Catat Tanggalnya, Advan s6 Plus Akan Kembali Dijual Cepat Dengan Harga Rp762.500

Oleh : Hariyanto | Minggu, 17 Maret 2019 - 15:22 WIB

Advan s6 Plus (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
Advan s6 Plus (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Merek smartphone Advan akan memberikan kesempatan kedua untuk konsumen yang menginginkan gadget dengan Android Go terbaik. Pada kesempatan kedua ini, Advan akan kembali menghadirkan Advan s6 Plus di Shopee dengan harga spesial Rp 762.500.

Dengan membeli Advan s6 Plus di Shopee pada kesempatan ini, konsumen akan mendapatkan berbagai keuntungan mulai dari cashback, hingga bebas biaya kirim.


Sebelumnya, pada 27 Februari 2019 penjualan Advan s6 Plus ludes terjual. Target belasan ribupun habis diserbu konsumen. Pada penjualan sebelumnya, memang penjualan hanya dilakukan di salah satu e-commerce tanah air dalam satu hari dengan harga Rp 799 ribu dari normal Rp 888 ribu. 

Untuk itu, pada Selasa 19 Maret 2019 besok, Advan s6 Plus akan kembali melakukan penjualan khusus di Shopee dengan harga Rp 762.500.

Public Relations Advan, Mohamad Ilham Pratama respon konsumen yang ingin memiliki Advan s6 Plus hingga kini terus meningkat. Guna menjawab keinginan khalayak, Advan memberikan harga special yang lebih menggiurkan. 

“Harga normal dari Advan s6 Plus adalah Rp 888 ribu. Saat hari penjualan perdana kita jual Rp 799 ribu, dan setelahnya normal ke Rp 888 ribu. Selasa 19 Maret 2019 mulai pukul 12.00 WIB, kita jual dengan harga spesial kembali, yakni Rp 762.500 dan dijual cepat di Shopee,” kata Ilham di Jakarta, Minggu (17/3/2019).

Menurut Ilham, bagi konsumen yang membeli Advan s6 Plus di Shopee, pada Selasa 19 Maret 2019, akan mendapatkan bebas ongkos kirim (free ongkir). Dan, cashback Rp 50 ribu syaratnya dengan memasukan kode promo “ADVANS6PLUS”. 

“Happy shopping, dan jangan lewatkan kesempatan baik ini. Sebab, flashsale di Shopee Jumat ini, Advan s6 Plus dijual lebih murah. Jangan sampai kehabisan,” ucapnya.

Advan s6 Plus sendiri diluncurkan pada Selasa, 26 Februari 2019. Produk terbaru dari brand kebanggan Indonesia yang masuk top 5 market smartphone tanah air itu, menjalankan system operasi Android GO. Kemudian dilengkapi pendeteksi wajah, lalu layar lebar 5,5 inci rasio 18:9.

Dengan Android GO, performa menjadi lebih optimal, lancar tanpa kendala. Walapun perangkat tersebut didukung RAM 1 GB dan ROM 8 GB.

Dengan memiliki Advan s6 Plus, konsumen sudah mempunyai smartphone layar 5,5 inci full view display. Layar lebar membuat menonton video atau beragam aktivitas kian mengasyikan. Sebab layar tanpa ada bingkai yang menghalangi. Juga perangkat ini mendukung jaringan 4G.

Hal lain yang menarik adalah telah dibekali system keamanan pendeteksi wajah atau Face ID. Membuka layar dengan cepat cukup mengenali wajah pengguna yang didaftarkan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mesin Setor Tarik (CRM) BCA Pecahkan Rekor MURI

Senin, 18 November 2019 - 15:30 WIB

Mesin Setor Tarik (CRM) BCA Pecahkan Rekor MURI

Berkat performa yang solid dan transformasi digital mutakhir yang dibangun, BCA diapresiasi melalui penganugerahan Rekor Muri sebagai ”Bank Swasta Nasional yang Memiliki Jumlah Mesin ATM Setor…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih

Senin, 18 November 2019 - 14:05 WIB

Sampai Akhir Tahun 2019, Kemenperin Bidik Ekspor Industri Aneka Tembuh USD 4,66 Miliar

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan pertumbuhan ekspor industri Aneka dalam negeri mampu mencapai 10 persen pada akhir tahun 2019.

Dermaga IPCC (Foto Istimewa)

Senin, 18 November 2019 - 13:21 WIB

Aktifitas Bongkar Muat Alat Berat, Spareparts IPCC Melambat

Jakarta - Belum sepenuhnya pulih sektor pertambangan, perkebunan, maupun infrastruktur membuat permintaan berbagai alat berat masih cenderung stagnan. Bahkan masih menunjukan pelemahan. Kondisi…

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno

Senin, 18 November 2019 - 13:15 WIB

Tak Hanya Hancurkan Sektor IHT, Revisi PP 109/2012 Bakal Rugikan 2 Juta Tenaga Kerja

Industri Hasil Tembakau (IHT) nasional semakin terpuruk akibat usulan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk merevisi Peraturan Pemerintah 109/2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung…

PT Intiland Development Tbk (DILD)

Senin, 18 November 2019 - 13:01 WIB

Intiland Gandeng Tokopedia Untuk Pemasaran Perumahan Talaga Bestari

Kerjasama ini sekaligus juga sebagai upaya mengantisipasi perubahan habit transaksi para konsumen di era digital serta sekaligus memberi kesempatan kepada masyarakat luas dalam memperoleh informasi…