Punya Rp 7 Jutaan Bisa Bisnis Mangojack Minuman Kekinian

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 09 November 2017 - 22:54 WIB

Mangojack brand asli Indonesia menawarkan bisnis kemitraan atau waralaba dengan nilai investasi Rp 7 Jutaan
Mangojack brand asli Indonesia menawarkan bisnis kemitraan atau waralaba dengan nilai investasi Rp 7 Jutaan

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Waralaba merupakan salah satu jalan pintas untuk memiliki sebuah usaha. Dengan membeli sebuah waralaba tak perlu pusing memikirkan konsep hingga produk apa yang akan dijajakan. Salah satu bisnis waralaba yang mungkin layak dilirik adalah Mangojack. Bisnis yang menjajakan minuman mangga yang sedang booming di Indonesia menawarkan usaha dengan modal hanya Rp 7 Jutaan saja.

“Disini waralaba Mangojack menawarkan program kemitraan untuk produk minuman mango thai dengan nilai investasi yang terjangkau yakni, Rp 7,5 juta, Rp 12,5 juta hingga Rp 17,5 juta sehingga memungkinkan siapapun bisa menjadi pengusaha minuman mangga Thailand ini,” kata Marketing Manager Mangojack Tiara, dalam keterangan persnya, Kamis (9/11/2017).

Ia menjelaskan, untuk paket kemitraan Mangojack tersebut gerobak knockdown MangoJack, kaos seragam,  Buku Pintar Mangojack dan bahan baku awal yang terdiri dari 2 bumbu rahasia  , cup berstiker, video tutorial mengolah minuman Mangojack serta Buku Pintar @mangojack.id  yang berisi cara pemasaran, cara memilih lokasi, cara rekrutmen dan gajian,  sehingga memudahkan siapapun yang ingin memulai  usaha minuman mango thai Mangojack ini.

“Bagi siapapun yang ingin menjadi mitra MangoJack, kami memberikan promo menarik hingga 30 November mendatang dengan program diskon kemitraan hingga 5 juta rupiah dan free ongkos kirim ke seluruh Indonesia,” ujar Tiara

Ia menambahkan, Mangojack yang merupakan brand asli Indonesia ini hadir sejak September 2017, dan kini sudah memiliki lebih dari 100 mitra bisnis yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan nilai investasi yang terjangkau serta produk yang sangat digemari ini, tentunya tidak memerlukan waktu lama untuk break event point atau balik modalnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tahun 1960 Matsushita Electric Industrial membuat kesepakatan kerjasama teknis dengan Transistor Radio Manufacturing dan kinibdikenal Panasonic Gobel (foto Tirto.id)

Jumat, 10 April 2020 - 09:15 WIB

Bermodal Filosofi Pendiri Bagai Pohon Pisang yang Tak Mau Mati Sebelum Berbuah, Raksasa Industri Elektronika Panasonic Gobel Sukses Lalui Pasang Surut Bisnis Sejak 1960

‚ÄúSejak awal pendiri perusahaan ini, Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel berkomitmen ingin membangun industri sebagai jalan untuk berbhakti memajukan Indonesia. Demi mewujudkan cita-cita tersebut,…

Pertamina Lubricants Terus Perangi Covid-19

Jumat, 10 April 2020 - 09:00 WIB

Pertamina Lubricants Terus Perangi Covid-19

PT Pertamina Lubricants, anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang pelumas terus berkomitmen untuk menjalankan protokol dan langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19 serta…

Industri Kecil dan Menengah (IKM)

Jumat, 10 April 2020 - 08:53 WIB

Penjualan Hingga Produksi Anjlok, Sejumlah IKM Hanya Bisa Pasrah

Kementerian Perindustrian terus memantau dampak pandemi COVID-19 terhadap industri kecil dan menengah (IKM) di beberapa daerah, termasuk sektor logam, mesin, elektronika dan alat angkut (LMEAA).…

Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) Tigor M. Siahaan (Ist)

Jumat, 10 April 2020 - 08:50 WIB

Gelar RUPST, PT Bank CIMB Niaga Tbk Bukukan Laba Bersih Rp3,48 triliun, Tigor Siahaan Ditetapkan Kembali Sebagai Presdir

Para pemegang saham juga menyetujui penggunaan laba bersih CIMB Niaga untuk dibagikan sebagai dividen tunai setinggi-tingginya 40% atau sebesar Rp1,39 triliun dari laba bersih CIMB Niaga tahun…

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid

Jumat, 10 April 2020 - 08:40 WIB

Terdampak Covid-19, DPR Cantik Ini Minta Perusahaan Pers Masuk Kelompok Industri Penerima Insentif

Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid meminta agar perusahaan pers dapat dimasukan dalam kategori industri yang mendapatkan insentif berupa relaksasi pajak