Mendes PDTT Eko Berharap Pendampingan Desa Bantu Kurangi Kesenjangan

Oleh : Herry Barus | Rabu, 04 Juli 2018 - 13:19 WIB

Eko Putro Sandjojo Mendes PDTT (Foto Banten.co)
Eko Putro Sandjojo Mendes PDTT (Foto Banten.co)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo berharap pendamping desa dapat membantu mengurangi kesenjangan dan mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru di desa.

"Dengan demikian, pendamping desa dapat membantu mengurangi kesenjangan ekonomi, terutama di desa," ujar Eko di Jakarta, Selasa (3/7/20180

Dia berharap dalam lima tahun ke depan ada pengusaha baru menengah yang merupakan binaan dari pendamping desa.

Menurut dia, apa yang telah dibangun bersama selama 72 tahun Indonesia merdeka telah berhasil membawa Indonesia menjadi negara dengan ekonomi nomor 16 dunia.

Jika pada masa lalu masyarakat tidak merasa miskin, hal tersebut disebabkan karena mayoritas masyarakat dalam kondisi miskin sehingga tidak merasakan kesenjangan. Hal tersebut tentu berbeda dengan kondisi saat ini.

"Oleh karenanya pemerintah sangat komitmen dalam mengentaskan kemiskinan dan menaikkan tingkat desa-desa tertinggal. Mengentaskan kemiskinan dan kenaikan tingkat desa bukan hal yang mudah," ujar dia.

Menteri Eko juga meminta pendamping desa untuk teliti dalam menjalankan tugas sebagai pendamping. Ia juga meminta pendamping desa untuk memperhatikan segala aspek dalam membantu mengembangkan desa.

"Kegagalan dari program pemerintah di masa lalu disebabkan karena setiap program tidak direncanakan dengan matang, tidak terintegrasi," katanya.

Ia mengatakan, dana desa hingga saat ini telah banyak membantu memenuhi kebutuhan infrastruktur desa. Ketersediaan infrastruktur tersebut akan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa melalui inovasi-inovasi baru.

"Sekarang jalan desa sudah banyak yang terbangun. Memang tidak ada jalan tol, tidak ada trotoar. Ini butuh inovasi. Inovasi tidak bisa dari atas ke bawah. Ada program Program Inovasi Desa. Kami harapkan dengan ini akan tumbuh inovasi-inovasi baru sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya supaya tidak terpaku," ujar dia.

Dia mengakui bahwa beban dan tanggung jawab pendamping desa dalam hal ini sangat besar. Untuk itu, dibutuhkan panggilan hati dari semua pendamping desa untuk bersama-sama mengentaskan kemiskinan di desa.

"Gaji pendamping desa itu kecil, tapi bebannya besar. Jadi butuh pendamping yang memiliki panggilan hati," kata dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Prajurit Marinir Surabaya Jaga Stamina Tubuh dengan Bermain Bulutangkis

Rabu, 03 Juni 2020 - 03:00 WIB

Prajurit Marinir Surabaya Jaga Stamina Tubuh dengan Bermain Bulutangkis

Dalam rangka menjaga dan meningkatkan stamina dan imunitas tubuh guna menangkal virus corona (Covid-19), prajurit ‘Gurita Cakti’ (sebutan Yonif 5 Marinir) melaksanakan pembinaan fisik dengan…

Fenny Sweety, Konsultan Diet Sehat asal surabaya

Rabu, 03 Juni 2020 - 02:53 WIB

Konsultan Cantik Asal Surabaya Ini, Punya Saran Dasyat Hadapi New Normal

Jakarta-Setelah lama memberlakukan karantina atau istilah kerennya work from home (WFH), Pemerintah tengah mempersiapkan Indonesia memasuki fase new normal atau kenormalan baru di tengah pandemi…

Alvin Suryohadiprojo

Rabu, 03 Juni 2020 - 01:55 WIB

Soal Perusahaan Rintisan, Lawyer Ganteng Ini Punya Tiga Jurus Pendekatan Agar Mood Investor Tetap Tinggi

Jakarta-Dalam sepuluh tahun terakhir, perkembangan bisnis startup di Indonesia dapat dikatakan cukup pesat didukung oleh kemajuan teknologi digital serta tumbuhnya pengguna internet di tanah…

Pemprov Jabar kerjasama dengan Telkom University dan Cisco

Selasa, 02 Juni 2020 - 21:26 WIB

Pemprov jabar Gandeng Telkom University dan Cisco Wujudkan Kota Cerdas di Tengah Pandemi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Telkom University, dan Cisco setuju untuk berkolaborasi dalam inisiatif Kota Cerdas, yang salah satunya mendukung Ketahanan Pelayan Publik dalam menghadapi COVID-19…

Aktifitas bongkar muat pelabuhan

Selasa, 02 Juni 2020 - 20:19 WIB

PT Pelabuhan Indonesia II (IPC) Berhasil Cetak Pendapatan Rp3,5 triliun Periode Januari-April 2020

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC membukukan pendapatan sebesar Rp. 3,5 triliun selama periode Januari-April 2020. Dengan capaian ini, IPC masih optimistis pendapatan usaha perseroan…