Dugaaan Proyek Air Minum, 20 Pejabat PUPR Diamankan KPK

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 29 Desember 2018 - 04:27 WIB

Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Wahyu Saputro/Antara)
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Wahyu Saputro/Antara)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan terkait proyek penyediaan air minum di daerah tanggap bencana, menyusul operasi tangkap tangan (OTT) di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Jumat (28/12/2018)

Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada awak media di gedung KPK, Jumat malam,(28/12/2018)  mengatakan pihaknya mengamankan 20 orang dan uang senilai Rp500 juta serta 25.000 dolar Singapura terkait dugaan transaksi atau dugaan suap sejumlah proyek penyediaan air minum itu.

"Jadi ada beberapa proyek penyediaan air minum yang dibangun di sejumlah daerah dan juga ada fee proyek yang kemudian diserahkan kepada sejumlah pejabat di PUPR yang jumlahnya variatif," katanya.

Febri Diansyah mengatakan KPK sedang mengklarifikasi bukti-bukti awal yang sudah ditemukan. Namun untuk perkembangannya akan diumumkan melalui konferensi pers pada Sabtu (29/12/2018).

"Kami menemukan bukti-bukti awal. Tentu sedang diklarifikasi. Saat ini ada sejumlah dugaan suap terhadap beberapa pejabat di Kementerian PUPR terkait dengan proyek penyediaan air minum," katanya.

"Kami juga mengidentifikasi dan sedang mendalami karena ada proyek penyediaan air minum yang juga dilakukan di daerah tanggap bencana. Sehingga ini juga menjadi perhatian KPK, apakah di sana juga ada transaksi suap atau tidak," jelas dia.

Ketika dikonfirmasi apakah kasus ini terkait proyek tanggap bencana di Donggala atau Palu, Febri Diansyah menjawab "Saya belum bisa konfirmasi secara spesifik ya, apakah misalnya proyek tanggap bencana itu termasuk proyek di Donggala atau Palu".

Juru Bicara KPK itu juga mengatakan bahwa 20 orang tersebut diamankan di Jakarta.

"20 orang tersebut tadi kami amankan semuanya dari Jakarta. Jadi diduga transaksinya terjadi di Jakarta dan kami menduga ini bukan transaksi yang pertama terkait dengan fee proyek penyediaan air minum yang dikelola Kementerian PUPR," ucap dia.

Pantauan Antara di gedung KPK, Jumat malam, Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Widiarto sempat mendatangi gedung itu pada pukul 22.50 WIB dan meninggalkan lokasi sekira pukul 23.45 WIB.

Widiarto mengatakan, kedatangannya ke gedung KPK untuk mengonfirmasi OTT di Kementerian PUPR.

"Kami belum tahu. Tadi Pak Menteri menugaskan saya kesini untuk mencari tahu hal itu," kata Widiarto.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Apacer AC633 USB 3.1

Senin, 27 Mei 2019 - 14:01 WIB

Pamerkan Portofolionya, Apacer Resmikan Program Terbaru di Computex Taipei 2019

Apacer, produsen storage kelas industri terkemuka di dunia hadir di COMPUTEX TAIPEI 2019 dan meresmikan program terbarunya “Welcoming Intelligent Connectivity” (Menyambut Konektivitas…

Penyanyi Pendatang Baru Gabriella Larasati membawakan Ost Dont Run Away

Senin, 27 Mei 2019 - 14:00 WIB

Gabriella Larasati Jadi Debutan Super Media Music

PT Super Media Produksi, sebuah rumah produksi Film yang didirikan pada mei 2018, oleh Unchu Viejay dan Adi Garing, yang dikenal, dengan karya perdana film horror berjudul don’t run away.…

Kolaborasi Alodokter dan Century

Senin, 27 Mei 2019 - 13:42 WIB

Alodokter Gandeng Century Ciptakan Sinergi Layanan Kesehatan

Kolaborasi ini memiliki visi untuk menciptakan sinergi layanan kesehatan terbaik yang memberikan banyak keuntungan bagi keluarga muda modern Indonesia.

Gelaran Unlock Your Creativity

Senin, 27 Mei 2019 - 12:19 WIB

Segera Meluncur di Indonesia, OPPO Ajak Konsumen Cicipi Smartphone Teranyar Reno Series

OPPO menggelar acara “Unlock Your Creativity” untuk memberikan kesempatan awal kepada konsumen dalam mencoba produk terbaru OPPO Reno Series, sebelum resmi diluncurkan di Indonesia.

 PT Pegadaian (Persero)

Senin, 27 Mei 2019 - 12:08 WIB

Kinerja Gemilang, Pegadaian Setor Dividen Rp.1,387 Triliun

Hal tersebut tertuang dalam Keputusan RUPS tentang Persetujuan Laporan Keuangan Tahunan Tahun Buku 2018 dan Pengesahan Laporan Keuangan Tahun 2018 PT Pegadaian (Persero) yang ditetapkan dalam…