Divestasi Freeport Masih Proses Pembayaran

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 17 November 2018 - 06:07 WIB

Tambang Freeport (dok Freeport-Mcmooran)
Tambang Freeport (dok Freeport-Mcmooran)

INDUSTRY.co.id - Yogyakarta- Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi, dan Sumber Daya Mineral Bambang Gatot Ariyono menyatakan hingga saat ini progres divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia masih dalam proses pembayaran oleh PT Inalum.

"Sampai sekarang masih menunggu penyelesaian pembayaran oleh PT Inalum," kata Bambang dalam acara  "Kementerian ESDM Goes To Campus" di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta, Jumat (16/11/2018)

Bambang seperti dilansir Antara mengatakan untuk proses pembayaran divestasi itu masih meninggu diselesaikannya izin lingkungan. Meski demikian, mengingat "sales and purchase agreement" (SPA) telah ditandatangi sejak 27 September 2018, ia meyakini seluruh proses pembayaran itu akan rampung November 2018.

Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan bahwa izin usaha pertambangan khusus (IUPK) baru akan diterbitkan Kementerian ESDM, setelah seluruh proses transaksi divestasi 51 persen selesai.

"Tentunya ada masalah-masalah korporasi itu akan diselesaikan. Kita tunggu (izin) lingkungan, kalau sudah selesai ya kita terbitkan," kata Bambang.

Menurut Bambang, divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI) menjadi harapan besar peningkatan penerimaan negara, dari posisi sebelumnya di mana Indonesia hanya memiliki 9,36 persen saham di PTFI.
 

"Penerimaan negara harus lebih baik, pajak kita naikkan. Selain itu posisi Indonesia menjadi lebih tinggi dari sebelumnya kontrak menjadi izin," kata Bambang.

Pada September 2018, Freeport McMoRan sebagai induk PTFI sepakat melepas kendali atas PTFI ke Holding Industri Pertambangan PT Inalum (Persero). PT Inalum (Persero) akan memiliki 51,23 persen saham PTFI dengan membayar 3,85 miliar dolar AS atau sekitar Rp 55 triliun

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Peternakan sapi perah

Jumat, 05 Juni 2020 - 14:01 WIB

Kemunculan Peternak Milenial Perkuat Jaringan Agribisnis

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Fini Murfiani menyatakan bahwa kehadiran peternak milenial seperti Rina Rosdiana ini diharapkan dapat memberikan banyak sumbangsih.

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA)

Jumat, 05 Juni 2020 - 13:46 WIB

Telan Pil Pahit, Perusahaan Milik Konglomerat Prajogo Pangestu Rugi US$ 17,5 Juta

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) harus menelan pil pahit pada kuartal pertama tahun 2020 (Q1 2020).

PT PP Pro (Ist)

Jumat, 05 Juni 2020 - 13:41 WIB

Hore...Novel Arsyad Jadi Dirut PTPP

Novel Arsyad ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PP. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) memutuskan, Andi Gani Nena Wea terpilih kembali menjadi Presiden Komisaris yang merupakan…

BPR Intidana Sukses Makmur

Jumat, 05 Juni 2020 - 13:04 WIB

Lawan COVID-19, BPR Intidana Sukses Makmur Optimis Terus Berprestasi

Per September 2019, Aset BPR Intidana Sukses Makmur mencapai Rp764.658.000,00 dengan kredit diberikan sebesar Rp 562.896.000,00 dan penghimpunan dana pihak ketiga (Deposito dan tabungan) sebesar…

Nikmati Kemewahan Spa di Radisson Blu Cam Ranh Bay Vietnam

Jumat, 05 Juni 2020 - 13:00 WIB

Nikmati Kemewahan Spa di Radisson Blu Cam Ranh Bay Vietnam

Nikmati kemewahan spa yang baru dibuka di Radisson Blu Resort Cam Ranh, resor tepi pantai yang elegan ini terletak di hamparan pasir sepanjang 18 km di pantai selatan-tengah Vietnam dan sebagai…