Inti Sawit Lestari Akan Lakukan Peremajaan Kelapa Sawit Milik Petani Plasma di Kalimantan Barat

Oleh : Hariyanto | Kamis, 22 Maret 2018 - 10:22 WIB

Lahan Kelapa Sawit (Ist)
Lahan Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Ketapang - Setelah memiliki hak atas aset eks Banua Indah Group (BIG), PT Inti Sawit Lestari (ISL) salah satu anak usaha BGA group, berencana untuk melakukan peremajaan perkebunan (replanting) kelapa sawit milik petani plasma yang tersebar di 16 desa dan 3 kecematan.

Seperti dikutip dari infosawit, Rencana peremajaan kelapa sawit tersebut dimulai dari kebun sawit milik petani yang berlokasi di Desa Sengkaharak, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Manajer Kemitraan PT Inti Sawit Lestari (ISL), Welly Suprayono mengatakan, peremajaan kebun petani plasma ini dilakukan karena rata-rata pohon petani telah masuk masa peremajaan.

Kegiatan peremajaan ini juga supaya petani memiliki pendapatan lebih tinggi, lantaran kebun sawit milik petani bakal diganti dengan pohon sawit dari bibit unggul. “Kami sudah memiliki komitmen untuk melakukan peremajaan sawit,” kata Welly di Desa Sengkaharak belum lama ini.

Saat ini merujuk informasi dari perusahaan sudah mulai melakukan peremajaan kebun sawit milik petani seluas 150 ha, dari total lahan sekitar 18 ribu ha meliputi 16 desa dari tiga kecamatan. “Targetnya dalam satu tahun ini semua kebun sawit milik petani sudah bisa dilakukan peremajaan,” tutur Welly.

Dengan adanya kegiatan peremajaan, geliat ekonomi pun mulai nampak, seperti di salah satu areal kebun sawit plasma di Desa Sengkaharak.

Dalam kegiatan peremajaan ini masyarakak diikut sertakan, misalnya sebanyak 30 warga dari Desa Sengakaharak mulai diterima bekerja di perusahaan untuk kegiatan peremajaan kebun sawit petani.

“Dengan adanya kegiatan peremajaan ini mulai ada perbaikan ekonomi,” kata Ketua Koperasi Sandika Dwibakti, Suminto. (IS)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sekjen Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono saat memberikan penghargaan industri hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 13:02 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp 3,49 Triliun

Berdasarkan data self asessment industri tahun 2018, dapat dihitung penghematan energi sebesar Rp 3,49 triliun dan penghematan air sebesar Rp 228,9 miliar.

(kiri) Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar

Senin, 16 Desember 2019 - 12:45 WIB

BRI Syariah Tingkatkan Potensi Bisnis Muhammadiyah

Jakarta--- BRIsyariah menandatangani nota kesepahaman bersama PP Muhammadiyah pada 16 Desember 2019. Penandatanganan tersebut dilakukan di Jakarta. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur…

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Senin, 16 Desember 2019 - 11:34 WIB

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Sebagai bagian dari kemitraan ini, Bluebird Group akan mendapatkan harga khusus untuk sejumlah tipe smartphone Nokia guna memastikan para pengemudi mendapatkan teknologi yang mereka perlukan…

Toni EB Subari, Direktur Utama Mandiri Syariah bersama Muhammadiyah

Senin, 16 Desember 2019 - 10:56 WIB

Mandiri Syariah Salurkan Pembiayaan Senilai Rp1,5 Triliun ke Muhammadiyah

Jakarta-PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) perkuat kerja sama dengan Muhammadiyah melalui penyediaan fasilitas pembiayaan senilai total Rp1,5 triliun.

Oppo F11 Pro

Senin, 16 Desember 2019 - 10:18 WIB

Gandeng OkeShop dan Global Teleshop, OPPO Buka 6 Gerai Dengan Konsep Baru di 3 Kota

Dipenghujung tahun 2019, OPPO kian agresif mendekatkan diri kepada konsumenya dengan menggandeng OkeShop dan Global Teleshop untuk menghadirkan toko konsep baru yang dibuka secara serentak pada12…