Pasca Pengeboman, Hotel di Mataram Mulai Tingkatkan Keamanan

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 15 Mei 2018 - 12:30 WIB

Pariwisata Lombok
Pariwisata Lombok

INDUSTRY.co.id, Mataram - Pasca pengeboman yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo, Asosiasi Hotel Mataram di Nusa Tenggara Barat mulai meningkatkan keamanan di sejumlah wilayah Surabaya, Jawa Timur.

"Asosiasi Hotel Mataram (AHM) sudah berkoordinasi untuk meningkatkan keamanan di hotel masing masing," kata Ketua AHM Ernanda Agung Dewobroto di Mataram, Senin (14/5/2018).

Ia mengatakan, pasca kejadian bom Surabaya, hingga saat ini okupansi (tingkat hunian) hotel-hotel di Mataram belum terpengaruh karena kebanyakan wisatawan yang datang adalah lokal dan menjelang bulan puasa.

"Sampai sekarang belum berpengaruh, apalagi jelang bulan puasa biasanya ada penurunan tingkat hunian hotel," ujarnya.

Terkait koordinasi dengan kepolisian untuk penjagaan hotel, Ernanda mengatakan hingga kini belum ada karena polisi juga masih disibukkan dengan penanganan teror tersebut.

"Kita tentu mengutuk aksi itu. Apalagi kita lihat polisi masih bekerja mengatasi teror bom. Namun kami tetap akan membantu polisi jika ada hal yang perlu dikoordinasikan," ucap Ernanda.

Disinggung dampak teror bom tersebut, ia mengaku pasti ada kekhawatiran karena akan mengganggu, terlebih lagi sejumlah negara telah mengeluarkan "travel advice" ke Indonesia.

"Pasti kita khawatir dengan kondisi tersebut karena akan mengganggu, apalagi ada lima negara sudah mengeluarkan `travel advice` yang akan berpengaruh terhadap pariwisata," katanya.

Kendati demikian, lanjutnya, yang paling penting bisa memberikan rasa aman di hotel-hotel, termasuk berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Indonesia Hotel General Manager (IHGM) untuk mengambil langkah lebih lanjut pascateror bom di Surabaya. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

IHSG (Foto/Rizki Meirino)

Jumat, 07 Agustus 2020 - 18:45 WIB

Tutup Pekan IHSG Berakhir Melemah Turun ke Level 5.144

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (7/8) ditutup melemah.

Waskita Karya (Foto Dok Industry.co..id)

Jumat, 07 Agustus 2020 - 18:32 WIB

Sah! Waskita Karya Terbitkan Obligasi Rp135,1 Miliar Jangka Waktu 3 Tahun

Dilansir dari IDX berdasarkan keterangan perseroan, Obligasi Berkelanjutan IV Waskita Karya Tahap I Tahun 2020 dicatatkan sebesar Rp135,5 miliar dengan jangka waktu 3 Tahun.

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar

Jumat, 07 Agustus 2020 - 18:30 WIB

Muhaimin Iskandar Minta Pemerintah Lebih Perhatikan Nasib Petani

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar menilai pertumbuhan ekonomi yang ditopang sektor pertanian layak mendapatkan perhatian dari Pemerintah, demi terus meningkatkan investasi pertanian.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Nasrullah saat diskusi kemitraan usaha peternakan

Jumat, 07 Agustus 2020 - 18:18 WIB

Kementan: Kemitraan Usaha Peternakan Tingkatkan Daya Saing

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan mengajak pelaku usaha yang bergerak di sektor peternakan dan kesehatan hewan menggencarkan pelaksananaan…

Menperin Agus Gumiwang dan Danlanal Tegal Tinjau KIB Brebes

Jumat, 07 Agustus 2020 - 18:15 WIB

Lagi-lagi! Asosiasi Kaca Lembaran Puji Keberanian dan Ketegasan Menperin Agus Gumiwang

Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP) sangat mengapresiasi kebijakan atau regulasi yang dikeluarkan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita untuk menyelamatkan sektor industri…