Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Proper Nasional Peringkat Emas

Oleh : Hariyanto | Senin, 18 Desember 2017 - 15:59 WIB

Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Proper Nasional Peringkat Emas
Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Proper Nasional Peringkat Emas

INDUSTRY co.id -Jakarta - PT Pupuk Kalimatan Timur (Pupuk Kaltim) berhasil meraih penghargaan Proper Emas pada ajang Penghargaan Anugerah PROPER 2017 yang digelar di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Senin (18/12/2017). Pupuk Kaltim merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) yang berhasil meraih Proper Emas 2017. 

Penghargaan tertinggi dibidang Proper tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dan diterima oleh Direktur Utama Pupuk Kaltim, Bakir Pasaman. Dalam kesempatan tersebut, Bakir mengungkapkan, Pupuk Kaltim sangat bangga atas pencapaian penghargaan Proper Emas 2017. 

“Pencapaian luar biasa ini merupakan hasil kerja keras dan kerjasama solid jajaran Manajemen dan seluruh karyawan Pupuk Kaltim yang selalu mengedepankan aspek continuous improvement dan inovasi dalam segala hal,”
kata Bakir. 

Proper Emas adalah bukti upaya berkelanjutan Pupuk Kaltim dalam bidang lingkungan, efisiensi energi serta pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.

Pupuk Kaltim menjadi salah satu perusahaan dari 19 Perusahaan yang menerima Proper Emas 2017. Dengan diraihnya Propernas Emas, artinya dalam pengelolaan lingkungan, Pupuk Kaltim tidak hanya mengikuti standar-standar yang ditetapkan, tetapi telah melakukan praktek terbaik, terpadu dan berkelanjutan. “Kami terus melakukan inovasi dalam segaala bidang dan pencapaian ini merupakan bukti implementasi corporate sustainability,” kata Bakir.

Keberhasilan Pupuk Kaltim meraih Proper Emas melalui jalan yang cukup panjang, dimana sebelumnya Pupuk Kaltim meraih proper hijau sebanyak 4 (empat) kali berturut-turut. Berbagai program CSR dicanangkan secara konsisten sehingga berhasil meraih Proper emas. 

Pupuk Kaltim telah melakukan pendampingan dalam berbagai program CSR, utamanya dalam program CSR unggulan, yaitu Kompos Berbasis Masyarakat, Budidaya Tanaman Obat Keluarga, Better Living in Malahing, Budidaya Kerapu dan Lobster di Keramba Jaring Apung serta Inkubator Bisnis untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Hasil dari pendampingan tersebut, beberapa penghargaan hingga skala nasional berhasil diraih dan yang utama adalah, masyarakat dapat memiliki penghasilan sendiri dan bisa lebih mandiri dibanding sebelumnya. 

“Kami secara konsisten menerapkan beyond compliance melalui program keberlanjutan yang kami laksanakan secara terus-menerus kepada masyarakat,” kata Bakir.

Untuk informasi, Proper atau Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan merupakan salah satu upaya Kementerian Negara Lingkungan Hidup untuk mendorong penataan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup. Proper Emas merupakan proper terbaik, artinya Perusahaan telah menerapkan pengelolaan lingkungan secara menyeluruh dan continue. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Indonesia Lawan Covid-19 (foto Richard Juniar)

Senin, 06 April 2020 - 09:11 WIB

Hingga Senin Pagi Pasien Terkonfirmasi Positif Corona Mencapai 2.273 dan Total Pasien Sembuh Sebanyak 164 Orang

Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto menyampaikan pasien Covid-19 yang sembuh sampai dengan hari ini bertambah 14 orang "Sehingga total pasien yang sembuh ada 164 orang," ujar…

Dr. Ir. Farida Komalasari, M.Si. Guru Besar President University

Senin, 06 April 2020 - 09:08 WIB

Covid-19, Harga Saham Anjlok: Akankah Generasi Milenial Berinvestasi?

Pelaku bisnis bisa fokus pada penyediaan produk investasi yang mampu menarik minat generasi milenial serta menyediakan aplikasi investasi yang kompatibel dan lebih bermanfaat (usefulness). Para…

Ihsan Faisal

Senin, 06 April 2020 - 08:45 WIB

Memaknai Rumah

Sebuah hadits Rasul SAW riwayat Imam Muslim menyatakan, “Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Sungguh semua urusannya adalah baik dan yang demikian itu tidak dimiliki oleh siapapun kecuali…

Ventilator

Senin, 06 April 2020 - 08:35 WIB

Kemenperin Kebut Industri Otomotif Produksi Ventilator

Kementerian Perindustrian mendorong industri otomotif di dalam negeri untuk dapat memproduksi alat bantu pernapasan atau ventilator yang dibutuhkan dalam penanganan pandemi Covid-19 di Tanah…

Polisi akan bubarkan masa berkumpul cegah covid -19 (ft-mediaindonesia.com)

Senin, 06 April 2020 - 07:45 WIB

Polri Tegaskan Bakal Bubarkan Masyarakat Berkumpul Saat Pandemi Covid-19

Kepolisian Republik Indonesia sebagai bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan memberikan tindakan tegas bagi masyarakat yang masih melakukan aktivitas bersama secara massal…