Mengikuti Keberhasilan Quester, UD Trucks Siapkan Varian Kuzer di Segmen Light-Duty Truck

Oleh : Hariyanto | Selasa, 19 Maret 2019 - 13:43 WIB

Produk Kuzer (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
Produk Kuzer (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Setelah sukses berkarya melalui Quester pada segmen heavy-duty Truck, Astra UD Trucks mengungkapkan kesiapan mengikuti jejak keberhasilan produk Quester pada produk UD Trucks Kuzer yang merupakan pemain baru dalam segmen light-duty truck. 

Hal ini juga diiringi dengan meningkatnya kebutuhan pasar akan ketersediaan produk truk kelas ringan yang mampu menawarkan inovasi terbaik serta kinerja maksimal. 
Kehadiran Kuzer RKE 150 di pasar Indonesia mendapatkan penerimaan yang sangat baik, seiring dengan hal tersebut antusiasme serta  permintaan akan Kuzer juga terus mengalami peningkatan. Saat ini, Astra UD Trucks menyediakan 2 varian Kuzer yakni WB 3350 dan yang terbaru WB 3850 yang mulai dipasarkan di awal tahun 2019.      
Kepala Wilayah IBB dari Astra UD Trucks, Hendro Priyo Purnomo mengatakan, setelah lebih dari setahun Kuzer hadir di Indonesia, pihaknya mengamati bahwa disamping permintaan pasar yang terus meningkat akan produk tersebut, respon positif hadir dari pelanggan yang telah menggunakan Kuzer RKE 150 dan merasakan banyaknya manfaat dari produk ini.
"Teknologi modern pada Kuzer RKE 150 memang dibangun sesuai dengan kebutuhan pada pasar Indonesia. Dengan tenaga terbesar di kelasnya, Kuzer RKE 150 bekerja sesuai dengan motto produk yaitu 'Made to Deliver Extra'. Teknologi Jepang yang ditanamkan pada produk ini menawarkan berbagai kemudahan bagi penggunanya.”  kata Hendro di Jakarta, Selasa (19/3/2019).
Kuzer RKE 150 didesain dengan menggabungkan mesin CRS (Common Rail System) yang merupakan sistem generasi baru dengan rancangan praktis dan lincah serta ketahanan yang teruji lama. Kombinasi teknologi terdepan Common Rail Engine dan Engine Management System ini  juga memberikan performa terbaik dan efisiensi maksimal pada bahan bakar. 
Kuzer adalah produk yang berbasis komunikasi CAN (Control Area Network), membuat produk ini didukung oleh fitur-fitur truk yang canggih  dengan kecepatan respons data yang dapat diandalkan. Tampilan desain hexagonal yang sangat khas menawarkan kekuatan dan ketangguhan produk, kabin yang luas juga memberikan kenyamanan bagi pengemudi.  
Selain dilengkapi dengan mesin 150 Hp yang kuat dan dapat diandalkan, sistem pengereman pada Kuzer juga dibangun dengan sistem pengereman modern  Full-Air Brake  yang  memberikan tingkat keamanan maksimal bagi pengemudi dan merupakan satu-satunya dikelasnya.
Penyediaan produk handal Kuzer bagi para pelaku usaha dilengkapi dengan kesiapan pelayanan aftermarket terbaik dari Astra UD Trucks. Serangkaian program serta layanan responsif dihadirkan setiap saat bagi pelanggan. 
Secara khusus Astra UD Trucks menyiapkan unit Ready to Use dimana unit yang dijual sudah termasuk dengan karoseri, sehingga pelanggan dapat menggunakan unitnya langsung pada kegiatan operasional. Aplikasi karoseri yang disediakan oleh Astra UD Trucks saat ini adalah tipe box aluminium dan loss bak. 
”Di Astra UD Trucks, kami memberikan solusi optimal untuk menghasilkan pengalaman terbaik bagi pelanggan kami. Tidak hanya kesiapan menyediakan produk handal, kami menawarkan serangkaian pelayanan komplit seperti 24H Technical Assistance, Emergency Service, Fleet Operation Support, Kontrak Layanan, Pelatihan Pengemudi dan Mekanik, Part Konsiyasi, Paket Part hingga Team Call Centre yang cepat tanggap," kata Hendro.
Astra UD Trucks telah berkiprah selama lebih dari 35 tahun menyediakan produk UD Trucks bagi pasar Indonesia dan terus menunjukkan inovasi dan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan tanah air. 
Melalui produk Kuzer RKE 150 yang merupakan pemain baru dalam industri light-duty truck, Astra UD Trucks menunjukkan kehandalan Kuzer RKE 150 serta kesiapan penyediaan solusi komplit aftermarket  untuk menunjang kelancaran bisnis pelanggan. 
"Semua dirancang untuk memberikan rasa tenang bagi pengemudi dan keuntungan maksimal bagi pengusaha. Kami ingin memastikan bahwa produk dan layanan inovatif yang kami tawarkan mampu menjawab segala tantangan dalam industri truk di Indonesia.” pungkas Hendro.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk, Maryono (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 23 April 2019 - 23:25 WIB

Hingga 31 Maret 2019, Bank BTN Salurkan Kredit Bernilai Total Rp242 Triliun

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau Bank BTN hingga 31 Maret 2019 menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp242,13 triliun, tumbuh 19,57% dibandingkan posisi hingga akhir 31 Maret 2018…

Rektor Universitas Muhammadiyah, Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M (ketiga dari kiri) dan Direktur Human Capital Management Telkom Herdy Harman (ke empat dari kiri)

Selasa, 23 April 2019 - 22:31 WIB

Direksi Telkom Berbagi Inspirasi dengan 3.000 Mahasiswa di Palembang

Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Kementerian BUMN hadir memberikan inspirasi dan motivasi di depan sekitar 3.000 mahasiswa Universitas Muhammadiyah di Palembang. 

Direktur Utama Finnet, Bona L. Parapat.

Selasa, 23 April 2019 - 21:09 WIB

Selaraskan Program Kementerian BUMN, Finnet Luncurkan Logo dan Tagline Baru

Finnet, salah satu entitas bisnis Telkom Group, meluncurkan logo baru Finnet dan Finpay di Hotel Alana, Yogjakarta, Selasa (23/04/2019). Kegiatan yang digelar bersamaan dengan gathering bersama…

Konferensi pers Grand Opening John Robert Powers Menara Astra Sudirman

Selasa, 23 April 2019 - 21:00 WIB

Pindah ke Menara Astra, John Robert Powers Indonesia Tawarkan Dua Program Baru

Sekolah kepribadian John Robert Powers (JRP) Indonesia hari ini resmi memindahkan kantor pusatnya dari Lippo Kuningan ke Menara Astra, Sudirman, Jakarta. Pemindahan kantor itu bertujuan untuk…

Ilustrasi kantong plastik

Selasa, 23 April 2019 - 20:45 WIB

Perda Larangan Kantong Plastik Ganggu Perekonomian Nasional

Pemerintah pusat melalui Kementrian Perindustrian (Kemenperin) meminta seluruh pemerintah daerah tidak menerbitkan peraturan daerah (perda) yang melarang peredaran kantong dan kemasan plastik.…