Perluas Bisnis, Kebab Turki Baba Rafi Lakukan Ekspansi Incar Pasar India

Oleh : Hariyanto | Kamis, 07 Februari 2019 - 15:53 WIB

Kebab Turki Baba Rafi masuki pasar India (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
Kebab Turki Baba Rafi masuki pasar India (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Mengawali tahun 2019, bisnis waralaba, Kebab Turki Baba Rafi kembali melakukan ekspansi bisnisnya ke pasar India setelah sebelumnya, Kebab Turki Baba Rafi juga telah memasuki pasar Internasional dengan berekspansi ke Malaysia, Filipina, Bangladesh, Singapura, Srilanka, Brunei Darussalam, China, hingga ke Belanda. 

CEO Kebab Turki Baba Rafi, Hendy Setiono mengatakan, selama lebih dari 15 tahun Baba Rafi beroperasi, ia secara konsisten melakukan ekspansi bisnis yang selalu mengedepankan sistem yang menguntungkan (profitable), terjangkau (affordable) dan inovatif (innovation). 

"Hal ini yang membawa kami tumbuh dan menjadi modal untuk memasuki pasar baru di negara lain, seperti kali ini di India," kata Hendy, Kamis (7/2/2019).

Menurut Hendy, selain karena kemiripannya dengan Indonesia dalam cita rasa makanannya, dengan jumlah popuiasi warga negaranya, pasar di india yang sangat besar dan memiliki potensi yang bagus untuk pengembangan bisnis menjadi alasannya memilih India sebagai negara tujuan ekspansi selanjutnya. 

Kebab Turki Baba Rafi yang telah memulai konsep bisnis franchise atau waralaba sejak tahun 2005 ini, hingga kini telah memiliki hampir 1.300 outlet yang tersebar di Indonesia, Malaysia, Filipina, Bangladesh, Singapura, Srilanka, Brunei Darussalam, China, hingga Belanda. 

Keputusan Hendy memilih konsep bisnis waralaba merupakan upayanya untuk mewujudkan visi Kebab Turki Baba Rafi untuk menjadi bisnis waralaba kebab yang bukan hanya terbesar di dunia, melainkan yang paling menguntungkan dan juga berpengaruh. 

Sistem usaha waralaba ini juga merupakan upaya Kebab Turki Baba Rafi untuk dapat turut berkontribusi terhadap pertumbuhan kewirausahaan di Indonesia.  Kebab Turki Baba Rafi pun terus memberikan pengaruh positifnya terhadap pertumbuhan wirausahawan di Indonesia dengan menggelar serial pelatihan bisnis oleh para profesional untuk wirausahawan muda dan pelaku UKM di Indonesia melalui Baba Rafi Academy. 

Hingga saat ini, Baba Rafi Academy telah diselenggarakan sebanyak enam kali dengan Iebih dari 100 peserta yang berasal dan wirausahawan muda yang tetah memiliki usaha mandiri selama lebih dan satu tahun. 

“Sudah saatnya para pengusaha lokal yang telah berhasil mengembangkan usahanya dapat memberikan dukungan kepada para pengusaha muda dan UKM di Indonesia untuk turut bersama sama membantu perkembangan kewirausahaan di lndonesia, sehingga pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Hendy. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 KuCoin, Bursa Kripto Global, Merangkul Tokoin, Proyek Blockchain #1 di Indonesia, untuk Mengedepankan Revolusi Industri 4.0 bagi Bangsa

Minggu, 08 Desember 2019 - 13:58 WIB

Tokoin Kini Dipercaya Oleh Kucoin untuk Ikut Membangun Komunitas Kucoin di Indonesia

Jakarta-Setelah sukses melakukan proses penjualan token melalui program Spotlight milik platform bursa kripto KuCoin, Tokoin kini dipercaya oleh KuCoin untuk ikut membangun komunitas KuCoin…

Sambut HUT KPR BTN ke 43, Perseroan akan meningkatkan peran lebih besar dalam mendukung program rumah bagi rakyat sekaligus bersiap untuk berfokus dalam membidik segmen generasi milenial

Minggu, 08 Desember 2019 - 13:37 WIB

BTN Telah Salurkan KPR Rp300 Triliun Untuk Biayai 5 Juta Masyarakat Indonesia

Jakarta-Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) KPR ke 43 yang jatuh pada tanggal 10 Desember mendatang, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Semarang - Keberadaan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB - KUMKM) masih sangat diperlukan untuk pengembangan KUMKM dan masih efektif.

Minggu, 08 Desember 2019 - 13:19 WIB

Hasil Kajian UKM Center UI: Keberadaan LPDB-KUMKM Masih Sangat Diperlukan

Semarang - Keberadaan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB - KUMKM) masih sangat diperlukan untuk pengembangan KUMKM dan masih efektif.

Masyarakat Bone yang tersebar di seluruh Indonesia mendeklarasikan pembentukan Forum Komunikasi Masyarakat Bone Raya (FK-MBR) di Jakarta, pekan lalu Sabtu (30/11/2019).

Minggu, 08 Desember 2019 - 13:07 WIB

Diaspora Bone Sepakat Nurdin Halid Jadi Ketum Forum Komunikasi Masyarakat Bone Raya

Jakarta – Masyarakat Bone yang tersebar di seluruh Indonesia mendeklarasikan pembentukan Forum Komunikasi Masyarakat Bone Raya (FK-MBR) di Jakarta, pekan lalu Sabtu (30/11/2019). Salah satu…

Didi Kempot Sebagai Brand Ambassador Shopee

Minggu, 08 Desember 2019 - 13:00 WIB

Didi Kempot Sebagai Brand Ambassador Shopee

Shopee, platform e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan mengumumkan kolaborasi dengan Didi Kempot sebagai brand ambassador terbaru bersamaan dengan kemeriahan Shopee 12.12 Birthday…