Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Kunci Industri 4.0

Oleh : Ridwan | Sabtu, 14 April 2018 - 13:30 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Biro Humas)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Biro Humas)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Indonesia berpeluang besar menjadi pemain kunci di kawasan Asia dalam upaya mengimplementasikan industri 4.0 di mana faktor utama yang dapat mempengaruhi pengembangan di era digital tersebut, antara lain adalah pasar dan bakat.

“Saat ini pengguna internet di Indonesia, jumlahnya mencapai 143 juta orang. Ini merupakan sebuah potensi pasar yang besar. Kemudian, talent itu kita miliki dari seluruh universitas yang ada, di mana di Indonesia jumlahnya terbanyak di Asean,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melalui keterangannya diterima di Jakarta, Sabtu (14/4/2018)

Kedua modal yang telah dimiliki Indonesia itu menjadi kesiapan untuk lebih percaya diri memasuki era perubahan di industri 4.0. Terlebih, generasi milenial akan memiliki peranan penting karena merekalah pengguna dominan dari teknologi yang menjadi ciri khas revolusi industri keempat, yaitu internet.

“Kita melihat komposisi pengguna internet yang usianya 19-34 tahun, merupakan yang terbanyak dengan mencapai 49,5 persen. Mereka berinteraksi atau melek teknologi melalui smartphone, “ungkap Menperin.

Untuk itu, Kementerian Perindustrian tengah gencar mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia Indonesia agar menguasai teknologi digital.

“Salah satu langkahnya adalah melalui program vokasi SMK dan industri serta untuk memacu politeknik melalui program skill for competitiveness, “jelas Airlangga.

Dalam pelaksanaan Industri 4.0, Menperin pun memastikan, manusia tidak akan tergantikan oleh robot. “Karena sejak revolusi industri ketiga sudah otomatisasi. Sedangkan pada Industri 4.0, industri yang sudah terotomatisasi tersebut terhubung dengan internet of things, sehingga pengontrolan data lebih efisien, efisiensi mesin lebih baik, dan efisiensi ini bisa dipacu hingga 99 persen, “paparnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Penelitian vaksin dokter (rino/industry.co.id)

Sabtu, 11 Juli 2020 - 11:26 WIB

Terus Dikebut, Januari 2021 Vaksin COVID-19 Bio Farma Siap Edar

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menyampaikan komitmennya mengatasi pandemi Covid-19. Ia mengatakan pihaknya saat ini terus bekerja sama dengan anggota BUMN Farmasi lainnya, yakni Kimia…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Sabtu, 11 Juli 2020 - 11:15 WIB

Perluas Jaringan Pasar, Kemenperin Tekankan Pentingnya Perlindungan KI bagi IKM

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus fokus pada pengembangan industri kecil dan menengah (IKM), termasuk memfasilitasi para pelaku IKM dalam hal perlindungan kekayaan intelektual (KI).…

Kegiatan Pembuatan Papan Nama

Sabtu, 11 Juli 2020 - 11:15 WIB

Percantik Rumah Masyarakat, Satgas 754 Kostrad Berikan Papan Nama di Setiap Rumah

Sebuah karya yang lahir dari tangan prajurit untuk mempercantik rumah masyarakat yang dilakukan oleh Satgas Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad yang membagikan papan nama di tiap - tiap rumah yang ada…

Gerbang Tol Pekanbaru

Sabtu, 11 Juli 2020 - 11:06 WIB

Horee...Tol Pekanbaru-Dumai Sepanjang 131,48 Km Siap Beroperasi

, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melakukan persiapan untuk operasi Tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131,48 kilometer (km) dengan melakukan Uji…

Mega Life Ass

Sabtu, 11 Juli 2020 - 11:00 WIB

Mega Investa Link Luncurkan Produk Single Premium dengan Redenominasi US Dollar

Bank Mega dan PFI Mega Life (perusahaan patungan antara Prudential Financial Inc dan CT Corporation) bersama-sama mengumumkan peluncuran produk baru yaitu Mega Investa Link pada hari Senin (6/7).…