Bisa Ekspor Lagi, ARLI Sidak Pasar Amerika Serikat

Oleh : Ridwan | Senin, 21 Mei 2018 - 10:40 WIB

Petani Rumput Laut (Foto: BD)
Petani Rumput Laut (Foto: BD)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) kembali melakukan konsolidasi dan pemantauan lapangan menyusul telah dikeluarkannya Surat Keputusan Pemerintah Amerika Serikat (AS), melalui United States Department of Agriculture (USDA) tanggal 4 April 2018 tentang penetapan kembali Agar-agar dan Carrageenan masuk dalam daftar produk organik di AS. Keputusan tersebut berlaku efektif per tanggal 29 Mei 2018.

“Kami sangat mengapresiasi atas upaya kerja keras semua pihak yang telah bekerjasama bersama kami,” ungkap Ketua ARLI, Safari Azis di Jakarta (20/5/2018).

Dia menyebutkan upaya tersebut didukung penuh oleh Kedutaan Besar RI Washington DC yang bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, China Algae Industry Association (CAIA), the Seaweed Industry of the Philippines, International Food Additives Council (IFAC) serta para importir dan pengguna hasil olahan rumput laut di AS.

"Kami terus meyakinkan pihak-pihak di AS bahwa rumput laut yang dibudidayakan oleh masyarakat pesisir dan pulau-pulau dilakukan secara alami tanpa menggunakan unsur-unsur kimia ataupun merusak lingkungan," ungkapnya.

Dalam lawatannya ke AS, pihaknya juga telah memastikan produk-produk olahan rumput laut Indonesia dapat beredar di pasaran Amerika. Sehingga,para eksportir tidak perlu ragu untuk mengekspor produk-produk mereka.

Seperti diketahui, rumput laut setelah diolah dapat menjadi Agar-agar untuk jenis Gracilaria dan menjadi Carrageenan untuk jenis Eucheuma yang digunakan sebagai salah satu bahan pencampur (Ingredients) umumnya pada produk makanan dan minuman sebagai pengemulsi, pengental, pengenyal dan lain-lain.

"Kami telah melakukan pemantauan lapangan, dapat ditemui sejumlah produk-produk makanan, minuman dan kesehatan yang menggunakan Agar-Agar dan Carrageenan sebagai salah satu bahan penolongnya,” ungkap Safari.

Dia juga mengatakan, semua pihak perlu mendukung warga Indonesia yang bermukim di AS untuk lebih banyak membuka toko atau pasar swalayan seperti Indonesian and Asian Market agar produk-produk Indonesia lebih banyak dijual.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk AS Budi Bowoleksono mengatakan, pihaknya akan terus mendukung membangun citra positif produk agar-agar dan carrageenan Indonesia. Hal ini dikarenakan menyangkut upaya Pemerintah RI dalam mengentaskan kemiskinan, khususnya di daerah pesisir dan pulau-pulau.

Menurutnya, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui rumput laut berkontribusi dalam penciptaan lapangan kerja, pengembangan ekonomi daerah dan perolehan devisa negara.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Rabu, 19 Juni 2019 - 18:20 WIB

Lewat 'The Big Start Season 4', Kemenperin Gembleng IKM Masuk Ranah Digital

Kemenperin semakin aktif bawa IKM masuk ke pasar digital, dalah satunya dengan kembali menyelenggarakan kompetisis 'The Big Start Season 4' yang menawarkan total hadiah Rp 1,3 miliar.

Direktur Strategic Portfolio Telkom Achmad Sugiarto (kedua dari kanan)

Rabu, 19 Juni 2019 - 18:02 WIB

Startup Portfolio Telkom Listing di Australia Stock Exchange

Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menghadiri acara pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) Whispir di Australian Securities Exchange (ASX) dengan kode…

e-Commerce Tokopedia (Ist)

Rabu, 19 Juni 2019 - 17:45 WIB

Sepanjang Bulan Mei 2019, Tokopedia Catat Transaksi Penjualan Hingga Rp 18,5 Triliun

Sepanjang bulan Mei 2019, Tokopedia mencatatkan nilai total transaksi (Gross Merchandise Value/GMV) sebesar US$1.3 miliar atau setara lebih dari Rp18,5 triliun.

Sun Life Financial Indonesia dan Muamalat Indonesia Menandatangani Peresmian Kerja Sama Strategis Bancassurance

Rabu, 19 Juni 2019 - 17:35 WIB

Kerjasama Sun Life Financial Indonesia dan Bank Muamalat Indonesia

PT Sun Life Financial Indonesia (“Sun Life”) perusahaan perencana keuangan keluarga tepercaya, hari ini mengumumkan komitmen kemitraan strategis bersama bank syariah pertama di Indonesia,…

Dirc Richard Talumewo, Presiden Direktur PT Transcoal Pacific Tbk, sedang memberikan penjelasan kepada investor dan pers dalam acara paparan publik di Jakarta, Rabu (19/06/2019). (Foto: Abe)

Rabu, 19 Juni 2019 - 17:22 WIB

Total Dividen Tunai 2018 Transcoal Pacific Bernilai hampir Rp80 Miliar

PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI), perusahaan pelayanan di bidang angkutan laut dan logistik kelautan, akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2018 bernilai total Rp79,68 miliar (Rp15,5…