Divestasi Freeport Indonesia Sudah di Ujung Akhir

Oleh : Herry Barus | Minggu, 15 April 2018 - 15:27 WIB

Budi Gunadi Sadikin menjadi Dirut PT Inalum (Persero) (Foto Humas)
Budi Gunadi Sadikin menjadi Dirut PT Inalum (Persero) (Foto Humas)

INDUSTRY.co.id - Bogor- Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin selaku pemimpin holding atau perusahaan gabungan pertambangan mengatakan proses divestasi Freeport Indonesia sudah berada di ujung akhir.

"Ya kami hanya menangani divestasi, saat ini prosesnya sudah sampai ujung akhir, " kata Budi Gunadi Sadikin di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/4/2018)

Secara detail, Budi tidak menjelaskan bagaimana proses ujung divestasi tersebut. Jawaban secara detail hanya disampaikan tersirat.

Budi juga tidak menjelaskan bagaimana langkah selanjutnya dalam negosiasi, ataupun sisa negosiasi akhir masih belum dapat diutarakan.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyebutkan bahwa divestasi PT Freeport Indonesia sebesar 51 persen ditargetkan dapat selesai pada April 2018, sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

"Arahan Bapak Presiden bahwa divestasi PT Freeport Indonesia kalau bisa selesai sebelum akhir April, sudah evaluasi dan sebagainya dan tentunya Kementerian ESDM IUPK-nya `drafting` final sudah selesai," ujar Jonan.

Divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia merupakan implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Perubahan Keempat atas PP Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Mengenai mekanisme pembelian saham divestasi tersebut, Jonan menjelaskan, pemerintah akan membeli saham dari participating interest Rio Tinto, dan sisanya dari saham PT Freeport Mc Moran yang ada di PT Indocopper.

"Kita akan beli dengan harga sewajar mungkin sampai saham kepemilikan pemerintah sesuai arahan Presiden 51 persen. Satu kita akan mengambil alih participating interest Rio Tinto 40 persen yang akan dikonversi menjadi saham dan sisanya akan diambil dari kepemilikan saham PT Freeport Mc Moran yang ada di PT Indocopper Investama," tutur Jonan seperti dilansir Antara.

Jonan juga menjelaskan mengapa pemerintah tidak menunggu saja kepemilikan PT Freeport Indonesia sampai akhir masa kontrak.

"Kalau menunggu hingga 2021 kita ambil alih, kita harus membayar sekurangnya itu nilai buku dari semua investasi Freeport yang sudah dilakukan di situ, bukan nilai tambang." jelas Jonan lagi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pengurus Cabang Persatuan Squash Indonesia DKI Jakarta masa bakti 2018-2022

Kamis, 17 Januari 2019 - 18:22 WIB

Amalia Berambisi Bawa Atlet Squash DKI Jakarta Juara

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Squash Indonesia (PB PSI), Alfitra Salamm hari ini Kamis (17/1/2019) resmi melantik Pengurus Provinsi dan Pengurus Cabang Persatuan Squash Indonesia DKI Jakarta…

PT Asuransi Jiwasraya (Foto Industry.co.id)

Kamis, 17 Januari 2019 - 17:14 WIB

Terkait Produk JS Saving Plan, Pemegang Polis Jiwasraya Berharap Solusi dari OJK

Para pemegang polis Jiwasraya berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat membuat keputusan maupun solusi terhadap penundaan pembayaran produk JS Saving Plan. Pasalnya, OJK yang memberikan izin…

Commonwealth Bank Luncurkan Aplikasi CommBank SmartWealth

Kamis, 17 Januari 2019 - 17:11 WIB

Commonwealth Bank Luncurkan Aplikasi CommBank SmartWealth Dengan FiturRobo Advisory

Bank Commonwealth meluncurkan CommBank SmartWealth, aplikasiwealth managementkomprehensifpertama di Indonesiadengan fiturrobo-advisoryyang dapat membantu nasabah mengoptimalkan investasi mereka…

Menteri ESDM Ignasius Jonan meninjau Pembangungan Jaringan Gas

Kamis, 17 Januari 2019 - 17:04 WIB

Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 799 Miliar Bangun Jargas di 17 Kabupaten

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pembangunan jaringan gas (jargas) sambungan rumah tangga di 17 kabupaten dan kota untuk tahun anggaran 2019. Total estimasi biaya…

TIBCO dan XL Axiata

Kamis, 17 Januari 2019 - 16:46 WIB

TIBCO Gandeng XL Axiata Dukung Proyek Data Science

TIBCO Software Inc., pemimpin global di bidang integrasi, manajemen API, dan analitik, bersama dengan XL Axiata, operator layanan telekomunikasi seluler terkemuka di Indonesia mengumumkan aliansi…