Nevi Minta Pemerintah Percepat Penyaluran PEN Untuk Menahan Serangan Resesi

Oleh : Krishna Anindyo | Rabu, 02 September 2020 - 12:35 WIB

Anggota Komisi VI DPR Nevi Zuairina
Anggota Komisi VI DPR Nevi Zuairina

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina mengkhawatirkan kondisi negara Indonesia yang berhadapan dengan krisis Ekonomi dunia akibat Covid 19. Namun ia meyakini, bila kebijakan yang relatif tepat dilakukan akan menahan serangan resesi dengan memperkuat pondasi ekonomi kerakyatan.

"Saya meyakini bahwa Bantuan rakyat melalui PEN (Program Ekonomi Nasional) yang digelontorkan pemerintah dapat memperkuat ekonomi kerakyatan kita asal melakukan tiga hal, yakni, dilakukan dengan cepat, disalurkan dengan tepat dan berlaku secara berkesinambungan minimal enam bulan," jelas Nevi dalam siaran persnya yang diterima redaksi, Rabu (2/9).

Ia mengingatkan Pemerintah, pada triwulan II-2020 perekonomian Indonesia turun hingga minus 5,32 persen. Angka kemiskinan pada Maret 2020 naik menjadi 26,42 juta orang, atau bertambah sebesar 1,63 juta selama 6 bulan terakhir.

Dan pelaku usaha yang paling terdampak adalah UMKM yang memang hanya memiliki keterbatasan modal untuk bertahan pada kondisi pandemi ini sehingga sulit untuk bangkit karena tidak ada stimulus.

Politisi Fraksi PKS ini berpendapat bahwa cash transfer ke masyarakat perlu dilakukan agar meminimalisir krisis sosial. Karena pertumbuhan ekonomi terus negatif dan memicu krisis sosial akan menjadi bencana besar bagi bangsa ini.

“Sejak awal adanya wabah COVID-19 di Indonesia pada awal Maret 2020 lalu, rata-rata penjualan Industri Kecil dan Menengah (IKM) mengalami penurunan antara 50 persen-70 persen. IKM sudah pasti terkena dampak akibat pandemi COVID-19. Ada sebanyak 43.106 IKM yang terdampak Covid-19 yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia, antara lain Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, dan Banten,” papar Nevi.

Dengan adanya IKM yang terdampak tersebut membuat 149.858 pekerja terancam kena PHK.  Data ini valid karena juga dirilis oleh Kementerian Perindustrian di Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA).

"Pemerintah perlu mengambil langkah yang tepat untuk menyelamatkan IKM di saat masa pandemi Covid-19, mengingat di dalam IKM terdapat banyak tenaga kerja yang terancam kena PHK," ujarnya.

Legislator dapil Sumatera Barat II itu menjelaskan, merujuk data Kementerian Koperasi dan UKM, total penyerapan dana untuk program PEN sudah mencapai Rp 11,84 triliun atau sebesar 9,59 persen dari total anggaran PEN sebesar Rp 123,4 triliun.

Progres penyerapan anggaran PEN untuk UMKM tersebut tergolong lambat, yang akibatnya, dampak pada pemulihan ekonomi juga akan lambat. Selain itu, perbaikan data penerima bantuan harus betul-betul diperhatikan, karena sering menjadi temuan bahwa penerima bantuan adalah yang tidak berhak.

"Program stimulus ini ke masyarakat bawah harus banyak tiap bulan. Penguatan Modal pada pelaku usaha UMKM minimal dilakukan selama enam bulan kedepan dalam bentuk hibah.  Masyarakat bawah punya kecenderungan spend money, yang berarti Pemerintah bisa melihat ini sebagai pola untuk mencari solusi. Intinya bila negara ingin melihat dampak ekonomi yang lebih signifikan, Bantuan pemerintah melalui PEN ini harus dilakukan secara cepat, tepat dan berkesinambungan," tutup Nevi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Panglima Langit

Rabu, 18 Mei 2022 - 13:00 WIB

Demi Wujudkan Tujuan Mulia, Panglima Langit akan Menjual 3 Mobil Koleksinya untuk Membangun Masjid

Panglima Langit, ahli penyembuhan alternatif menyatakan tekadnya untuk membangun masjid impiannya empat tahun mendatang. Hal tersebut ditegaskan pria ganteng asal Aceh ini saat bincang dengan…

BPOM (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 18 Mei 2022 - 12:35 WIB

Masyarakat Diminta Bijak terhadap Isu Bahaya Mikroplastik

Maraknya pemberitaan isu bahaya mikroplastik pada air kemasan perlu disikapi bijak oleh masyarakat.

Outlet Paris Baguette

Rabu, 18 Mei 2022 - 12:30 WIB

Lanjutkan Ekspansi, Paris Baguette Buka 4 Outlet

Melanjutkan kesuksesan pembukaan outlet-outlet sebelumnya di pusat kota Jakarta, Erajaya Food & Nourishment meneruskan kembali perluasan footprint-nya dengan membuka empat outlet baru sekaligus…

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo

Rabu, 18 Mei 2022 - 12:00 WIB

IMI Bersama Pengelola Sirkuit Sentul Terus Matangkan Pengembangan West Java Sentul International Circuit

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo bersama pengelola Sirkuit Internasional Sentul yang dipimpin Tinton Soeprapto mematangkan rencana pengembangan…

Mukhtarudin - Anggota DPR RI Komisi VII

Rabu, 18 Mei 2022 - 11:58 WIB

Neraca Perdagangan Surplus, Anggota Banggar DPR RI: Ini Sinyal Ekonomi RI Kuat

Anggota Banggar DPR RI Mukhtarudin mengatakan surplus neraca perdagangan pada April 2022 yang tercatat 7,56 miliar dolar AS mengindikasikan bahwa penguatan ekonomi Indonesia pada tahun 2022…