Pertambangan Kaltim Triwulan III-2017 Tumbuh 1,2 Persen

Oleh : Herry Barus | Minggu, 31 Desember 2017 - 11:26 WIB

Ilustrasi situasi tambang bawah tanah (Foto Ist)
Ilustrasi situasi tambang bawah tanah (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Samarinda- Kinerja sektor pertambangan di Provinsi Kalimantan Timur pada triwulan III tahun 2017 mengalami perlambatan dengan hanya tumbuh 1,2 persen, lebih rendah ketimbang triwulan sebelumnya yang tumbuh 2,6 persen.

"Menurunnya pertumbuhan sektor tambang inilah yang kemudian berpengaruh pada perlambatan ekonomi Kaltim di triwulan III-2017 yang tumbuh 3,5 persen, lebih rendah ketimbang triwulan sebelumnya yang tumbuh 3,6 persen (yoy)," ujar Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kaltim Muhammad Nur dihubungi di Samarinda, kemarin.

Sebelumnya, melalui kajian ekonomi dan keuangan regional BI Kaltim, Nur menjelaskan bahwa perlambatan kinerja lapangan usaha pertambangan menjadi penyebab utama deselerasi ekonomi Kaltim triwulan III-2017.

Berdasarkan pangsanya, pertambangan masih mendominasi perekonomian Kaltim pada triwulan III hingga mencapai 43,3 persen.

Sedangkan industri pengolahan menduduki peringkat kedua dengan pangsa sebesar 20,5 persen, disusul oleh konstruksi, pertanian dan perdagangan yang masing-masing memiliki pangsa sebesar 8,3 persen, 8,1 persen, dan 5,6 persen pada triwulan III.

Menurut Nur, sektor pertambangan mampu menyumbang kontribusi pertumbuhan sebesar 0,6 persen terhadap ekonomi Kaltim triwulan III, walaupun angka tersebut lebih rendah ketimbang kontribusi triwulan sebelumnya yang mencapai 1,2 persen.

Produksi batu bara Kaltim triwulan III-2017 mengalami penurunan dibandingkan triwulan sebelumnya.

Berdasarkan data produksi batu bara yang dihimpun dari IHS Energy periode November 2017, produksi batubara Kaltim triwulan III tercatat 53,8 juta ton atau tumbuh 5,8 persen, melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat 7,8 persen.

Melambatnya produksi batu bara Kaltim triwulan III dipengaruhi oleh tingginya curah hujan di wilayah Kaltim pada tahun 2017 dibandingkan tahun sebelumnya.

"Berdasarkan data yang dihimpun dari BMKG, rata-rata curah hujan Kaltim selama Januari-Agustus 2017 sebesar 14,3 milimeter, lebih tinggi dibandingkan rata-rata curah hujan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 12,9 mm," katanya.

Berdasarkan hasil liaison, tingginya curah hujan mengakibatkan banjir di sejumlah situs penggalian dan menghambat proses hauling atau pengangkutan batu bara dari situs pertambangan menuju pelabuhan, karena jalur pengangkutan menjadi sulit dilalui.

Ia juga mengatakan bahwa konsumsi batu bara domestik triwulan III-2017 masih di bawah sasaran penggunaan batu bara domestik yang ditetapkan pemerintah.

Sesuai Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No.2183 K/30/MEM/2017 tentang Penetapan Kebutuhan dan Presentase Minimal Penjualan Batubara untuk Kepentingan Dalam Negeri tahun 2017, perkiraan kebutuhan batu bara dalam negeri sebesar 107,9 juta ton atau 26,13 persen dari total produksi.

"Konsumsi batu bara domestik Kaltim pada triwulan III-2017 tercatat 7,8 juta ton atau 14,4 persen dari total produksi batu bara Kaltim, masih di bawah target pemerintah," tutur Nur.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Retail Banking BSI Kokok Alun Akbar (kedua dari kiri) dan Direktur Utama PT Jasamarga Related Business Dian Takdir Badrsyah (kedua dari kanan)

Selasa, 17 Mei 2022 - 22:48 WIB

BSI Gandeng Anak Usaha Jasa Marga

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tandatangani nota kesepahaman dengan anak usaha Jasa Marga yaitu PT Jasa Marga Related Business.

Ilustrasi batubara

Selasa, 17 Mei 2022 - 22:36 WIB

Kian Kokoh di Ranah Tambang! Anak usaha PT Delta Dunia Raih Kontrak Tambang Batu Bara di Australia

Jakarta - PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak perusahaan PT Delta Dunia Makmur Tbk (Perseroan), melalui anak perusahaannya di Australia BUMA Australia Pty Ltd (BUMA Australia) akan memulai…

(Foto dari kiri ke kanan) Section Head PT Multipolar Technology Tbk Ignasius Oky Yoewono, Director Enterprise Application Services Business PT Multipolar Technology Tbk Jip Ivan, dan Department Head Hybrid Database Solution PT Multipolar Technology Tbk Yemmy Sukandar sedang berbincang di sela-sela seminar tentang keamanan siber yang diselenggarakan oleh Infobank di Pullman Jakarta Thamrin, Jakarta, Selasa (17/5).

Selasa, 17 Mei 2022 - 22:25 WIB

Multipolar Technology mengusung solusi IBM Guardium dan IBM Security QRadar XDR sekaligus ke pasar Indonesia

Jakarta-PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), anak perusahaan PT Multipolar Tbk (IDX: MLPL) yang berperan sebagai mitra dalam mendukung pengembangan teknologi digital perusahaan di berbagai…

Gedung Bank KB Bukopin

Selasa, 17 Mei 2022 - 21:58 WIB

KB Bukopin Masuk Indeks Global MSCI, Sentimen Positif Investor Saham

PT. Bank KB Bukopin, Tbk. terus bergerak positif pada lantai bursa. Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan hasil tinjauan indeks semi tahunan pada Mei 2022.

Jalan Tol Serang-Panimbang

Selasa, 17 Mei 2022 - 18:40 WIB

Beroperasi 2024, Jalan Tol Serang-Panimbang Permudah Akses Wisata ke Tanjung Lesung

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga tengah menyelesaikan pembangunan infrastruktur…