Mentan Optimistis Indonesia Bisa Miliki Balai Pelatihan Terbaik di Dunia

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 22 September 2018 - 14:46 WIB

Mentan Amran
Mentan Amran

INDUSTRY.co.id -

Lembang - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, pada Kamis (21/9) kemarin. Pada kunjungan ini, Amran menyerukan jajaran pegawai BBPP Lembang untuk terus berinovasi untuk mengembangkan sarana berlatih dan menambah jumlah peserta pelatihan.

Dengan demikian BBPP Lembang tidak hanya menjadi yang terbaik di Indonesia, tapi juga menjadi yang terbaik di dunia, seru Amran di hadapan pegawai BBPP Lembang.

Lebih lanjut, Amran meminta semua elemen di BBPP dapat berperan sebagai agen perubahan yang bisa membawa kebaikan dan bermanfaat bagi masyarakat. Untuk itu, dia pun meminta jajaran BBPP Lembang dapat terus mengembangkan kreatifitas. Kita semua adalah agen perubahan. Karena itu, kita selalu berpikir dan berbuat yang baik, serta berpikir _out of the box_ agar kreatifitas terus mengalir untuk kemajuan bangsa, tuturnya.

Pada kunjungan tersebut, Amran turut meninjau sarana praktik pelatihan kerja sama BBPP Lembang dan Taiwan Technical Mission berupa _packing house_ dan _screen house_. Dirinya pun sempat meluangkan waktu untuk berdialog dengan petani peserta Diklat Teknis Agribisnis Sayuran dengan _On-Site Training Model_. Pada akhir kunjungan, Amran meninjau _coffee shop_ BBPP Lembang yang digunakan sebagai sarana berlatih pemasaran kopi.

Ditemui seusai menemani Mentan melakukan kunjungan lapangan, Kepala BBPP Lembang Bandel Hartopo mengungkapkan bahwa setiap balai pelatihan pertanian yang berada di lingkup Kementan saat ini harus mampu mengimplementasikan teknologi menjadi uang atau jasa. Seperti sarana praktikum yang ada di BBPP Lembang saat ini sudah mengembangkan berbagai teknologi yang bisa meningkatkan produktivitas tanaman.

Misalnya di sini kami memiliki lahan seluas 7 x 8,5 meter. Bila ditanam selada secara konvensional, hanya bisa menenam 600 batang. Namun dengan hidroponik dan vertikultur, mampu ditanam 2.400 batang. Ini menandakan peningkatan produktivitas hingga empat kali lipat. Harganya pun tiga kali lipat. Ini berarti dengan teknologi bisa menghasilkan uang 12 kali lipat, tutur Hartopo.

Konsep yang dikembangkan ini setidaknya berhasil meningkatkan kerja sama maupun kunjungan pihak luar ke BBPP Lembang. Pada tahun 2016, kunjungan studi tahun 2016 sebanyak 2.118 orang. Angka itu meningkat lebih dua kali lipat pada tahun 2017 menjadi 4.749 orang. Hingga Agustus kemarin, tercatat kunjungan studi sudah mencapai 3.013 orang.

Selain kunjungan studi, kerja sama pelatihan dari pemerintah pusat, daerah, dan swasta pada tahun 2017 mencapai 4.666 orang, meningkat dua kali lipat dibanding tahun 2016 yang hanya 2.285 orang.

Data diatas menunjukkan bahwa ketika Balai mampu menunjukkan bagaimana mendapatkan uang atau jasa dengan penerapan teknologi secara efektif dan efisien, akan banyak mengundang orang datang ke Balai dengan sumber daya mereka sendiri. Dengan tren seperti ini maka kita pun bisa menghemat anggaran pemerintah, tegas Hartopo.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

John Molloy (no 2 dari kiri) di salah satu Gerai "Floraiku" berbentuk Ryokan yang kini telah hadir di Indonesia.

Selasa, 25 Juni 2019 - 08:33 WIB

O Floraiku Parfum Yang Terinpirasi Dari Bunga Dan Puisi Jepang Hadir Di Indonesia

Industri wewangian atau parfum terus berkembang seiring sejalan dengan industri mode. Meski sudah banyak merek parfum dengan ribuan bau wangi diciptakan selalu saja ada yang ingin membuat terobosan…

Mentan Amran Sulaiman

Selasa, 25 Juni 2019 - 07:33 WIB

DPR : Ngurus Sektor Pertanian Butuh Pemimpin Kuat Seperti Amran

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama seluruh jajarannya telah terbukti mampu memenuhi target pembangunan sektor pertanian, termasuk kecukupan pangan masyarakat Indonesia dalam…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Selasa, 25 Juni 2019 - 07:14 WIB

Lirik Sembilan Saham, IHSG di Level 6257 - 6488

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (24/6/2019) berada di level 6257 - 6488. Cermati sembilan saham pilihan.

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Selasa, 25 Juni 2019 - 07:10 WIB

IHSG Cenderung Melemah Hari Ini

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal bergera break out moving average 5 hari dengan potensi kembali melakukan pengujian movinag average 50 hari dan menutup gap di kisaran…

Kanan ke Kiri) Vice President Marketing Management Telkom Aulia E. Marinto, Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana, President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata

Selasa, 25 Juni 2019 - 06:50 WIB

Gandeng Grab, Telkom Manjakan Pelanggan Dalam Berlangganan IndiHome

Jakarta – Guna memberikan kemudahan dan manfaat lebih kepada pelanggan IndiHome, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menjalin kerjasama promosi bersama melalui GrabRewards dengan Grab.…