Bantu Korban Tsunami, Kemenpar Dan Jababeka Grup Salurkan Bantuan Cepat Tanggap Di Tanjung Lesung

Oleh : Ridwan | Minggu, 23 Desember 2018 - 12:40 WIB

Tanjung Lesung
Tanjung Lesung

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Jababeka Group selaku pengelola kawasan wisata Tanjung Lesung bergerak cepat melakukan pertolongan Pertama pasca tsunami di Pantai Barat Banten malam tadi, (Sabtu 22/12).

Chairman Jababeka Group, S.D Darmono secara langsung telah meminta kepada seluruh Board of Director (BOD) untuk membatalkan perjalanan dan mengkoordinasi semua unit usaha untuk membantu memberikan pertolongan pertama di Tanjung Lesung dan sekitarnya. 

"Kami akan terus mendistribusikan bantuan makanan dan obat-obatan bekerjasama dengan unit-unit usaha kami, Dan Kami juga membentuk posko bantuan diJakarta, yakni di Menara Batavia," kata S.D Darmono  di Jakarta, Minggu (23/12/2018).

Adapun unit-unit usaha tersebut antara lain, Yayasan President University, LPPMC , Medical City, President Excecutive Club, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat. 

"Semua turut prihatin atas musibah Yang terjadi. Kami memohon doa kepada seluruh masyarakat Indonesia dan berharap  semua pihak Gotong royong memberikan pertolongan kepada Korban bencana," pinta Darmono. 

Sementara itu, Kunto selaku Komando Lapangan Tanjung Lesung mengatakan, Tim Jababeka sudah turun langsung ke lapangan memberikan bantuan, sampai saat ini kondisi evakuasi di kawasan Tanjung Lesung berjalan dengan cepat.

Ditambahkan Kunto, pihaknya (Jababeka Group) telah memberangkatkan Tim Krisis Center ke Tanjung Lesung. 

"Kita berangkatkan dua tim kesana (Tanjung Lesung), terkait pengamanan, kesehatan, dan infrastruktur," terangnya. 

"Mohon doanya untuk pemulihan pasca tsunami ini agar situasi dan kondisinya semakin membaik," ungkap Kunto. 

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya  mengungkapkan bahwa pihaknya telah membuat Tim Krisis Center untuk bergerak cepat ke lokasi bencana. 

Menpar turut berduka dan merasa prihatin atas kejadian yang menimpa saudara-saudara kita di Tanjung Lesung, dan menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang.

"Kita semua merasa prihatin, ini bencana. Kita sama-sama berdoa agar proses evakuasi disana berjalan dengan baik," tutup Menpar.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munandar saat konferensi pers kinerja akhir tahun (Foto: Kemenperin)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:30 WIB

Empat Program Kerja Prioritas Kemenperin

Kementerian Perindustrian siap mengerjakan empat program kerja prioritas 2019 sebagai langkah strategis untuk membangun industri dan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian agar lebih…

Ilustrasi hujan deras. (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:25 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Petir di Jaksel dan Jakbar

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan disertai petir di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Rabu (16/1/2019) siang hingga…

UOB Memperbarui Perjanjian Strategis Bancassurance dengan Prudential (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:00 WIB

UOB Memperbarui Perjanjian Strategis Bancassurance dengan Prudential

United Overseas Bank Limited (UOB) hari ini mengumumkan telah diperbaruinya perjanjian strategis bancassurance regional dengan Prudential Group untuk 15 tahun. Biaya sebesar SGD1,15 miliar akan…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 16 Januari 2019 - 07:46 WIB

IHSG Bergerak Menguat Terbatas

Jakarta - Secara teknikal IHSG break out resistance dan upper bollinger bands sehingga terus bergerak menguat menguji FR261.8% dikisaran 6424. Indikator Stochastic bergerak terkonsolidasi pada…

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 07:30 WIB

Rawan Penyelundupan, Penertiban Kawasan Batam Segera Dilakukan

Pemerintah meluncurkan Program Nasional Penertiban Kawasan Bebas Batam dan Pesisir Timur Sumatera, demi memastikan penegakan hukum di daerah yang rawan penyelundupan.