Pupuk Indonesia Amankan Distribusi Pupuk Bersubsidi

Oleh : Irvan AF | Jumat, 17 Februari 2017 - 08:55 WIB

Pupuk Indonesia
Pupuk Indonesia

INDUSTRY.co.id, Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan pasokan pupuk siap pakai di seluruh Indonesia dalam mengamankan distribusi pupuk urea bersubsidi dan mencegah terjadinya penyimpangan penyaluran di lapangan.

Kepala Corporate Communication Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (17/2/2017) menyebutkan, Pupuk Indonesia bersama anak usahanya berkomitmen dalam menyalurkan pupuk subsidi ke seluruh tanah air.

"Kami terus meningkatkan kualitas sistem monitoring stok ini agar lebih memudahkan dalam mengetahui ketersediaan stok pupuk di seluruh daerah di tanah air," ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga 14 Februari 2017 ini stok pupuk di lini I hingga III untuk Urea sebesar 971.177 ton, stok NPK sebesar 273.007 ton, stok SP-36 sebesar 93.588 Ton, ZA sebesar 138.507 ton dan organik sebesar 51.613 ton.

"Untuk itu petani dihimbau tidak perlu khawatir tidak kebagian pupuk meskipun permintaan petani cukup tinggi di saat musim tanam berlangsung," tegas Wijaya Laksana.

Dalam pendistribusian pupuk bersubsidi, pemerintah menerapkan sistem tertutup dengan mempergunakan sistem distribusi dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Untuk dapat memperoleh pupuk bersubsidi petani agar tergabung dengan kelompok tani dan menyusun RDKK.

"Pupuk bersubdisi itu hanya untuk petani yang tergabung dalam kelompok tani dan jumlah petani sudah direkap dengan baik," katanya.

Mengenai keluhan petani yang kesulitan memperoleh pupuk di beberapa daerah, dikarenakan banyak petani yang tidak terdaftar di RDKK.

Akibatnya, saat mereka membutuhkan pupuk bersubsidi mereka tidak terlayani karena tidak mendapatkan jatah di kios-kios, padahal stok pupuk tersedia sangat cukup, selain itu memang ada keterbatasan alokasi untuk daerah tertentu.

Untuk itu, Pupuk Indonesia menyeragamkan kios-kios resmi pupuk dengan nama "PI Mart" (Pupuk Indonesia Mart) yang bertujuan memperkenalkan dan mempermudah masyarakat atau petani untuk mendapatkan informasi mengenai produk-produk pupuk.

Di samping itu penyediaan pupuk komersil juga untuk menyediakan petani yang sudah biasa memakai pupuk non subsidi impor dengan non subsidi buatan dalam negeri dengan kualitas yang lebih bagus dan harga yang lebih kompetitif.

Saat ini Pupuk Indonesia memiliki 1.110 distributor dan 29.119 kios resmi di seluruh Indonesia. Kios ini diharuskan untuk menyediakan semua pupuk bersubsidi seperti Urea, NPK, SP-36, ZA, dan organik dengan ciri kios memiliki papan nama Pupuk Indonesia.

Untuk kelancaran proses pendistribusian, Pupuk Indonesia berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait khususnya untuk melakukan perhitungan kebutuhan pupuk sehingga pendistribusian pupuk bersubsidi ini bisa memenuhi kaidah 6 tepat yaitu tepat waktu, jenis, lokasi, jumlah, mutu dan harga.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Owner MS Glow Shandy Purnamasari ( kanan)memperlihatan handsanitizer yang di bagikan kemasyarakat gratis.

Rabu, 01 April 2020 - 08:20 WIB

Bantu Atasi Covid-19 MS Glow Dapat Pujian Warganet

Gerakan peduli atasi Covid-19 yang dilakukan oleh MS Glow menjadi Trending tropic. MS Glow yang merupakan salah satu produsen kosmetik terbesar di Indonesia banjir pujian dari warganet.

Hotel (Ilustrasi)

Rabu, 01 April 2020 - 08:01 WIB

Bahaya, Tsunami PHK Bakal Guncang Bisnis Hotel

Badai PHK mulai melanda industri pariwisata Indonesia, tepatnya di sektor perhotelan. Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengungkapkan, salah…

10 Rusun di Jawa Timur Siap Diserahterimakan Kementerian PUPR

Rabu, 01 April 2020 - 08:00 WIB

10 Rusun di Jawa Timur Siap Diserahterimakan Kementerian PUPR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satuan Kerja Non Vertikal tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Timur siap melakukan proses serah terima kunci sebanyak…

Bantuan APD Sinar Mas Land

Rabu, 01 April 2020 - 06:35 WIB

Cegah Penularan Corona, Sinar Mas Land Berikan Bantuan APD untuk Petugas Medis di Banten

Alat Pelindung diri (APD) bagi tenaga medis yang menangani wabah virus korona atau covid-19 di Indonesia semakin terbatas. Dalam rangka membantu pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tersebut…

Presiden Jokowi (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Rabu, 01 April 2020 - 06:00 WIB

Pemerintah Tetapkan Status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat

Presiden Joko Widodo menetapkan status kedaruratan kesehatan masyarakat dalam pernyataannya yang disampaikan melalui telekonferensi dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 31…