Sriwijaya Air Perkenalkan Sriva, Fitur Virtual Assistance Terbaru pada Mobile Apps

Oleh : Herry Barus | Senin, 15 Juli 2019 - 20:00 WIB

Joseph TendeanDirektur Niaga Sriwijaya Air
Joseph TendeanDirektur Niaga Sriwijaya Air

INDUSTRY.co.id - Jakaarta-Melihat potensi pasar milenials yang menjanjikan, Sriwijaya Air, maskapai nasional yang tergabung dalam Garuda Indonesia Group, melakukan terobosan demi terobosan agar terus up to date dengan trend yang berlaku di kalangan generasi muda.                                                 

Terobosan teranyar dari Sriwijaya Air adalah dengan memberikan sentuhan fitur baru pada Mobile Apps Sriwijaya Air. Fitur baru ini tampil lebih segar dan sangat easy to use khususnya bagi kalangan generasi muda yang terus mobile dalam kesehariannya.

Selain tampilan yang baru dan segar, Mobile Apps Sriwijaya Air kini memberikan waktu tunggu yang lebih singkat.

Dijelaskan oleh Joseph Tendean selaku Direktur Niaga Sriwijaya Air bahwa terobosan ini dirasa sudah waktunya dilakukan oleh Sriwijaya Air guna menjawab kebutuhan para milenials yang sangat erat dengan tekhnologi.

"Ini menjadi salah satu persembahan kami untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup masyarakat milenials yang sangat identik dengan tekhnologi, kecepatan dan mobilitas para penumpang milenials. Dengan fitur baru ini kini pelanggan bisa melakukan prebook meals, seat selection sampai prepaid baggage dan lower price preview serta kami pun hadirkan kemudahan web check in & akses ke detail informasi penerbangan penumpang," jelasnya.

Ditambahkan juga oleh Joseph Tendean bahwa Mobile Apps Sriwijaya Air pun kini juga telah siap melayani selama 24 jam non-stop lewat fitur virtual assistance yang canggih.

"Kami juga ingin perkenalkan Sriva, sebuah virtual assistance yang siap melayani seluruh pelanggan setia Sriwijaya Air selama 24 jam non-stop. Sriva siap melayani pemesanan tiket pesawat sampai menjawab segala pertanyaan yang dilontarkan pelanggan tak hanya itu saja fitur ini bahkan bisa melayani voice chat," imbuhnya.

Menariknya lagi, fitur terbaru dari Mobile Apps Sriwijaya Air ini juga siap memberikan kemudahan dengan layanan one stop service mulai dari pendaftaran anggota GarudaMiles, redemption miles dan kalkulator perhitungan miles tiap rute.

Sementara untuk metode pembayaran, Mobile Apps Sriwijaya Air kini memiliki 5 channel pembayaran mulai dari Kartu Kredit, ATM, E-Banking serta siap menyusul dalam waktu dekat pembayaran melalui OVO & LinkAja!.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (kiri) saat menerima penghargaan Bintang Jasa Nararya yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (kanan)

Jumat, 14 Agustus 2020 - 21:35 WIB

Komitmen TelkomGroup Melalui Telekomunikasi Berbuah Anugerah Bintang Jasa Nararya

Berlokasi di Istana Negara (13/8), Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), Ririek Adriansyah menerima penganugerahan Bintang Jasa Nararya yang diserahkan langsung oleh Presiden…

Presiden Joko Widodo

Jumat, 14 Agustus 2020 - 21:25 WIB

Jokowi: Pelebaran Defisit Diperlukan Saat Pandemi Covid-19

Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa Pemerintah telah serius melakukan penanganan pandemi Covid-19.

Ketua MKD DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsy

Jumat, 14 Agustus 2020 - 21:15 WIB

DPR Ini Sebut Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Terlewatkan oleh Presiden Jokowi

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsy menilai ada yang terlewat dari Pidato Presiden hari ini, yakni tentang penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani

Jumat, 14 Agustus 2020 - 21:05 WIB

Puan Maharani Ingatkan Pemerintah: APBN Harus Ciptakan Kemakmuran Bagi Rakyat

Wakil Ketua DPR RI Puan Maharani mengagakan Kondisi Ruang Fiskal APBN semakin tertekan, maka diperlukan upaya reformasi untuk mewujudkan APBN yang efisien dalam menciptakan kemakmuran bagi rakyat.

Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera

Jumat, 14 Agustus 2020 - 20:50 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi 4,5%, Mardani: Bagus dan Ambisius, Tapi Jangan Maksakan Diri dengan Utang

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 sebesar 4,5 persen hingga 5,5 persen.