak, pisang dan roti bakar. 

“Melalui kegiatan hari ini, FFI dan Lotte Grosir mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan pelaku UMKM, utamanya yang bergerak di industri kuliner. Selain dengan menghadirkan produk terbaik dan berkualitas, gelaran acara inspiratif dan edukatif, kami harap dapat membantu meningkatkan kapasitas pelaku bisnis kuliner di Indonesia,” tutup Andrew.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jumat, 22 November 2019 - 09:00 WIB

Empat Anak Usaha Pupuk Indonesia Boyong Prestasi dalam Ajang SNI Award 2019

Empat anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil memboyong prestasi dalam ajang SNI Award 2019. Ajang apreasiasi tersebut digelar oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) di Balai Kartini,…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Jumat, 22 November 2019 - 08:52 WIB

Akhir Pekan Lirik Saham Pilihan Ini

Jakarta - Pada perdagangan Jumat (22/11/2019) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di level 6024 - 6202. Ini saham pilihan bagi para investor.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Jumat, 22 November 2019 - 08:43 WIB

Akhir Pekan IHSG Terkonsolidasi

Jakarta - Secara teknikal IHSG kembali bergerak dibawah moveing average 5 hari dan dikisaran lower bollinger bands. Indikator Stochastic terkonsolidasi negatif dengan RSI yang kehilangan momentum…

U. Saefudin Noer, Direktur Utama PJT II (kiri), Ferry Andrianto, Kepala Bagian Humas Kementerian BUMN dan Dwiki Dharmawan

Jumat, 22 November 2019 - 08:41 WIB

Via Vallen Dan Zaskia Gotik Bakal Tampil Di Jatiluhur Jazz Festival 2019

Dua penyanyi dangdut papan atas, Via Vallen dan Zaskia Gotik bersama puluhan artis bakal menggoyang kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Waduk yang memiliki nama asli Bendungan Ir.…

Industri Tekstil

Jumat, 22 November 2019 - 08:15 WIB

Pemerintah Bakal Bangun Kawasan Industri Tekstil Terintegrasi Seluas 42 Hektare di Tegal, Jawa Tengah

Pemerintah sedang menyiapkan kawasan industri tekstil di Tegal, Jawa Tengah seluas 42 hektare (ha) untuk menunjang daya saing industri tekstil nasional.