Bank Mega Targetkan Transaksi Rp12 Miliar Pekan Pariwisata Bali

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 01 Maret 2018 - 16:57 WIB

Wisatawan Saat Berlibur di Pantai Kuta, Badung, Bali (Rizki Meirino/Industry.co.id)
Wisatawan Saat Berlibur di Pantai Kuta, Badung, Bali (Rizki Meirino/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Denpasar- Bank Mega menargetkan Rp12 miliar capaian transaksi dalam pekan pariwisata tahun 2018 di Denpasar, Bali, dengan tawaran promo dan potongan harga selama kegiatan pameran.

"Target itu melampaui capaian yang kami raih tahun lalu sebesar Rp7 miliar," kata Wakil Pemimpin Kartu Kredit dan Kredit Tanpa Agunan (CCPL) Bank Mega Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Retno Wulandari di Denpasar, Kamis (1/3/2018)

Menurut Retno, selain menargetkan capaian transaksi tersebut, pihaknya juga menargetkan akuisisi nasabah kartu kredit yang diproyeksikan mencapai sekitar 1.000 aplikasi baru dengan target sekitar 30 persen di antaranya menjadi nasabah baru.

Dia menjelaskan optimisme capaian tersebut berangkat dari ekspansi korporasi yang mampu menambah jaringan konsumen lebih besar.

Selain itu penetrasi yang besar dalam "travel fair" tahun ini, lanjut dia, mencermati gaya hidup sebagian masyarakat dengan ekonomi mampu saat ini yang menjadikan perjalanan wisata menjadi salah satu kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan.

Pekan pariwisata yang digelar 1-4 Maret 2018 di Level 21 Mall Denpasar itu merupakan satu dari 12 kota yang disambangi bank tersebut untuk membidik pangsa pasar kartu kredit dan peningkatan transaksi pekan pariwisata.

Dalam "travel fair" itu, bank itu menggandeng agen perjalanan wisata Anta Vaya yang menawarkan paket wisata termasuk tiket pesawat dan hotel ke sejumlah destinasi baik dalam dan luar negeri.

Manajer Tur Anta Vaya Riama Tasiam mengatakan Bali merupakan salah satu pasar yang potensial untuk bisnis wisata keluar negeri terbukti dengan realisasi transaksi yang melonjak hingga Rp7 miliar tahun lalu atau melampaui dari target Rp5 miliar.

"Konsumen di Bali tidak hanya masyarakat setempat tetapi juga warga negara asing berkisar 10 hingga 20 persen karena Bali merupakan daerah tujuan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara yang ikut dalam 'travel fair' ini," katanya. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bag Pictures Produksi Film Horor Kerjasama dengan Perusahaan Film Malaysia

Rabu, 18 September 2019 - 22:00 WIB

Bag Pictures Produksi Film Horor Kerjasama dengan Perusahaan Film Malaysia

Sepertinya film genre horor yang tengah digemari penikmat film menginpirasi Bagiono pemilik rumah produksi Bag Pictures.

Sutedja Sidarta Darmono, Presiden Direktur Jababeka Residence

Rabu, 18 September 2019 - 21:25 WIB

Sutedja Sidarta Darmono: Kedepan, Kawasan Timur Jakarta Akan Sangat Hebat

Melihat indikator dan potensi yang ada, dalam sepuluh tahun ke depan, kawasan Timur Jakarta diyakini bakal bersaing, bahkan melebihi wilayah Barat Jakarta.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Rabu, 18 September 2019 - 21:01 WIB

Kementerian PUPR Mendapat Alokasi Anggaran Rp 120,21 Triliun Pada Tahun 2020

Alokasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam RAPBN TA 2020 disetujui Komisi V DPR RI sebesar Rp 120,21 triliun.

Bukalapak Bermitra Dengan Pluang Sediakan Produk Investasi Cicil Emas

Rabu, 18 September 2019 - 20:41 WIB

Bukalapak Bermitra Dengan Pluang Sediakan Produk Investasi Cicil Emas

Melalui produk terbaru tersebut, pelanggan dapat mengikuti investasi mulai dari 1 gram emas dengan masa cicilan paling sedikit 3 bulan, sesuai harga yang ditetapkan saat awal pembelian.

Kepala BPPI Kemenperin Ngakan Timur Antara

Rabu, 18 September 2019 - 20:05 WIB

Kemenperin Bentuk Ekosistem Industri 4.0

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah merumuskan pembentukan ekosistem industri 4.0. Ada lima poin mengenai manfaat dari ekosistem tersebut.