Naikan Kapasitas Produksi Air Minum Kemasan, CLEO Akan Bangun Dua Pabrik Baru

Oleh : Hariyanto | Senin, 08 Mei 2017 - 13:00 WIB

Cleo Air Minum (Ist)
Cleo Air Minum (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) akan menaikkan kapasitas produksi air minum kemasan, sebesar 5% hingga 10% menjadi sekitar 1,6 miliar liter per tahun, dengan melakukan ekspansi membangun dua pabrik baru pada tahun ini.

"Pabrik baru dengan target operasi Juni tahun ini akan dibangun di Ungaran, Jawa Tengah. Sedangkan pabrik lainnya dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara Utara, dengan target pengoperasian setelah pabrik Ungaran, biaya ekspansi kedua pabrik ini senilai Rp20 miliar akan diambil dari dana hasil penawaran umum perdana atau intial public of fering (IPO) saham perseroan," kata Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan Sariguna Primatirta, Lukas Setio Wongso di Jakarta, Senin (8/5).

Sebelumnya, perseroan berhasil meraup dana senilai Rp51,75 miliar dari penawaran umum sebanyak 20,45% atau 450 juta lembar saham dengan harga pelaksanaan Rp115 per lembar saham. Bertindak selaku penjamin pelaksana emisi saham perseroan adalah PT Lautandhana Securindo.

Terkait penambahan pabrik tersebut, diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan kinerja keuangan perseroan tahun ini. Perusahaan produsen air minum kemasan dengan merek Cleo tersebut menargetkan penjualan sebesar Rp751 miliar tahun ini, naik 43,3% dari penjualan tahun lalu Rp524 miliar.

Laba bersih diproyeksikan meningkat menjadi Rp47 miliar, dibandingkan tahun lalu sebesar Rp39 miliar. Masih besarnya pasar penjualan air minum kemasan ditambah peningkatan kapasitas produksi akan menjadi faktor utama pendongkrak kinerja keuangan tersebut.

"Perseroan membidik peningkatan pangsa pasar sebesar 1% tahun ini, bandingkan dengan posisi pasar perseroan saat ini mencapai 3% hingga 4%," ungkap Lukas. (Hry/ Imq)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat meresmikan pabrik farmasi PT Ethica

Kamis, 23 November 2017 - 18:12 WIB

Kemenperin Perdalam Struktur Industri Farmasi Nasional

Kementerian Perindustrian tengah memprioritaskan pendalaman struktur industri farmasi nasional terutama di sektor hulu atau produsen penyedia bahan baku farmasi. Upaya strategis ini untuk mengurangi…

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof. DR. Yohana Susana Yembise, Dip, Apling, MA., PhD. bersama Lansia

Kamis, 23 November 2017 - 18:00 WIB

Selain Jawa Tengah, NTT Rawan Perdagangan Manusia

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana S Yembise mengatakan Nusa Tenggara Timur masuk dalam zona merah "human trafficking" atau perdagangan manusia.

Menperin Airlangga resmikan Pabrik Farmasi di Cikarang Bekasi

Kamis, 23 November 2017 - 17:01 WIB

Menteri Airlangga Resmikan Pabrik Farmasi Senilai Rp1 Triliun

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto hari ini, Kamis (23/11/2017) meresmikan pabrik farmasi milik PT Ethica di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Kepala BPPI Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara

Kamis, 23 November 2017 - 16:54 WIB

Kemenperin Bentuk Balai Litbang di Pekanbaru Guna Tingkatkan Nilai Tambah CPO

Riau merupakan salah satu provinsi yang memiliki pertumbuhan ekonomi cukup baik, dengan didorong oleh aktivitas industri pengolahan kelapa sawit.

Menhub Budi Karya S (humas kemenhub)

Kamis, 23 November 2017 - 16:30 WIB

Menhub Budi Karya Tnjau Pengoperasian Kereta Bandara Soetta

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau pengoperasian Kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari Stasiun Sudirman Baru Jakarta, menggunakan kereta inspeksi, Kamis (23/11/2017)