Presiden Jokowi Resmi Membuka Pameran Waralaba dan UKM Terbesar di Indonesia

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 25 November 2016 - 14:37 WIB

Ifra 2016
Ifra 2016

INDUSTRY.co.id - Presiden Joko Widodo resmi membuka pameran waralaba dan UKM terbesar di Indonesia, atau Indonesia Franchise & SME Expo (IFSE) yang berlangsung 25 hingga 27 November 2016 di Jakarta Convention Center. Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo didampingi Menteri Perdagangan, Enggartiasto, dan CEO AFI, Anang Sukandar.

Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah WFSI tahun ini menunjukkan besarnya potensi Indonesia di industri waralaba dunia. Terlebih, pemilihan ini dilakukan melalui serangkaian proses yang ketat dan tidak semua anggota bisa menjadi tuan rumah. Kami mewakili pemerintah ikut merasa bangga dan akan terus berusaha semampu kami untuk mendukung dan mendorong kemajuan industri waralaba Indonesia, ujar Joko Widodo.

Potensi bisnis dan industri waralaba Indonesia yang cukup besar sejak lama menjadi perhatian AFI. Oleh karena itu, dalam berbagai kesempatan AFI selalu mendorong anggotanya untuk terus membenahi manajemen perusahaan agar mampu terus berkembang dan bersaing tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga di tingkat regional dan internasional.

Pameran Indonesia Franchise & SME Expo menjadi kesempatan yang baik bagi anggota AFI untuk memperlihatkan keunggulan produk mereka kepada publik luar negeri, khususnya para peserta asosiasi franchise asing yang ikut serta dalam kegiatan WFSI tahun ini. Tidak sedikit delegasi anggota WFSI yang juga membawa pengusaha dari negara asal mereka dan kita harus memanfaatkan ini untuk memperkenalkan produk kita kepada mereka dan mencari peluang untuk membuka usaha di negara asal mereka, ujar Anang Sukandar.

Selesai membuka secara resmi kegiatan pameran Indonesia Franchise & SME Expo, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menyempatkan diri untuk berkeliling dan melihat berbagai perusahaan waralaba peserta pameran. Salah satu hal menarik dari peserta pameran ini adalah karena mereka telah melalui proses kurasi dari AFI demi menjamin keamanan investasi dan kelayakan perusahaan. Para peserta pameran juga merupakan perusahaan-perusahaan yang masuk dalam nominasi Penghargaan Waralaba Indonesia (PWI).

Pameran dibuka mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB setiap harinya dengan tiket masuk sebesar Rp 50.000. Selama pameran, panitia juga melakukan promosi pembelian tiket masuk yaitu Buy 1 Get 1 Free.

Kegiatan selama tiga hari ini menargetkan pengunjung sebanyak 15 ribu orang dengan target nilai transaksi mencapai Rp 500 miliar.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh AFI ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Selain itu, pameran IFSE juga mendapatkan dukungan dari berbagai sponsor seperti Apotek K24, Bakmi Naga, Bangi Kopitiam, Bambu Spa, Bank Indonesia, Double Dipp, Es Teler 77, KFC, Martha Tilaar, MCD, Oto Bento, Pertamina, dan TX Travel.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih.

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:30 WIB

Kemenperin: Aturan Pengecualian Impor Mainan Cegah Masuknya Barang Impor Tak Bermutu

Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Perdagangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Badan Standardisasi Nasional telah menyepakati tentang ketentuan pengecualian yang diberikan…

Helios Informatika Nusantara, penyediasolusi infrastruktur TI dan anak usaha CTI Group,hari ini meluncurkan layanan berbasis komputasi awan bernama Helios Cloud hasil kerjasama dengan Microsoft.

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:16 WIB

Helios - Microsoft Bidik UKM dan Startup Berbasis Cloud

Helios Informatika Nusantara, penyediasolusiinfrastruktur TI dananakusahaCTI Group,hari ini meluncurkan layanan berbasis komputasi awan bernama Helios Cloud hasil kerjasama dengan Microsoft.…

Wisatawan Mancanegara dan Wisatawan Domestik Berkunjung ke Tampak Siring Ubud, Bali (Foto: Riziki Meirino/Industry.co.id)

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:15 WIB

Peryaan Imlek 2018, Bali Tetap Jadi Destinasi Wistawan Asal China

Tahun Baru Imlek yang jatuh pada tanggal 15 hingga 22 Februari 2018, tentunya masyarakat Tionghoa mulai berlibur dan Pulau Bali yang maenjadi salah satu tujuan wisata asal China.

Ilustrasi PLTU. (Foto: IST)

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:00 WIB

Barata Indonesia Segera Bangun PLTM di Tapanuli Sumut

Perseroan terbatas Barata Indonesia akan segera membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM) Batang Toru 3 (2x5) MW di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, sebagai solusi pengembangan…

Gubernur BI Agus Martowardojo

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:00 WIB

BI Jamin Inflasi dan Indikator Stabilitas Ekonomi Terjaga Selama Tahun Politik

Bank Indonesia berjanji inflasi dan indikator stabilitas makro ekonomi lainnya akan terjaga sesuai nilai fundamental, meskipun kegiatan ekonomi tahun ini akan dipengaruhi masifnya agenda politik…