Tak Hanya Tangani Jalan Tol, Hutama Karya Selesaikan Konstruksi Pembangunan Apartemen Aspena Residence

Oleh : Herry Barus | Rabu, 05 Agustus 2020 - 14:00 WIB

Hutama Karya Selesaikan Konstruksi Pembangunan Apartemen Aspena Residence
Hutama Karya Selesaikan Konstruksi Pembangunan Apartemen Aspena Residence

INDUSTRY.co.id - Jakarta –Dalam kondisi adaptasi kebiasaan baru (AKB) ditengah pandemic Covid-19, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) memastikan terus melanjutkan pembangunan proyek-proyek  yang  sedang  digarapnya,  tentu  dengan  menerapkan  protokol  kesehatan  yang ketat di setiap lingkungan proyek. Salah satu proyek gedung yang sedang digarap oleh Hutama Karya saat  ini adalah  Proyek  Pembangunan  Apartemen  Aspena  Residence. 

Proyek  gedung yang berlokasi di Jl. Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, Provinsi Banten ini merupakan salah satu proyek apartemen milik PT Taspen Properti  Indonesia  yang  saat  ini  sedang  dalam  proses  pengerjaan  oleh  Hutama  Karya  selaku kontraktornya.

Executive Vice President Divisi GedungHutama Karya,Purnomo Rabu (5/8/2020) menyatakan bahwa hingga saat ini proyek Apartemen Aspena Residence masih berjalan sesuai dengan target dan rencanapenyelesaian  yang  telah  ditetapkandengan terus menerapkan protokol  yang  ketat. 

“Protokol kesehatan yang kamiterapkan di lingkungan proyek Aspena Residence seperti pengaturan jam kerja  dengan  pembagian  jadwal Work From Home  (WFH)  dan Work From Office  (WFO), pemeriksaan  suhu  tubuh  sebelum  memasuki  area kerja,  penggunaan  masker  dan  penyediaan tempat cuci tangan di area messpekerja dan area kerja, pembatasan jarak antara rekan kerja min. 2 meter, penyemprotan disinfektan rutin di area mess dan area kerja, suplai vitamin sesuai anjuran dokter untuk para pekerja, dan tidak membuat kerumunan selama jam istirahat. Semua ini  dilakukan  agar  proyek  ini  dapat  berjalan  sesuai  target  meskipun  dalam  kondisi  pandemi seperti ini” ujar Purnomo.

Proyek Apartemen Aspena Residence memiliki luas bangunan 35.070.,22 m2. Proyek ini terdiri dari12 lantai strukturdan 2 basement. Nantinya Apartemen Aspena Residence akan dilengkapi dengan  748  unit  dengan  319  unit one  bedroom (BR1)  dan  429  unit  studio.  Pembangunan Apartemen Aspena Residence telah dimulai sejak 15 Mei 2019 lalu dan ditargetkan rampung pada 31 Desember 2021 mendatang.

“Nilai kontrak untuk proyek ini Rp 173.900.000.000,-dan saat  ini total  progres  pembangunan  hingga juli2020 sudah  mencapai  32,12%,  diantaranya pekerjaan persiapan 4,03%, struktur 24,33 %, arsitek 1,12 %, MEP 2,62 %,” pungkas Purnomo.

Apartemen  Aspena  Residence  menjadi salah  satu  proyek  yang  spesial  bagi Hutama  Karyadikarenakan adanya pekerjaan ground anchordan penerapan model slab dengan menggunakan drop paneldi salah satu lantai. Selain itu proyek Aspena juga menjadi pilot projectpenerapan Building   InformationModeling(BIM)   di Hutama   Karya.   Dalam   metode   pelaksanaan pekerjaannya,  proyek  initelah  menerapkan  beberapa  dimensi  BIM  yang  ada,  mulai  dari pemodelan bangunan secara 3D, perhitungan volume dari 3D model yang lebih akurat, Clash detectionantara  item  pekerjaan  (struktur, arsitek,  MEP)  untuk  mengurangi  biaya rework(pekerjaan   ulang), pengajuan Shop   Drawingmenggunakan   platform Common   Data Environment(CDE),  rapat  koordinasi  dengan  para stakeholdermenggunakan  BIM, hingga penjadwalan yang sudah terintegrasi dengan BIM agar dapat divisualisasikan. Penerapan BIM pada proyek ini mulai dari tahap awal hingga akhir pekerjaan dapat menekan biaya risiko.

Dibalik  progres  proyek  yang  baik  tentu  tak  terlepas  dari tantangan-tantangan. Salah  satu tantanganyang ditemui dalam pembangunan proyek ini antara lainadalah keterbatasan lahan dan tidak adanya saluran air di sekitar proyek yang menyebabkan genangan di area basement saat  hujan  terjadi  hujan  deras. 

Menyiasati  hal  tersebut,  Project  Manager  Apartemen  Aspena Residence,  Prajapati  Utomo  menjelaskan  bahwa  Hutama  Karya  telah  menyediakan  pompa khusus yang digunakan untuk menyedot air genangan.

 “Setelah  air  genangan  disedot,  kami  kemudian  membuat  semacam  tanggulan  di  sekeliling proyek  untuk  mencegah  air  masukdan  memberi  perlindungan  terhadap  lereng  galian  yang belum  tertimbun.  Selain  itu,    untuk  masalah  keterbatasan  lahan,  kami  melakukan  optimasi dengan  membuat  siklus  penggunaan  lahan.  Jadi  kegunaan  dari  lahan  bisa  berubah  seiring berjalannya progres pekerjaan,” pungkas Prajapati.

Diterapkannya teknologi BIM pada proyek Apartemen Aspena Residence dapat memberikan manfaat yang sangat signifikan,antara lain perhitungan volume yang akurat, clash detectionyang dapat teridentifikasi, penjadwalan yang lebih terkontrol, dan koordinasi antar stakeholder lebih  mudah  dan  cepat. 

Dari  manfaat  tersebut  tentunya  dapat  memberikan  efisiensi  secara Mutu,   Waktu   dan   Biaya.   Dengan   demikian   diharapkan   penerapan   BIM   ini   dapat diimplementasikan di seluruh proyek di Hutama Karya baik di Infrastruktur, Gedung maupun EPC secara maksimal, sehingga Hutama Karya lebih siap dan mampu bersaing di era industri 4.0.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo melakukan perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Financial Technology (Fintech) yakni Jembatan Emas

Jumat, 18 September 2020 - 19:43 WIB

Gandeng Jembatan Emas, BUMN Askrindo Sasar Asuransi Kredit Fintech

Jakarta–PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo melakukan perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Financial Technology (Fintech) yakni Jembatan Emas.

Pandemi Covid-19 memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan Bali. Imbasnya kemana mana, termasuk pada lambatnya pertumbuhan Ekonomi Bali

Jumat, 18 September 2020 - 19:27 WIB

Gairahkan Kembali Pariwisata Bali, Perempuan-Perempuan Cantik Ini Kampanyekan Bali I Miss U

Bali-Pandemi Covid-19 memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan Bali. Imbasnya kemana mana, termasuk pada lambatnya pertumbuhan Ekonomi Bali. Hal ini juga mempengaruhi Perekonomian Nasional karena…

Yanmar Diesel Indonesia (YADIN) gellar online training

Jumat, 18 September 2020 - 19:20 WIB

Tingkatkan Kualitas di Masa Pandemi, Yanmar Diesel Indonesia Gelar Online Training untuk Teknisi dan Dealer

Demi terus meningkatkan kemampuan para personel PT. Yanmar Diesel Indonesia (YADIN) mengadakan online training sebagai alternatif pelatihan secara tatap muka. Disaat yang sama, YADIN juga terus…

Deputi Bidang Pengawasan KemenkopUKM Ahmad Zabadi

Jumat, 18 September 2020 - 18:15 WIB

LPS Koperasi Diusulkan Masuk RUU Cipta Kerja

Kementerian Koperasi dan UKM sedang memperjuangkan masuknya Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Koperasi pada RUU Cipta Kerja.

Rahmad Darmawan Pelatih Madura United FC

Jumat, 18 September 2020 - 18:00 WIB

Coach RD Perlu Striker Perkuat Madura United

Tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab mengalami krisis di sektor striker sejak dipinjamkannya striker andalan mereka Alberto “Beto” Goncalves ke tim Liga 2, Sriwijaya FC dan Greg Nwokolo yang…