Danone Indonesia Edukasi Karyawan untuk Kenali dan Cegah Dampak Buruk Hoaks

Oleh : Hariyanto | Jumat, 26 Februari 2021 - 17:17 WIB

Webinar Danone Saring Sebelum Sharing
Webinar Danone Saring Sebelum Sharing

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Laju perkembangan teknologi komunikasi yang terjadi saat ini berjalan beriringan dengan meningkatnya potensi timbulnya hoax. Kesalahan informasi ini harus dicegah di seluruh lapisan masyarakat karena dapat berdampak pada kesalahan persepsi hingga tindakan yang merugikan. Untuk itu, Danone Indonesia mengedukasi karyawan di seluruh Indonesia dalam sesi “Tangkas dan Cerdas Menumpas Hoaks”.

Arif Mujahidin, Corporate Communication Director Danone Indonesia menyampaikan Danone Indonesia memiliki visi untuk membawa kesehatan ke sebanyak mungkin masyarakat. Selain melalui penyediaan akses produk bernutrisi dan program berkelanjutan, pihaknya percaya bahwa informasi memegang peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat.

"Informasi yang salah berpotensi mengganggu kebiasaan pola makan, minum, hingga mempengaruhi kesehatan dalam jangka panjang. Dengan edukasi literasi digital, kita dapat memproteksi masyarakat maupun karyawan kami dari dampak buruk hoaks," kata Arif dalam keteranganya yang dikutip INDUSTRY.co.id, Jumat (26/2/2021).

Data dari Kementerian Komunikasi dan Informasi RI pada tahun 2017 mencatat terdapat sekitar 800.000 situs yang terindikasi sebagai penyebar informasi palsu. Selain itu, data Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menunjukkan bahwa jumlah hoaks yang tersebar di Indonesia mencapai 2.298 di tahun 2020, naik dari 1.221 hoaks pada tahun sebelumnya.

Septriana Tangkary, SE, MM, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Kemaritiman Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia memaparkan, tingginya angka pengguna internet ini seperti layaknya dua mata pisau.

"Di satu sisi, hal ini dapat meningkatkan kesetaraan informasi, namun di sisi lain informasi dapat berkembang dengan sangat cepat dan tidak terkontrol. Maka dari itu, literasi digital seperti yang diselenggarakan Danone Indonesia ini memang sangat dibutuhkan untuk mengimbangi laju informasi tersebut," kata Septriana.

Secara garis besar, terdapat tiga jenis hoaks yang sering terjadi. Yang pertama adalah disinformasi, yaitu informasi yang tidak benar atau tidak akurat, namun orang yang menyebarkannya meyakini informasi tersebut sahih dan dapat dipercaya).

Kedua adalah disinformasi, dimana informasi tidak benar yang sengaja dibuat/direkayasa untuk membohongi masyarakat). Terakhir adalah malinformasi, yang berarti informasi yang benar, namun tujuan penyebarannya adalah untuk merugikan pihak lain.

Pada umumnya, hoaks banyak beredar luas melalui media sosial karena jarang terjadi pengecekan sumber fakta sebelum dibagikan antara satu pengguna ke pengguna lain. Perlu dilihat juga bahwa ciri ciri hoaks adalah sumber berita yang tidak jelas, membangkitkan emosi, meminta agar disebarkan, dan artikel yang tidak menyebutkan fakta.

“Di Indonesia perlu berhati hati karena berdasarkan data MAFINDO, 3 topik utama yang banyak di media sosial adalah terkait kesehatan, politik dan kriminalitas, Hoaks bisa tergolong jenis satire atau parodi, konten menyesatkan, konten tiruan, konten palsu, konten dengan koneksi yang salah, konten yang salah, maupun konten yang dimanipulasi.” terang Dewi Sari, Direktur Operasional Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO).

Langkah utama dalam mencegah dampak buruk hoaks adalah dengan mengidentifikasi informasi yang kita terima. Edukasi kepada masyarakat mengenai cara menyaring informasi maupun menanggapi hoaks dengan bijak juga perlu diberikan.

Selain itu, dipaparkan juga bahwa mengetahui mekanisme atau tata cara pengaduan informasi hoaks juga penting untuk menghentikan penyebaran informasi yang tidak tepat tersebut.

“Kami sangat senang berbagai pakar mulai dari Kemenkominfo, pihak penyedia platform, hingga asosiasi MAFINDO hadir pada hari ini untuk mengedukasi karyawan kami terkait hoaks dan cara pencegahannya. Kami berharap pengetahuan ini dapat diterapkan oleh para peserta, bahkan disebarluaskan kepada lingkungannya agar laju informasi tetap dapat digunakan untuk mendukung kesehatan masyarakat,” tutup Arif.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

KSPI

Rabu, 21 April 2021 - 17:00 WIB

Buruh Desak MK Batalkan UU Cipta Kerja

Mahkamah Konstitusi menggelar sidang pendahuluan uji formil judicial review UU Cipta Kerja, Rabu (21/4/2021). Uji formil ini dimohonkan oleh Riden Hatam Aziz dan kawan-kawan, yang merupakan…

Pelayanan Rapid Antigen di Rest GT Gunung Sugih, Ruas Bakauheni - Terbanggi Besar

Rabu, 21 April 2021 - 17:00 WIB

Hutama Karya Tingkatkan Pelayanan Test Rapid Antigen Sepanjang Masa Pamdemi

Dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19 di tengah momen Ramadhan tahun 2021 ini, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) selaku pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tetap melakukan…

Presiden Joko Widodo saat meninjau kawasan industri terpadu Batang

Rabu, 21 April 2021 - 16:45 WIB

Goks! Presiden Jokowi Sebut Pabrik Kaca Terbesar di Asia Tenggara Bakal Segera Dibangun di KIT Batang

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa sebanyak 450 dari 4.300 hektare lahan di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah, telah siap dipakai. Sehingga para investor dapat…

General Manager Corporate Marketing Jababeka Residence, Eric Limansantoso saat menandatangani perjanjian kerja sama dengan CIMB Niaga

Rabu, 21 April 2021 - 16:15 WIB

Gandeng CIMB Niaga, Jababeka Residence Hadirkan Pembiayaan Bunga Rendah

Jababeka Residence bersama CIMB Niaga menyepakati kerja sama dalam pemasaran sejumlah properti di Kota Jababeka. Bentuk kerja sama ini diyakini dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan, baik…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Rabu, 21 April 2021 - 15:53 WIB

Genap 100 Tahun STTT Bandung Ciptakan SDM Handal, Menperin Agus Ajak Semua Pihak Bangkitkan Kejayaan Industri Tekstil Nasional

Perjalanan 100 tahun pendidikan tekstil di Indonesia telah mencetak ribuan tenaga ahli mumpuni di bidang tekstil, sehingga keberadaan institusi pendidikan dalam mencetak lulusan yang berdaya…