Harkitnas 20 Mei Momentum Akhiri Pertikaian

Oleh : Herry Barus | Jumat, 19 Mei 2017 - 04:38 WIB

Kikan Namara Duta Damai Dunia Maya (Foto Tribunnews)
Kikan Namara Duta Damai Dunia Maya (Foto Tribunnews)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Penyanyi sekaligus Duta Damai Dunia Maya Kikan Namara mengajak semua kalangan untuk menjadikan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2017 sebagai momentum untuk mengakhiri pertikaian antar anak bangsa.

"Sebentar lagi kita akan memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Ayo dong gerak melakukan sesuatu untuk menyelamatkan bangsa ini dari berbagai upaya pecah belah," kata Kikan seperti dikutip dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (18/5/2017)

Menurut eks vokalis band Cokelat yang dikenal sering menggelorakan semangat nasionalisme dalam lagu-lagunya itu, pertikaian antaranak bangsa yang merupakan imbas dari Pilkada DKI Jakarta itu sangat menyedihkan dan dinilainya sebagai kemunduran.

"Sudah merdeka 72 tahun, kita kok malah gampang dipecah belah," kata Kikan dalam satu kegiatan yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (17/5) malam.

Ia pun mengajak pengguna media sosial untuk bersikap lebih bijak mengingat media sosial kini justru digunakan sebagai ajang menanamkan bibit perpecahan. Menurut dia, seharusnya media sosial digunakan untuk hal-hal yang produktif dan konstruktif.

"Mengkritik dan berteriak di media sosial itu lebih gampang karena tidak bayar, tapi buat saya bentuk nyata anak muda dalam mencintai bangsa ini adalah dengan memberikan kontribusi nyata, bukan malah berkelahi sesama bangsa," katanya.

Ia juga mengingatkan adanya kelompok tertentu yang ingin memecah NKRI dengan menebar intoleransi dan radikalisme, termasuk di dunia maya. Menurut dia, gerakan itu harus dilawan bersama-sama.

"Kondisi ini menjadi semacam 'wake up call' bagi anak muda Indonesia. Mari kita bangkit dan bersatu lagi mengusir segala macam upaya intoleransi dan radikalisme di Indonesia," kata Kikan

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Grab (Ist)

Sabtu, 04 Juli 2020 - 19:01 WIB

Pengamat Hukum UNS Sebut Hukuman Terhadap Grab Dinilai Tepat, Tidak Ganggu Investasi Asing

Keputusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang memutus bersalah Grab dalam kasus monopoli dinilai tidak akan mengganggu investasi asing di Indonesia. Justru keputusan ini menjadi bukti…

Gedung Kementerian Keuangan (Foto : Kemenkeu)

Sabtu, 04 Juli 2020 - 18:18 WIB

Bank Dunia Naikkan Status Indonesia Jadi Upper Middle Income Country, Ini Alasannya...

Di tengah pandemi Covid-19, pada tanggal 1 Juli 2020, Bank Dunia menaikkan status Indonesia dari lower middle income country menjadi upper middle income country.

Tim Persib Jalani Tes Swab

Sabtu, 04 Juli 2020 - 18:00 WIB

Sebelum Berlatih, Tim Persib Jalani Tes Swab

Bekerja sama dengan tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, Persib Bandung melakukan tes Corona dengan cara Swab / PCR (Polymerase Chain Reaction) pada Jumat (3/7/2020) di Graha Persib,…

Stadion JIS di Jakarta Utara (ist)

Sabtu, 04 Juli 2020 - 17:18 WIB

KADIN: JIS Bakal Jadi Peluang Baru Investasi di Jakarta Utara

Vice Chairman Kadin Komite Swiss Francis Wanandi mengungkapkan pertimbangan seorang investor dalam memutuskan untuk berinvestasi di sebuah kawasan adalah dengan melihat peluang yang ada di daerah…

Stefano Cugurra Pelatih Bali United (Foto Dok Tribunnews)

Sabtu, 04 Juli 2020 - 17:00 WIB

Coach Teco Utamakan Protokol Kesehatan Bagi Tim Bali United

Kompetisi Liga 1 2020 akan kembali dilanjutkan pada bulan Oktober 2020 setelah memasuki situasi "New Normal." Keputusan ini berdasarkan dari surat resmi PSSI yang ditetapkan akhir bulan Juni…