Masuk Tahun Ke-6, Topotels akan Tambah Delapan Koleksi Hotel

Oleh : Nina Karlita | Kamis, 01 Februari 2018 - 06:30 WIB

Yonto Wongso, Chief Executive Officer dan Co-Founder Topotels Hotels & Resorts. (Foto DokIndustry.co.id)
Yonto Wongso, Chief Executive Officer dan Co-Founder Topotels Hotels & Resorts. (Foto DokIndustry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Dengan pemerintah meyakinkan target pertumbuhan ekonomi tahun 2018 sebesar 5.4%, menurut pemerintah, pencapaian target pertumbuhan ekonomi tahun 2018 didukung oleh kinerja pertumbuhan ekonomi domestik yang hingga kini relatif stabil bahkan cenderung menguat.

Dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan di negara berkembang adalah 4.8% sebagaimana proyeksi Dana Moneter International (IMF). Dari sisi investasi, tahun 2018 pemerintah menargetkan kenaikan sebesar 6.3%. Hal ini didorong oleh pembangunan proyek – proyek utama dan juga berbagai kebijakan simplifikasi peraturan, percepatan dan kemudahan kegiatan usaha serta proses bisnis yang dilakukan pemerintah.

Dengan perkembangan ekonomi yang tinggi, Topotels Hotels & Resort gencar membuka hotel baru di wilayah Malaysia, Indonesia, dan Myanmar, yang mana sebagai hotel manajemen yang terbaik, Topotels Hotels & Resorts juga mengelola hotel di Malaysia dan Myanmar yang menjadikan salah satu hotel operator  yang ber-ekspansi terbanyak di Indonesia dengan total 26 hotel dan 8 hotel ditahun ini menjadikan total 31 hotel, yang mana bertambahnya hotel di tahun ini berbarengan dengan ulang tahun Topotels Hotels & Resorts yang Ke-6.

8 Hotel yang tersebar di negara Malaysia dan Indonesia dimulai dari bintang 4, Ramada Encore dan Ramada Meridin Johor Bahru yang berlokasi di dekat LegoLand, 2 hotel bintang 4 yang berlokasi di Jawa Barat yaitu Avenzel Hotel & Convention Managed by Topotels yang berlokasi di Cibubur dan Renotel The Leaf Ciawi berlokasi di Bogor. Lanjut ke Bintang 3, yaitu Ayola Sunrise Mojokerto yang bangunannya yang menyatu dengan Mall Sunrise dan terletak di pusat perindustrian di Jawa Timur, Ayola Grand Singgie yang berlokasi di Tanjung Balai, Sumatera. Dan terakhir bintang 2, ada Odua Dukuh Atas yang berlokasi di Sudirman Jakarta Pusat.

Dilengkapi dengan fasilitas dan pelayanan terbaik, serta berlokasi di tempat yang strategis. Semua elemen itu menjadikan ke-8 hotel tersebut sebagai pilihan hotel yang tepat baik untuk acara bisnis maupun liburan.

“Topotels Hotels & Resorts akan terus mengembangkan sayapnya terlebih pertumbuhan ekonomi diperkirakan sebesar 5.4% yang sangat menjanjikan.. Ke-9  hotel ini adalah awal dari perencanaan kita di usia Topotels yang sudah menginjak angka ke-6. Tentu saja, tidak bahwa kita akan terus menambah jumlah koleksi yang akan dikelola oleh Topotels Hotels & Resorts di tahun ini agar turut membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia”, ujar Yonto Wongso, Chief Executive Officer dan Co-Founder Topotels Hotels & Resorts.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bag Pictures Produksi Film Horor Kerjasama dengan Perusahaan Film Malaysia

Rabu, 18 September 2019 - 22:00 WIB

Bag Pictures Produksi Film Horor Kerjasama dengan Perusahaan Film Malaysia

Sepertinya film genre horor yang tengah digemari penikmat film menginpirasi Bagiono pemilik rumah produksi Bag Pictures.

Sutedja Sidarta Darmono, Presiden Direktur Jababeka Residence

Rabu, 18 September 2019 - 21:25 WIB

Sutedja Sidarta Darmono: Kedepan, Kawasan Timur Jakarta Akan Sangat Hebat

Melihat indikator dan potensi yang ada, dalam sepuluh tahun ke depan, kawasan Timur Jakarta diyakini bakal bersaing, bahkan melebihi wilayah Barat Jakarta.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Rabu, 18 September 2019 - 21:01 WIB

Kementerian PUPR Mendapat Alokasi Anggaran Rp 120,21 Triliun Pada Tahun 2020

Alokasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam RAPBN TA 2020 disetujui Komisi V DPR RI sebesar Rp 120,21 triliun.

Bukalapak Bermitra Dengan Pluang Sediakan Produk Investasi Cicil Emas

Rabu, 18 September 2019 - 20:41 WIB

Bukalapak Bermitra Dengan Pluang Sediakan Produk Investasi Cicil Emas

Melalui produk terbaru tersebut, pelanggan dapat mengikuti investasi mulai dari 1 gram emas dengan masa cicilan paling sedikit 3 bulan, sesuai harga yang ditetapkan saat awal pembelian.

Kepala BPPI Kemenperin Ngakan Timur Antara

Rabu, 18 September 2019 - 20:05 WIB

Kemenperin Bentuk Ekosistem Industri 4.0

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah merumuskan pembentukan ekosistem industri 4.0. Ada lima poin mengenai manfaat dari ekosistem tersebut.