CORE Cipete Resmikan The Red Corner, Marketing Galery Berkonsep Co-Working Space dan Coffee Shop

Oleh : Ridwan | Selasa, 15 Oktober 2019 - 18:06 WIB

Peluncuran The Red Corner @ CORE Cipete
Peluncuran The Red Corner @ CORE Cipete

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Setelah sukses melakukan soft launch pada April 2019 kemarin, CORE Cipete kini kembali meresmikan The Red Corner (TRC), sebuah konsep marketing gallery yang memberikan fasilitas bagi para generasi millennials dan masyarakat umum untuk dapat menikmati fasilitas co-working space dan kedai kopi dengan duduk bersantai ataupun bekerja di tengah kota Jakarta Selatan, Cipete.

TRC sendiri merupakan konsep gabungan co-working space Kolega, kedai kopi Lits by Walking Drums dan juga sekaligus marketing gallery lengkap dengan unit contoh CORE Cipete. 

Pembangunan marketing gallery ini merupakan bagian dari rangkaian inisiatif CORE Cipete yang sebelumnya telah melaksanakan rangkaian program komunitas Core Creative Hub (CCH) dan juga aktualisasi bahwa CORE Cipete senantiasa ingin memberikan yang terbaik untuk generasi millennials.

Memiliki fokus untuk memenuhi kebutuhan generasi millennials, CORE Cipete selalu berinovasi melalui inisiatif-inisiatifnya dengan menerapkan tiga kunci utama yakni 3C; Connect, Collaborate, Conveniently. CORE Cipete telah melaksanakan beberapa rangkaian program yang mendukung generasi millennials dengan bernafaskan konsep 3C tersebut. 

"Seperti apa yang telah menjadi fokus kami terhadap generasi millennials, CORE Cipete mengawalinya dengan melakukan beberapa program untuk mengedukasi dan berinteraksi dengan target audiens kami salah satunya CCH," ujar Arum Prasasti, Direktur Jaya Properti Fatmawati melalui keterangan tertulisnya di Jakarta (15/10).

Melalui TRC, tambah Arum, CORE Cipete berharap dapat menjadi oase dalam menjawab kebutuhan generasi masa kini yang membutuhkan ruang inspiratif untuk berkreasi dan berinovasi. "Jika kemarin kami fokus dalam pemberdayaan dan pembentukan komunitas kreatif millennials melalui rangkaian program CCH, sekarang kami lanjutkan aktualisasi inisiatif kami melalui penyediaan wadah/space yang menunjang generasi millennials untuk Connect, Collaborate, Conveniently," terangnya.

Konsep gabungan antara co-working space, kedai kopi dan marketing gallery ini diadaptasi oleh CORE Cipete dengan menyesuaikan perkembangan zaman, yakni tren kolaborasi dan lifestyle melalui co-working space dan kedai kopi yang kerap kali menjadi pilihan bagi khususnya generasi millennials baik untuk bekerja maupun bersantai. TRC juga dibangun dengan menggunakan konsep interior open space dengan tampilan minimalis industrial yang digemari generasi millennials saat ini.

"Keputusan kami dalam bekerja sama dengan CORE Cipete untuk membuka cabang Kolega co- working space di TRC bukan tanpa sebab. Kami sebagai perwakilan Generasi Millennials juga melihat apa yang menjadi master plan CORE Cipete sangat sesuai dengan apa yang menjadi kepercayaan kami sebagai start-up yang juga berfokus di bidang co-working space. Belakangan ini memang seiring dengan berkembangnya perusahaan-perusahaan start-up, permintaan dan minat untuk co-working space juga terus meningkat," ujar Muhammad Abdillah, Community Manager Kolega. 

Selain itu, lanjutnya, memang gaya co-working space ini sangat sesuai dengan selera dan kebutuhan generasi millennials terutama dalam memilih lingkungan kerja, baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosial/komunitas, untuk bekerja dan berkarya, yakni suasana yang nyaman, terbuka dan tidak kaku. 

"Selain Coworking Area, kami juga menyediakan fasilitas seperti Private Office, Meeting Room dan Event Space untuk memfasilitasi berbagai jenis perusahaan dalam berkantor maupun mengadakan kegiatan produktif. Kami berharap dengan adanya Kolega @ TRC, kami dapat terus menjadi wadah bagi berbagai jenis usaha untuk berkolaborasi dan bergotong-royong untuk berkembang bersama," tutur Abdillah.

TRC terletak di lahan pembangunan CORE Cipete, dilengkapi dengan fasilitas co-working space dan kedai kopi, TRC terbuka untuk umum per-tanggal 14 Oktober 2019. 

Diresmikannya TRC merupakan milestone pembangunan CORE Cipete yang akan mulai dibangun tahun 2020 di lahan seluas 2.600 m2 di Jalan Fatmawati Raya, Jakarta Selatan. CORE Cipete akan memiliki 17 lantai, dengan total 199 unit CORE yang terdiri atas studio, workshop, dan quarter dengan luas unit mulai dari 30 m2 hingga 90 m2.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pizza Hut NPC (ist)

Jumat, 03 Juli 2020 - 21:17 WIB

Horee, Pizza Hut Indonesia Beda Nasib dengan NPC Pemilik Waralaba di Amerika yang Bangkrut

Pizza Hut Indonesia angkat bicara terkait pengajuan resmi pailit restoran Pizza Hut di Amerika yang dimiliki oleh NPC International Inc.

MenkopUKM Teten Masduki, saat meninjau warung sembako di Gang Bates, Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur

Jumat, 03 Juli 2020 - 21:10 WIB

Lewat Program Belanja di Warung Tetangga, MenkopUKM Bawa Toko Tradisional Saingi Ritel Modern

Program "Belanja di Warung Tetangga" yang diinisiasi Kementerian Koperasi dan UKM bersama BUMN Pangan dan diluncurkan pada medio April 2020 lalu, diyakini mampu membuat warung atau toko tradisional…

Perdagangan saham di IDX (Rizki Meirino/Industry.co.id)

Jumat, 03 Juli 2020 - 19:06 WIB

Penjualan Menurun, PT Saraswati Anugerah Makmur Tbk Cetak Rp260,22 miliar Hingga Maret 2020

Emiten PT Saraswati Anugerah Makmur Tbk (SAMF) catat penjualan Rp260,22 miliar hingga periode 31 Maret 2020 turun dari penjualan Rp353,53 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Suasana konferensi pers virtual Dampak Sosial dan Ekonomi Fintech Lending di Indonesia (Studi Kasus Investree 2017-2019). (Foto: Humas Investree)

Jumat, 03 Juli 2020 - 19:00 WIB

Fintech Lending Berperan Besar untuk Dukung Inklusi Keuangan di Indonesia

Jakarta - Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI), memaparkan hasil riset terbarunya dalam konferensi pers bertajuk ‚ÄúDampak Sosial dan Ekonomi Fintech…

Penyedia transportasi berbasis aplikasi, Grab Indonesia (Foto Ist)

Jumat, 03 Juli 2020 - 18:50 WIB

Diputus Bersalah, Grab Kena Denda KPPU Sebesar Rp30 Miliar

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memberikan sanksi kepada kepada PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab) dan PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI).