Daya Saing Pariwisata Masih Perlu Ditingkatkan

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 12 April 2017 - 10:10 WIB

Wisata Danau Toba, Sumatera Utara (MadeDevyDeria/Getty Images)
Wisata Danau Toba, Sumatera Utara (MadeDevyDeria/Getty Images)

INDUSTRY.co.id -  Jakarta- Pengamat Pariwisata dari Universitas Pancasila, Fahrurozy Darmawan mengatakan daya saing sektor pariwisata Indonesia masih perlu ditingkatkan.

"Saya mencatat masih ada pekerjaan rumah pemerintah dalam meningkatkan daya saing pariwisata," kata Fahrurozy disela-sela Seminar "Dinamika Pariwisata Internasional dan Peran Masyarakat" di Fakultas Pariwisata Universitas Pancasila Jakarta, Selasa (11/4/2017)

Indonesia menempatkan diri di posisi ke-42 berdasarkan The Travel and Tourism Competitiveness Indeks, The Travel and Tourism Competitiveness Indeks, dengan catatan kita masih di bawah negara Singapura (13), Malaysia (26) dan Thailand (34).

Dalam laporan tersebut bidang kesehatan dan kebersihan, SDM, infrastruktur teknologi informasi komunikasi, keberlanjutan lingkungan dan infrastruktur pelayanan pariwisata masih dinilai sangat rendah oleh World Economic Forum.

"Kemajuan daya saing pariwisata Indonesia banyak disumbang beberapa faktor. Di antaranya peningkatan anggaran Kementerian Pariwisata yang besar dari tahun ke tahun, serta pembangunan infrastruktur yang massif pada era Presiden Joko Widodo," katanya.

World Economic Forum merilis The Travel and Tourism Competitiveness Indeks dan menempatkan Indonesia pada tahun ini masuk 50 besar dunia. Dengan peringkat daya saing di 50 besar diharapkan Indonesia meningkatkan kunjungan wisatawan asing dan meningkatkan devisa dari sektor pariwisata.

Menurut Fahrurozy seperti dikutip dari Antara beberapa poin kuat yang meningkatkan daya saing seperti yang disebutkan pada laporan dua tahunan ini adalah sumber daya alam, harga yang kompetitif, prioritas pemerintah di sektor pariwisata, dan kebijakan visa yang mempermudah wisatawan asing untuk masuk ke Indonesia. Bahkan Laporan ini mencatat Indonesia adalah negara ke-2 terkuat di kebijakan Visa.

Pemerintah juga dinilai penting untuk mengatasi persoalan keberlanjutan lingkungan yang masih rendah dari laporan tersebut. Pemerintah harus segera berbenah untuk meningkatkannya.

Salah satu daya tarik terbesar Indonesia adalah alam, hal ini terlihat dari nilai daya saingnya yang cukup besar, jadi jangan sampai modal ini berkurang daya saingnya ataupun sampai rusak.

"Momen peningkatan indeks daya saing pariwisata global ini harus menjadi bahan evaluasi bagi kita semua untuk terus berbenah demi peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat," ujarnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli (Foto Ist)

Senin, 23 September 2019 - 21:00 WIB

Pancaroba Politik, Rizal Ramli: Perubahan di Indonesia Bisa Maju Atau Justru Mundur

Tokoh nasional Rizal Ramli mengatakan, Indonesia tengah memasuki pancaroba. Namun, yang dimaksud bukan terkait dengan perubahan cuaca, melainkan perubahan politik.

XL Axiata Luncurkan Paket Baru Xtra Kuota Zero

Senin, 23 September 2019 - 20:36 WIB

XL Axiata Luncurkan Paket Baru Xtra Kuota Zero

Dalam rangka menuju Ulang Tahun PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) ke-23 bulan Oktober mendatang, XL Axiata terus berinovasi untuk memberikan kemudahan dalam akses data bagi pelanggan serta meningkatkan…

Petani sedang membasmi Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)

Senin, 23 September 2019 - 19:43 WIB

Amankan Produksi, Kementan Buat Strategi Pengelolaan OPT

Karawang - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mengamankan produksi tanaman dari serangan organisme penganggu tanaman (OPT) yang terintegrasi secara menyeluruh sejak hulu sampai…

Intiland Gandeng Mediapura Hadirkan Layanan Apartemen Sewa di Aeropolis

Senin, 23 September 2019 - 15:17 WIB

Intiland Gandeng Mediapura Hadirkan Layanan Apartemen Sewa di Aeropolis

Kerjasama ini meliputi jasa dan layanan pengelolaan dan penyewaan unit-unit apartemen Aeropolis yang berlokasi di dekat Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.

Alat mesin pertanian yang diberikan Kementan

Senin, 23 September 2019 - 15:12 WIB

Kementan Minta Petani Olah Lahan Dengan Mekanisasi dan Teknologi

Pekanbaru - Pakar Khusus Modernisasi Pertanian dari IPB yang juga Tenaga Ahli Menteri, Kementerian Pertanian, Dr. Sam Herodian mengunjungi kampung Desa Eko Wisata di Kecamatan Palas, Kota Pekanbaru,…