PT Indika Energy Tbk Lakukan Penyertaan Saham senilai US$ 40 juta di Proyek Awak Mas

Oleh : Candra Mata | Kamis, 27 Februari 2020 - 08:02 WIB

PT Indika Energy Tbk (INDY) (Foto Tambang)
PT Indika Energy Tbk (INDY) (Foto Tambang)

INDUSTRY co.idJakarta, PT Indika Energy Tbk. (Indika Energy) melalui anak perusahaannya, PT Indika Mineral Investindo (IMI), telah menandatangani Perjanjian Penyertaan Saham dan Perjanjian Opsi dengan Nusantara Resources Limited (Nusantara) dan PT Masmindo Dwi Area (Masmindo) terkait Proyek Awak Mas di Sulawesi Selatan.

Perjanjian Penyertaan Saham ini mengatur syarat dan ketentuan mengenai rencana penyertaan saham IMI di Masmindo, bersyarat sejumlah US$ 40 juta, dimana akan dibagi dalam dua tahapan. 

Pada tahap pertama, IMI akan melakukan penyertaan modal sebesar 25% saham di Masmindo dengan nilai total penyertaan sejumlah US$ 15 juta. 

Penyertaan tahap pertama hanya dapat dilaksanakan apabila mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Nusantara yang rencananya akan dilakukan pada April 2020, juga persetujuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kemudian pada tahap kedua, IMI memiliki hak untuk melakukan penyertaan 15% saham tambahan di Masmindo dengan nilai total penyertaan sejumlah US$ 25 juta. 

Penyertaan tahap 2 hanya dapat dilaksanakan apabila mendapat persetujuan dari RUPS Nusantara, Kementerian ESDM, dan persetujuan untuk menambang dari Masmindo.

Hingga Desember 2019, IMI memiliki saham di Nusantara sebesar 21,02%. 

Apabila Penyertaan Saham tahap pertama dan kedua di Masmindo dapat dilaksanakan, maka IMI akan menjadi pemilik mayoritas di Masmindo dengan jumlah kepemilikan sebesar 52,6% baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Indika Energy fokus melanjutkan ekspansi di sektor usaha non-batubara dengan melakukan penyertaan saham di Proyek Awak Mas. Kami berinvestasi di sektor emas karena prospeknya yang baik di masa depan,” tutur Azis Armand, Managing Director & CEO Indika Energy.

Sebagai bagian dari langkah strategis, anak perusahaan Indika Energy yaitu PT Petrosea Tbk. juga akan terlibat di dalam proyek Awak Mas untuk mewujudkan sinergi usaha dalam rangka penciptaan nilai. 

Petrosea akan bertindak sebagai kontraktor untuk pengerjaan Front End Engineering and Design (FEED) dan pengerjaan Engineering, Procurement and Construction (EPC).

Selain Perjanjian Penyertaan Saham, Indika Energy juga menandatangani Perjanjian Opsi dengan Nusantara sehubungan dengan usulan pemberian 10 juta opsi oleh Nusantara kepada Indika Energy yang dapat dieksekusi hingga 1 Desember 2022 untuk melakukan penyertaan 10 juta saham yang disetor penuh di Nusantara dengan harga AU$ 0,61 per saham. 

Di samping itu, Indika Energy juga telah memiliki opsi sejumlah 16.693.711 saham yang dapat dieksekusi hingga 30 November 2020 dengan harga AU$ 0,35 per saham.

Proyek Awak Mas memiliki potensi cadangan sebanyak 1,1 juta ons emas dan 2 juta ons sumber daya emas di Sulawesi Selatan. 

Tahapan Definitive Feasibility Study (DFS) sudah dilakukan pada akhir tahun 2018 yang memberikan konfirmasi akan proyek emas yang prospektif, memiliki masa manfaat yang lama, dan berbiaya rendah. 

Saat ini Proyek Awak Mas dalam tahap studi lanjutan untuk optimasi tambang dan persiapan pembangunan proyek.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rektor UISI Prof.Dr.Ing.Herman Sasongko menjelaskan tentang instalasi virtual ekstraksi minyak Atsiri di laboratorim virtual UISI.

Sabtu, 21 Mei 2022 - 20:29 WIB

Keren! UISI Kembangkan Laboratorium Virtual yang Dapat di AksesMahasiswa Melalui Website dan Aplikasi Secara Online

Jakarta – Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) yang berlokasi di Kompleks PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Jalan Veteran Gresik, Jawa Timur terus berinovasi memberikan fasilitas…

CEO Ohana Enterprise Peter Chandra Gunawan (Kanan)

Sabtu, 21 Mei 2022 - 19:56 WIB

Transisi Menuju Endemi, Industri Pernikahan Perlahan Mulai Bangkit

Membaiknya penanganan pandemi covid-19 disambut baik oleh para pelaku usaha industri pernikahan. Relaksasi ijin acara keramaian yang dikeluarkan oleh pemerintah berdampak positif terhadap bangkitnya…

 ASYA Hadirkan Hunian Bertema Post-Pandemic

Sabtu, 21 Mei 2022 - 19:47 WIB

Dukung Kehidupan Modern yang Lebih Sehat dan Berkualitas, ASYA Hadirkan Hunian Bertema Post-Pandemic

ASYA, township premium di kawasan Jakarta Timur garapan PT Astra Land Indonesia yang merupakan anak perusahaan ASTRA Property dan Hongkong Land, memperkenalkan rangkaian hunian mewah dua dan…

Gelar Public Relations Talk, Lawcus FH Unsri Hadirkan Pakar PR dari LSPR Institut

Sabtu, 21 Mei 2022 - 18:51 WIB

Gelar Public Relations Talk, Lawcus FH Unsri Hadirkan Pakar PR dari LSPR Institut

Palembang – Law Intellectual Society (Lawcus) Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (FH Unsri) melalui Department of Public Relations, menyelenggarakan kegiatan Public Relations Talk #2 dengan…

Menkominfo: NU bisa Manfaatkan Teknologi Digital untuk Syiar Agama

Sabtu, 21 Mei 2022 - 18:38 WIB

Menkominfo: NU bisa Manfaatkan Teknologi Digital untuk Syiar Agama

Jakarta, Kominfo Newsroom – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate, mengatakan bahwa teknologi digital telah merambah berbagai sektor kehidupan, tidak terkecuali…