Pupuk Indonesia Lakukan Riset Kembangkan Pertanian di Merauke

Oleh : Hariyanto | Senin, 08 Mei 2017 - 12:31 WIB

Petani Ilustrasi (ist)
Petani Ilustrasi (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Pupuk Indonesia (Persero) tengah melakukan riset untuk pengembangan pertanian di Merauke, yaitu dengan melakukan  pengelolaan sawah di atas lahan seluas 200 hektar di SP 9, Distrik Tanah Miring, Papua. Kepala Komunikasi Korporat, Wijaya Laksana mengatakan, tujuan riset tersebut adalah meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Merauke.

"Untuk tahap awal, kami telah mengelola lahan pertanian seluas 25 hektar, untuk tahap selanjutnya kita perluas lagi hingga memenuhi target 200 hektar," kata Wijaya.

Ia menambahkan, saat ini tengah dilakukan survei lanjutan untuk mencari lahan-lahan yang sesuai dan cocok untuk ditanami padi.

"Proses kegiatan riset ini sebenarnya telah berlangsung cukup lama, yaitu sejak Maret 2015 yang didahului dengan kegiatan-kegiatan survey dan pengukuran lahan," ujarnya.

Ia melanjutkan, pihaknya telah melakukan studi kelayakan, focus group discussion dan berbagai survei lainnya sebelum memutuskan menjalankan program riset ini. Program ini sejalan dengan penugasan dari pemerintah melalui Kementerian BUMN, agar Pupuk Indonesia turut memajukan perekonomian Papua, khususnya melalui bidang pertanian.

Pada Januari 2017, telah dilaksanakan Tanam Perdana di lahan di SP9 distrik Tanah Miring seluas 20 hektar. Menurut rencana, riset ini akan dilaksanakan selama 4 (empat) musim tanam, sampai 2018 mendatang.

Dalam pendukung mengembangan pertanian di Merauke ini, Pupuk Indonesia juga memastikan pasokan pupuk sesuai kebutuhan dalam upaya peningkatan produktivitas pertanian di Distrik Tanah Miring.

"Untuk tahap awal, kita tanam perdana di Tanah Miring ini, lengkap dengan pembangunan sarana pendukungnya, seperti pengairan dan lain sebagainya. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk perluasan lahan tanam kita mencari lokasi lain yang lebih baik kondisi tanahnya," jelasnya.

Dalam riset ini, Pupuk Indonesia tidak hanya melakukan penanaman dan pengolahan sawah, tapi juga sekaligus melakukan kegiatan-kegiatan penelitian dan kajian terkait aspek pemupukan, teknologi pertanian, produktivitas, hingga aspek pemasaran.

"Kami melakukan Riset bagaimana mengelolah lahan hingga pemupukan yang tepat di lahan-lahan tertentu seperti lahan-lahan gambut, lahan yang pasang surut, serta treatment apa yang dilakukan," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, Pemerintah Daerah memberikan dukungan yang sangat baik terhadap program ini.

"Juga Kementerian BUMN sangat mendukung upaya kami memajukan perekonomian Indonesia Timur, sesuai dengan fungsi BUMN sebagai agent of development," tuturnya.

Dalam pelaksanaan riset ini, Pupuk Indonesia juga menugaskan anak perusahaannya, Pupuk Indonesia Pangan, untuk melakukan pengelolaan lahan sawah, serta bekerjasama dengan koperasi. Pupuk Indonesia mendukung penuh upaya pemerintah dalam menjadikan Merauke sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pariwisata Bali (Foto Dok Instagram)

Minggu, 16 Juni 2019 - 21:00 WIB

Ready, Set, Summer!

Menjelang liburan musim panas, Agoda, salah satu platform perjalanan digital yang paling cepat berkembang di dunia, mengungkapkan bahwa Tokyo, London dan Las Vegas masih terus merajai sebagai…

Bantuan Kemensos untuk Sultra Terus Bergulir (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 16 Juni 2019 - 20:00 WIB

Bantuan Kemensos untuk Sultra Terus Bergulir

Pengiriman dan penyaluran bantuan sosial dari Kementerian Sosial terus bergulir bagi korban bencana banjir di sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara.

BNI Dukung Peningkatan Ekspor Seafood ke Amerika Serikat (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 16 Juni 2019 - 17:34 WIB

BNI Dukung Peningkatan Ekspor Seafood ke Amerika Serikat

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melalui Kantor Cabang Luar Negeri New York, Amerika Serikat memberikan dukungan fasilitas pembiayaan kepada Crystal Cove Seafood Corp. (Crystal Cove),…

Mendikbud, Muhadjir Effendy

Minggu, 16 Juni 2019 - 16:46 WIB

Rawan Jual Beli Kursi, Mendikbud Lakukan Penataan Sejumlah Sekolah

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan pemetaan sejumlah sekolah yang dinilai rawan terhadap praktik jual beli kursi dalam Penerimaan Peserta Didik (PPDB).

Ilustrasi Desa Wisata

Minggu, 16 Juni 2019 - 12:30 WIB

Kemenpar Gandeng Udinus Latih Warga Temanggung Majukan Desa Wisata

Kementerian Pariwisata dan Universitas Dian Nuswantara Semarang memberikan pelatihan memajukan potensi daerah sebagai desa wisata baru pada warga Kelurahan Walitelon Utara Kecamatan Temanggung,…