Penuhi Kebutuhan Industri Mamin, Kemendag Izinkan Impor Raw Sugar Sebanyak 1,8 Juta Ton

Oleh : Hariyanto | Jumat, 19 Januari 2018 - 13:38 WIB

Ilustrasi Gula Impor
Ilustrasi Gula Impor

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerbitkan izin importasi raw sugar atau gula mentah sebanyak 1,8 juta ton untuk memenuhi kebutuhan industri makanan minuman dalam negeri pada semester pertama 2018.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, izin impor tersebut diberikan kepada 11 perusahaan rafinasi dalam negeri, dan akan diproses untuk memenuhi kebutuhan industri makanan minuman.

"Sudah dikeluarkan, sebanyak 1,8 juta ton untuk semester satu 2018," kata Oke, seusai menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, di Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Izin importasi sebanyak 1,8 juta ton tersebut dikeluarkan Kementerian Perdagangan setelah adanya rekomendasi dari kementerian teknis. Pada 2018, alokasi impor gula mentah sebanyak 3,6 juta ton yang akan diberikan kepada 11 perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI).

Nantinya, gula mentah yang diolah menjadi gula rafinasi tersebut akan diperdagangkan menggunakan sistem lelang. Skema pelaksanaan lelang gula kristal rafinasi tersebut sempat ditunda beberapa kali, dan akan mulai dilaksanakan pada Januari 2018.

PT. Pasar Komoditas Jakarta (PKJ) ditetapkan sebagai penyelenggara pasar lelang GKR oleh Kementerian Perdagangan melalui Surat Keputusan Menteri Perdagangan No. 684/M-DAG/KEP/5/2017 tentang Penetapan Penyelenggara Pasar Lelang Gula Kristal Rafinasi.

Pasar lelang GKR merupakan pasar lelang elektronik yang menyelenggarakan transaksi jual beli GKR secara daring dan real time dengan metode Permintaan Beli (Bid) dan Penawaran Jual (Offer). Volume penjual atau pembeli sebanyak satu ton, lima ton, dan 25 ton.

Pengaturan perdagangan GKR melalui pasar lelang diharapkan dapat menjaga ketersediaan, penyebaran, dan stabilitas harga gula nasional, serta memberi kesempatan usaha yang sama bagi industri besar dan kecil dalam memperoleh pasokan bahan baku. (ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BCA Torehkan Prestasi Gemilang di Ajang CECT Sustainability Awards 2019

Jumat, 15 November 2019 - 15:00 WIB

BCA Torehkan Prestasi Gemilang di Ajang CECT Sustainability Awards 2019

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menorehkan prestasi atas keberhasilannya melakukan tanggung jawab sosial perusahaan dalam hal ini penerapan strategi Corporate Social Responsibility (CSR) yang…

Lenovo Legion

Jumat, 15 November 2019 - 14:31 WIB

Juara Legion of Champions Seri 4 Siap Melaju diGrand Final Legion of Champions Bangkok

Lenovo Legion telah sukses menggelar kompetisi lokal final Legion of Champions Seri 4 (LoC IV) yang dilaksanakan di Mall Taman Anggrek – Jakarta pada tanggal 9 –10 November 2019. Kompetisi…

Bank Muamalat (Foto Ist)

Jumat, 15 November 2019 - 13:55 WIB

Peminat Bank Muamalat Wajib Tempatkan Dana Rekening Bersama

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati pemberitaan terkait Bank Muamalat, bahwa pada saat ini terdapat beberapa calon investor yang berminat dan sedang berproses untuk memperkuat…

diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur"

Jumat, 15 November 2019 - 13:39 WIB

Presiden Jokowi: Ketersediaan Infrastruktur Menjadi Pondasi Indonesia Menuju Negara Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok tanah air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi…

Industri hasil tembakau (IHT)

Jumat, 15 November 2019 - 13:30 WIB

Gabungan Pengusaha Rokok Malang Dukung Kemenperin Tolak Revisi PP 109/2012

Gabungan Perusahaan Rokok Malang (Gaperoma) menegaskan menolak rencana revisi PP 109/102. Gaperoma mengaku tidak mendapatkan informasi secara resmi dari Kementerian Kesehatan sebagai pemrakarsa…