Ekspor Industri Tekstil Januari-Februari 2017 Mencapai USD 2 Miliar

Oleh : Ridwan | Senin, 24 April 2017 - 13:43 WIB

Ilustrasi industri tekstil. (Tarko Sudiarno/AFP/Getty Images)
Ilustrasi industri tekstil. (Tarko Sudiarno/AFP/Getty Images)

INDUSTRY.co.id -Jakarta, Kementerian Perindustrian terus mendorong pengembangan Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) yang merupakan sektor padat karya yang berorientasi ekspor, karena memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap pertumbuhan perekonomian nasional.

Menurut catatan Kemenperin, pada tahun 2016, nilai investasi industri TPT mencapai Rp7,54 triliun, dengan perolehan devisa dari nilai ekspor sebesar USD11,87 miliar dan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 17,03 persen dari total tenaga kerja industri manufaktur.

Pada periode Januari-Februari 2017, ekspor industri TPT mencapai USD 2 miliar, angka ini mengalami kenaikan sebesar tiga persen bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, ungkap Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto melalui siaran persnya di Jakarta (24/4/2017).

Saat ini potensi pasar domestik maupun global untuk industri TPT mesih terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan semakin tingginya permintaan akan kebutuhan tekstil non sandang. Namun industri ini masih mengalami berbagai tantangan, salah satunya adalah kondisi permesinan yang mayoritas usianya sudah tua, terutama pada industri pertenunan dan perajutan.

Upaya peremajaan mesin dan peralatan industri TPT yang selama ini kami lakukan sebenarnya telah menunjukkan perkembangan yang positif, namun perlu dilanjutkan dengan program akselerasi peningkatan daya saing yang lebih efektif dan terintegrasi, terang Menperin.

Menurut Menperin, paket-paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan pemerintah sebaiknya bisa dimanfaatkan oleh dunia usaha terutama industri TPT, karena saat inilah situasi yang tepat untuk meningkatkan investasi. Apabila tidak dilakukan hal ini, maka dalam lima tahun kedepan industri tekstil nasional akan sulit bersaing dengan negara kompetitor.

Saat ini Kemenperin tengah menggodok regulasi khusus untuk industri padat karya berorientasi ekspor, dimana akan mengatur tentang pemberian insentif fiskal berupa investment allowance.

Para pelaku usaha akan mendapatkan diskon PPh yang harus dialokasikan untuk ekspansi usaha, imbuhnya.

Terkait perluasan ekspor, Kemenperin tengah mendorong untuk membangun perjanjian kerjasama yang komprehensif dengan Eropa dan Amerika Serikat agar bisa mendapat keringanan tarif yang lebih baik.

Termasuk juga dengan industri kecil, kami akan fasilitasi meningkatkan ekspor, tutup Airlangga.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Robert Alberts Pelatih Persib Bandung (Foto Dok PR)

Sabtu, 24 Juli 2021 - 18:00 WIB

Kebijakan Robert Alberts Soal Program Latihan Mandiri di Masa Perpanjangan PPKM

Pelatih PERSIB, Robert Alberts mengaku kesulitan dalam memantau pemainnya selama aktivitas latihan bersama diliburkan. Ia pun memberikan keleluasaan pemain untuk menakar kebutuhan latihan secara…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Sabtu, 24 Juli 2021 - 17:50 WIB

Bantu Penanganan Covid-19, Menperin Agus 'Gercep' Siapkan 500 Fasilitas Isoman Dilengkapi Konsentrator Oksigen

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berperan aktif untuk mendorong percepatan penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19 di tanah air. Berbagai langkah strategis telah dijalankan,…

Tempat Wisata di Venesia (Foto: Instagram/fabianalorenzon_tma)

Sabtu, 24 Juli 2021 - 17:15 WIB

Venesia Berhasil Lolos Dari Daftar Situs Warisan Dunia Dalam Bahaya UNESCO

Venesia baru saja berhasil menghindari atau lolos dalam daftar situs Warisan Dunia Dalam Bahaya UNESCO. Hal ini dikarenakan Italia kini melarang kapal pesiar besar bersandar di laguna Venesia.

Ilustrasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Online (ist)

Sabtu, 24 Juli 2021 - 17:02 WIB

Pahamify dan Xiaomi Ajak Siswa Sambut Tahun Ajaran Baru Penuh Semangat

Tahun Ajaran 2021/2022 baru saja dimulai beberapa waktu lalu. Di tengah pandemi COVID-19 yang masih melanda Indonesia, sekolah dilaksanakan dengan berbagai metode yang disesuaikan dengan keadaan…

Dahlan Iskan

Sabtu, 24 Juli 2021 - 17:00 WIB

Ulama Wanita

KALI ini yang mendapat giliran meninggal karena Covid-19 adalah ulama perempuan: Prof Dr Huzaemah Tahido Yanggo, 77 tahun. Beliau guru besar ilmu fikih Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif…