ADB Sepakat Danai Dua PLTP Baru

Oleh : Herry Barus | Minggu, 03 September 2017 - 12:55 WIB

Geo Dipa Energi. (Foto: Ist)
Geo Dipa Energi. (Foto: Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Geo Dipa Energi mengatakan Asian Development Bank (ADB) akan membantu mendanai dua pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) baru yakni WKP (wilayah kerja panas bumi) Arjuno Welirang dengan estimasi potensi 189 MW dan WKP Candi Umbul Telomoyo dengan potensi 90 MW setelah mendapat intruksi langsung dari menteri energi.

"Kami akan ngebut menggarap dua PLTP baru tersebut, dan sudah ada komitmen bantuan pinjaman dari ADB sebesar 200 juta dolar, sedangkan ekuiti dari Geo Dipa sendiri sekitar 60 juta dolar AS," kata Riki Ibrahim, Dirut Geo Dipa Energi (Persero), dalam jumpa persnya di Jakarta, kemarin.

Didampingi Direktur Operasional Dodi Herman dan Direktur Keuangan M Ikbal Nur, Riki menjelaskan pengembangan proyek panas bumi ini akan mendukung pemerintah Jokowi-JK dalam mensukseskan program listrik 35.000 Megawatt (MW). Saat ini, perseroan tengah menggarap pembangunan PLTP Patuha Unit 2 dan Unit 3 serta PLTP Dieng Unit 2 dan Unit 3.

"Saat ini, Geo Dipa mengembangkan empat lapangan panas bumi yaitu lapangan eksisting Dieng dan Patuha yang masing-masing memiliki potensi 400 MW, dan dua lapangan yang baru saja ditugaskan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan, yaitu WKP Arjuno Welirang dengan eastimasi potensi 200 MW dan WKP Candi Umbul Telomoyo potensi sebesar 100 MW," katanya.

Riki optimis di 2025, Geo Dipa dapat menambah kontribusi pasokan listrik total sebesar 700 MW. Bahkan, perseroan menargetkan total produksi listrik di 2030 mencapai 1.100 MW.

"Dengan membangun pembangkit listrik Patuha Unit 2, Unit 3, Unit 4, Unit 5 dan Dieng Unit 2, Unit 3, Unit 4, Unit 5 yang masing-masing berkapasitas 1x60 MW," tambah dia.

Optimisme Geo Dipa didorong juga dengan keputusan pengadilan negeri Jakarta Selatan yang memenangkan BUMN yang bergerak di panas bumi dan dibawah Kementerian Keuangan, atas gugatan dugaan penipuan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas (PLTP) Bumi Dieng-Patuha dengan terdakwa Dirut PT Geo Dipa.

"Dengan mengucapkan rasa syukur, salah satu tantangan kami sudah berhasil dilalui. Secara hukum, hak pengelolaan panas bumi Dieng dan Patuha memang sudah sah milik PT Geo Dipa Energi sejak tahun 2002," kata Dirut.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama Bank, BTN, Maryono, sedang memberikan kuliah umum di kampus Universitas Andalas di Padang, Sumatera Barat, Rabu (24/04/2019)

Rabu, 24 April 2019 - 22:38 WIB

Bank BTN Berharap Dunia Kampus dapat Beradaptasi dengan Teknologi Digital

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menilai dunia pendidikan perlu dibekali pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan zaman sehingga lulusannya mampu beradaptasi dengan kemajuan…

Sriyono pengrajin kain pantai Sukoharjo yang mendunia

Rabu, 24 April 2019 - 22:09 WIB

Kisah Sukses Sriyono Pengrajin Kain Pantai Sukoharjo yang Mendunia

Di Kabupaten Sukoharjo banyak pelaku UMKM yang sukses membangun usahanya setelah mendapat pinjaman bunga lunak dari LPDB melalui BPR Kartarsura Makmur.

Hoshino Resorts Aomoriya

Rabu, 24 April 2019 - 22:00 WIB

Hoshino Resorts Aomoriya Terpilih Jadi Salah Satu dari 20 Ryokan Terbaik di Jepang

Perusahaan Manajemen Hotel, Hoshino Resorts melalui salah satu cabangnya, Hoshino Resorts Aomoriya, dinobatkan untuk pertama kalinya dalam "Top20 Ryokans in Japan by International Travelers…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat meninjau pabrik Kaca Alat Farmasi dan Kesehatan PT Schott Igar Glass

Rabu, 24 April 2019 - 20:45 WIB

Industri Kaca Alat Farmasi dan Kesehatan Nasional Tambah Kapasitas Produksi

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu pengembangan industri kaca untuk alat-alat farmasi dan kesehatan.

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat meninjau pameran prosuk kerajinan di INACRAFT 2019

Rabu, 24 April 2019 - 20:15 WIB

Inacraft Targetkan Penjualan Capai Rp 146 Miliar

Menteri Perinduatrian Airlangga Hartarto menyebutkan, penyelenggaraan Inacraft tahun ini, menargetkan transaksi penjualan hingga Rp146 miliar.