Tauzia Akan Tambah 10 Unit Lagi Yellow Hotels

Oleh : Ahmad Fadli | Sabtu, 23 September 2017 - 08:25 WIB

Yello Hotel Jemursari Surabaya (Ist)
Yello Hotel Jemursari Surabaya (Ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Tauzia Hotel Management kian getol menggarap bisnis hotel ekonomis. Perusahaan yang menggarap sejumlah brand hotel ini akan menambah jumlah hotel ekonomis miliknya, Yello Hotels. Sejak dibangun 2013 lalu, hotel berbintang tiga ini masih terbilang sedikit, hanya tiga bangunan hotel hingga 2017. Ada dua hotel berada di Jakarta, yaitu di Harmoni dan Manggarai, serta satu unit di Jemusari, Surabaya.

Rata-rata okupansi dari Yello Hotels yang dikelola oleh Tauzia adalah 60% hingga 70%, dengan jumlah kamar yang berbeda-beda. Seperti Yello Hotels yang berada Harmoni memiliki lebih dari 300 kamar, Manggarai 100 kamar dan Jemusari sekitar 150 kamar.

Corporate Communication dari Tauzia, Yani Sinulingga mengatakan, Yello Hotels sedang dalam tahap pembangunan. Perusahaan menargetkan ada 13 hotel Yello pada tahun 2023.

Dalam membangun Yello Hotels ini dikatakan juga oleh Yani bahwa untuk pembangunan Yello Hotels memiliki rata-rata nilai investasi sebesar US$ 45.000 per kamar. Harga tersebut belum termasuk harga tanah dari lokasi hotel yang akan dibangun. “Tergantung lokasi hotel, bisa jadi harga investasi lebih mahal karena lokasi jauh,” kata Yani, Jumat (22/9/2017).

Salah satu Yello Hotels yang akan dibangun ini nantinya akan menempati bekas lahan dari Harris Kuta Beach yang berada di Bali. Pada Maret 2017 ini, Hotel Harris Kuta Beach dihancurkan dan rencananya akan dibangun menjadi Yello Kuta Beach dengan perkiraan selesai pada 2020.

Saat ini Tauzia mengelola 51 hotel diantaranya adalah Harris Hotels sebanyak 20 hotel, Pop! Hotels sebanyak 21 hotel, Preference hotels sebanyak 1 hotel, Harris Vertu hotels sebanyak 1 hotel, Tauzia Estate Management di Vietnam, dan 4 hotel lainnya yang juga manage by Tauzia.

Selain Yello hotel yang sedang dibangun, Fox Harris hotel yang juga dikelola oleh Tauzia akan dibuka pada akhir tahun ini.

Fox Harris Hotel adalah re-branding dari hotel independen yang bekerjasama dengan Harris Hotel. Fox Harris Hotel ini akan berada di Bandung, Bali, dan Pekan baru.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan…