Pengusaha Denmark-Perancis Tertarik Berinvestasi di Indonesia

Oleh : Herry Barus | Kamis, 23 Maret 2017 - 03:59 WIB

Ilustrasi industri mamin. (Foto: IST)
Ilustrasi industri mamin. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam "roadshow" investasi ke Eropa menyempatkan diri menggelar promosi investasi dan mambangun citra positif iklim investasi Indonesia kepada investor di Denmark dan Perancis.

Melalui siaran pers di Jakarta, Rabu (22/3/2017)  disebutkan bahwa pada 21 Maret lalu, BKPM bekerjasama dengan KBRI Kopenhagen dan Kedutaan Besar Denmark di Jakarta menyelenggarakan serangkaian kegiatan kunjungan kerja promosi investasi di Kopenhagen, Denmark.

Pada kunjungan tersebut, Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong melakukan pertemuan dengan beberapa perusahaan terkemuka asal Denmark antara lain ECCO (ndustri sepatu), Vestas (produsen turbin angin), Maersk (logistik) dan Novo Nordisk (farmasi).

Thomas juga melakukan pertemuan dengan Menteri Industri, Bisnis dan Keuangan Denmark Brian Mikkelsen untuk membahas potensi investasi Indonesia pengembangan ekonomi digital di tanah air.

Pada pertemuan tersebut, pihak Denmark menyampaikan minat perusahaan-perusahaan mereka untuk berinvestasi dan melakukan ekspansi bisnis di Indonesia serta rencana-rencana untuk menindaklanjuti minat tersebut.

Thomas menyampaikan apresiasinya atas minat-minat tersebut dan menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia akan terus melakukan perbaikan terhadap hal-hal yang dianggap menghambat investasi, yaitu regulasi, perpajakan, kurangnya tenaga terampil, pertanahan, dan kurangnya infrastruktur.

Sebelumnya, pada tanggal 17 Maret lalu, BKPM juga menyelenggarakan kegiatan kunjungan kerja promosi investasi di Paris, Perancis.

Pada kunjungan tersebut, Thomas melakukan pertemuan dengan Mouvement des entreprises de France (MEDEF), dan berpartisipasi pada Economic Cooperation and Development (OECD) Informal Reflection Group on Indonesia.

Dalam pertemuan dengan MEDEF, Thomas diterima oleh Philippe Louis-Dreyfus, Chairman of the France-Indonesia Business Council of MEDEF International beserta sekitar tiga puluh pimpinan perusahaan anggotanya.

Pihak MEDEF menyampaikan minat perusahaan-perusahaan asal Perancis untuk berinvestasi dan melakukan ekspansi bisnis di Indonesia serta rencana-rencana untuk menindaklanjuti minat tersebut.

Menanggapi minat tersebut, Thomas menyampaikan apresiasinya atas minat-minat tersebut dan menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia akan terus melakukan perbaikan terhadap hal-hal yang dianggap menghambat investasi, yaitu regulasi, perpajakan, kurangnya tenaga terampil, pertanahan, dan kurangnya infrastruktur.

Ia juga melakukan pertemuan "one-on-one" dengan beberapa perusahaan asal Perancis, di antaranya pada sektor maritim, kedirgantaraan, logistik, industri makanan, dan energi.

Kegiatan OECD Informal Reflection Group on Indonesia dihadiri oleh Douglas Frantz, Deputy Secretary General OECD bersama petinggi OECD lainnya serta tiga puluhan perwakilan negara anggota, di antaranya dari Portugal, Australia, Belgia, Italia, Jepang, dan Korea Selatan.

Pada kegiatan tersebut, Thomaa menyampaikan gambaran umum iklim investasi di Indonesia yang dipersepsikan paling aman, stabil, dan reformis, komitmen pemerintah Indonesia untuk mengaliihkan subsidi untuk membangun infrastruktur, serta fokus untuk memajukan destinasi-destinasi wisata di Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aktifitas bongkar muat pelabuhan

Selasa, 02 Juni 2020 - 20:19 WIB

PT Pelabuhan Indonesia II (IPC) Berhasil Cetak Pendapatan Rp3,5 triliun Periode Januari-April 2020

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC membukukan pendapatan sebesar Rp. 3,5 triliun selama periode Januari-April 2020. Dengan capaian ini, IPC masih optimistis pendapatan usaha perseroan…

Rapat pleno Pengurus PWI Pusat

Selasa, 02 Juni 2020 - 20:13 WIB

PWI Pusat Dorong Dewan Pers Proses Secara Hukum Pembuat Sertifikat UKW Palsu

Perbuatan pemalsuan sertifikat UKW tersebut merupakan tindak pidana. Hal ini tidak boleh didiamkan.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 02 Juni 2020 - 18:30 WIB

Industri Keramik Kalang Kabut Harga Gas Tak Kunjung Turun, Asaki Beri Ultimatum PGN Hingga Menkeu

Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) mendesak PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) sebagai suplier utama gas untuk industri agar segera bisa menyesuaikan sesuai Keputusan Menteri (Kepmen)…

Petani sedang garap sawah menggunakan traktor

Selasa, 02 Juni 2020 - 18:28 WIB

BPS: Ekspor Pertanian Tumbuh 12,66 Persen

Di tengah melemahnya ekonomi nasional akibat wabah pandemi virus corona, ekspor pertanian tetap memperlihatkan kinerja yang baik. Tercatat, ekspor pertanian April 2020 sebesar US$ 0,28 miliar…

Ilustrasi jamaah haji. (Pradita Utana/NurPhoto)

Selasa, 02 Juni 2020 - 18:12 WIB

Haji 2020 Batal Demi Kesehatan, Pemerintah Pastikan Dana yang Sudah di Setor akan Disimpan dan Dikelola

Karena pandemi covid-19, Pemerintah resmi memutuskan untuk membatalkan pemberangkatan jamaah Ibadah Haji 1441 Hijriah dari Indonesia. "Pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan Ibadah…