Susu Dalam Kental Manis Delapan Persen

Oleh : Anisa Triyuli | Senin, 09 Juli 2018 - 20:20 WIB

Kepala BPOM Penny K. Lukito (Foto Ist)
Kepala BPOM Penny K. Lukito (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito mengatakan susu kental manis atau SKM mengandung lemak susu setidaknya delapan persen.

"Karakteristik jenis SKM adalah kadar lemak susu tidak kurang dari delapan persen dan kadar protein tidak kurang dari 6,5 persen untuk 'plain'," kata Penny di Jakarta, Senin (9/7/2018)

Dia mengatakan subkategori susu kental dan analognya, termasuk SKM, merupakan salah satu subkategori dari kategori susu dan hasil olahannya.

Subkategori/ jenis itu, kata dia, berbeda dengan jenis susu cair dan produk susu serta jenis susu bubuk, krim bubuk dan bubuk analog.

Susu kental dan analog lainnya, lanjut dia, memiliki kadar lemak susu dan protein yang berbeda tapi seluruh produk susu kental dan analognya tidak dapat menggantikan produk susu dari jenis lain sebagai penambah atau pelengkap gizi.

Di pasaran, SKM seharusnya digunakan untuk toping dan pencampur pada makanan atau minuman di antaranya untuk roti, kopi, teh, coklat dan lain-lain.

Menurut dia, SKM bukan untuk pengganti asupan susu, bahkan untuk air susu ibu (ASI).

Sementara itu, berdasarkan hasil pengawasan BPOM terhadap iklan SKM di tahun 2017 terdapat tiga iklan yang tidak memenuhi ketentuan karena mencantumkan pernyataan produk berpengaruh pada kekuatan/ energi, kesehatan dan klaim yang tidak sesuai dengan label yang disetujui.

BPOM menyatakan iklan tersebut sudah ditarik dan tidak ditemukan di peredaran.

"Masyarakat diminta bijak menggunakan dan mengonsumsi susu kental dan analognya sesuai peruntukannya dengan memperhatikan asupan gizi, khususnya gula, garam, lemak, yang seimbang," kata dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ulang Tahun Slank Band ke 36 di Waingapu NTT

Jumat, 13 Desember 2019 - 12:00 WIB

Ulang Tahun Slank Band ke 36 di Waingapu NTT

Bimbim Slank jatuh cinta dengan keperawanan dan keseksian Pulau Nusa Tenggara Timur (NTT) padahal sebelumnya Bim-Bim buta tentang NTT. Tapi lantaran keinginannya untuk membahagiakan keluarga…

Petani desa di tengah sawah (Foto: Dok Industry.co.id)

Jumat, 13 Desember 2019 - 11:33 WIB

Perlakuan Benih Cegah Serangan Hama dan Penyakit

Karawang Pengendalian hama atau Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) tidak harus selalu dilakukan pada saat pertanaman sudah tumbuh. Akan tetapi bisa dilakukan juga pada benih padi sebelum ditanam.

Pengurus Asosiasi Bela Hak Cipta yang dipimpin oleh Erwanda Lukas alias Papa T Bob ( berdiri, paling kiri) beraudiensi dengan Komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) James F Sundah, Rien Uthami Dewi, Yessi Kurniawan dan Rapin Mudiarjo Kawaradji (Duduk).

Jumat, 13 Desember 2019 - 11:06 WIB

Di Hadapan Musisi Senior, LMKN Tegaskan Pembagian Royalti 2 X Setahun

Lembaga Manajemen Kolektif Nasional atau LMKN yang merupakan Lembaga resmi yang berwenang memungut royalti dan menyalurkannya ke pemilik karya dan hak cipta, menegaskan bahwa mereka menyalurkan…

Bank Permata (Foto Industry News)

Jumat, 13 Desember 2019 - 10:37 WIB

PermataBank Akan Dibeli Bankok Bank

Jakarta – Sehubungan dengan pelaksanaan Perjanjian Pembelian Saham Bersyarat yang diumumkan oleh pemegang saham mayoritas, Standard Chartered Bank (Standard Chartered) dan PT Astra International…

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk

Jumat, 13 Desember 2019 - 10:00 WIB

Tugu Insurance Raih Top 20 Financial Institution & The Best CFO dari The Finance

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) kembali mendapatkan penghargaan Top 20 Financial Institution dari The Finance. Berdasarkan riset yang dilakukan The Finance Institute,…