INDUSTRY.co.id - JAKARTA — PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) bersama Rekosistem meluncurkan Waste Station Indofood di RDTX Place, kawasan Satrio, Kuningan, Jakarta.
Fasilitas ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat memilah dan menyetorkan sampah kemasan pascakonsumsi agar dapat dikelola secara bertanggung jawab.
Waste Station merupakan titik pengumpulan sampah terpilah di area publik. Indofood dan Rekosistem memperkirakan fasilitas di RDTX Place dapat menjangkau sekitar 500 pengguna dan mengumpulkan hingga 30 ton sampah per tahun.
Direktur Pengurangan Sampah dan Ekonomi Sirkular Kementerian Lingkungan Hidup RI, Agus Rusly S.Pi., M.Si., mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, fasilitas pengumpulan yang mudah dijangkau dapat menghubungkan kebiasaan memilah sampah dari sumber dengan pemanfaatan material dalam rantai daur ulang.
“Keberadaan Waste Station Indofood ini penting untuk menghubungkan kebiasaan memilah sampah kemasan dari sumber dengan pemanfaatan material dalam rantai daur ulang,” kata Agus dalam sambutannya.
Head of Corporate Communication PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Stefanus Indrayana, mengatakan Waste Station menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan masyarakat dengan proses pemilahan dan pengumpulan sampah.

“Bagi kami, ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan untuk mendukung pengelolaan sampah kemasan pascakonsumsi secara bertanggung jawab,” ujar Stefanus.
Waste Station Indofood akan beroperasi selama satu tahun dengan dukungan operasional dan sistem pencatatan digital dari Rekosistem. Data pengumpulan sampah akan tercatat dan diverifikasi secara berkala melalui dasbor digital real-time.
Masyarakat dapat menggunakan aplikasi Rekosistem untuk menemukan titik Waste Station, menyetorkan kemasan, mengonfirmasi jumlah sampah, serta melihat catatan hasil setoran pada akun masing-masing.
CEO Rekosistem Ernest C Layman menyebut kerja sama dengan produsen seperti Indofood berperan dalam membangun ekosistem pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat, pelaku usaha, dan penyedia layanan.
“Melalui Waste Station, kami berharap semakin banyak masyarakat memiliki akses dan kesempatan untuk memilah serta menyetorkan sampah kemasan dengan lebih mudah,” kata Ernest.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, juga menekankan pentingnya pemilahan sejak dari sumber. Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu dilakukan sebelum sampah masuk ke sistem pengangkutan dan pengolahan.
Peluncuran Waste Station Indofood merupakan bagian dari kampanye Langkah Untuk Bumi dan kolaborasi Indofood dengan Rekosistem melalui skema Extended Producer Responsibility (EPR). Inisiatif ini mencakup kampanye, edukasi, pengumpulan, pengelolaan, hingga daur ulang sampah kemasan pascakonsumsi.
Indofood juga menjalankan sejumlah program terkait pengelolaan sampah, antara lain Bank Sampah, Green Warmindo, TPS3R, edukasi di pondok pesantren, Dropbox Sampah Kemasan, serta pengumpulan sampah dari karyawan. Perusahaan turut bekerja sama dengan Rekosistem dalam pengelolaan sampah kegiatan, termasuk Semasa Piknik dan IdeaFest 2026.