TOD Podomoro Golf View Jadi Contoh Solusi Transportasi Masyarakat JaBoDek

Oleh : Ridwan | Rabu, 18 September 2019 - 11:15 WIB

Diskusi bertajuk 'Peran TOD sebagai Solusi Transportasi Masyarakat, Khususnya Jakarta Depok Bogor'
Diskusi bertajuk 'Peran TOD sebagai Solusi Transportasi Masyarakat, Khususnya Jakarta Depok Bogor'

INDUSTRY.co.id - Cimanggis - Pengembangan hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) dinilai mampu memecahkan problematika yang disebabkan oleh kemacetan di Kota Jakarta. 

Dalam pengembangannya, kawasan TOD harus memenuhi 5 (lima) aspek transportasi yaitu konektivitas/keterhubungan, alih moda, angkutan umum, berjalan kaki, dan bersepeda.

Istilah TOD makin massif terdengar. Bahkan beberapa tahun terakhir, pengembangan proyek berbasis TOD mengemuka, menyusul pembangunan beberapa proyek infrastruktur transportasi seperti Mass Rapid Transit (MRT) dan juga Light Rail Transit (LRT).

Kehadiran transportasi massal dinilai sebagai fasilitas yang wajib disediakan untuk kemudahan pergerakan orang-orang yang tinggal di kawasan hunian berbasis TOD.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengatakan, saat ini ada setidaknya 53 titik di Jabodetabek yang potensial dikembangkan menjadi TOD (transit oriented development) yang lokasinya berdekatan atau terkoneksi langsung dengan sarana moda transportasi massal seperti kereta api, LRT, MRT dan transportasi bus Transjabodetabek.

Ke-53 TOD tersebut jika sudah terealisasi seluruhnya, diyakini akan mengubah pola pergerakan orang setiap harinya dari kebiasaan menggunakan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi publik. 

Namun, Bambang mengingatkan untuk membangun 53 titik TOD tersebut cukup berat karena butuh kerjasama dengan banyak pihak. Saat ini, baru sekitar 10 titik TOD yang sudah dan sedang dikembangkan di Jabodetabek.

"Dua tahun lalu pergerakan orang baru mencapai 45 juta, tahun ini sudah mencapai 88 juta. Naik hampir 2 kali lipat. Kalau kita tidak percepat, Jakarta akan mengalami kemacetan," ujar Bambang di acara diskusi bertajuk 'Peran TOD sebagai Solusi Transportasi Masyarakat, Khususnya Jakarta Depok Bogor, di Podomoro Golf View (PGV), Selasa (17/9).

Bambang menyatakan, tugas BPTJ cukup berat, karena itu BPJT tidak bisa kerja sendirian. Kami tidak hanya mengurus pergerakan orang tapi juga angkutan barang.

"BPTJ punya peran mempercepat peralihan perpindahan orang, dengan mengubah gaya orang bepergian dari mengandalkan angkutan pribadi ke angkutan umum. Tantangannya memang cukup berat. Tugas BPTJ adalah bagaimana sinergikan angkutan dengan pengembang. Selama ini mereka autis, jalan sendiri-sendiri," ungkapnya.

Dia mencontohkan, TOD Podomoro Golf View yang saat ini dibangun di kawasan Cimanggis, Gunung Putri, Bogor, ada peran PT PPD bekerja sama dengan pengembang Agung Podomoro mengkoneksikan warga hunian TOD Podomoro Golf View ke Stasiun LRT.

Kawasan Podomoro Golf View sendiri telah diresmikan oleh pemerintah sebagai Kawasan TOD pada 21 April 2018 lalu. "Diharapkan hadirnya TOD Gunung Putri di PGV ini dapat membantu masyarakat sekitar dalam mobilisasi dengan moda yang aman, murah dan mudah dengan mobilisasi tinggi," pungkasnya.

Direktur Agung Podomoro Land, Paul Christian menjelaskan, pengembangan kota baru 
Podomoro Golf View merupakan salah satu cara pihaknya dalam mendukung pemerintah 
mengatasi kemacetan. Di kawasan hunian terpadu yang dibangun terdapat stasiun LRT, park 
and ride serta feeder untuk kendaraan umum. 

"Dengan fasilitas yang ada, baik penghuni 
maupun masyarakat sekitar dapat memanfaatkan dengan baik sehingga bisa mengurangi penggunaan kendaraan pribadi," jelasnya. 

Menurut Paul, adanya perubahan kebiasaan dari mobil pribadi ke transportasi publik pasti akan terjadi di semua kota besar di dunia, dan Indonesia khususnya Jabodetabek sedang menuju ke arah sana secara bertahap namun pasti. 

"Jadi kita sudah mempersiapkan saat ini, nantinya kawasan dengan TOD itu akan jadi pilihan favorit ke depannya," terang Paul.

Upaya lainnya adalah dengan menyediakan seluruh kebutuhan masyarakat di PGV, mulai dari pendidikan, kesehatan, wisata, dan sebagainya, sehingga diharapkan meminimalisir perjalanan 
ke luar kawasan. 

"Jadi kita ajak trend ke depan seperti apa dengan menghadirkan PGV. Dan Kawasan PGV diperkirakan akan dihuni sekitar 60 ribu jiwa," tandasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Liga Kompas Gramedia

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 08:30 WIB

Suzuki Dukung Anak Indonesia Raih Mimpi Lewat Liga Kompas Gramedia

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) untuk berkontribusi secara aktif melalui salah satu turnamen sepak bola dalam menempa bibit-bibit pemain muda sebagai harapan Indonesia di masa depan.

Produk Inovatif Taiwan TA-13 Hydrogen Water Generator Hasilkan Air Hydrogen Yang Sehat

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 08:12 WIB

Produk TA-13 Hydrogen Water Generator Hasilkan Air Hydrogen Yang Sehat

Saat ini, perhatian masyarakat terhadap air minum yang sehat terus meningkat. Bisa disaksikan banyak anggota masyarakat yang pergi ke mana pun membawa termos atau tempat air minum. Isinya bermacam…

Game Kabinetijen

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 08:00 WIB

Netizen Bikin Lebih Dari 6.500 Kabinet Bayangan di Game Kabinetijen

Game Kabinetijen di Opini.id yang mengajak netizen untuk menyusun kabinet bayangan versi mereka sendiri berhasil mengumpulkan lebih dari 6.500 versi kabinet dalam waktu kurang dari dua bulan…

Cloudera Luncurkan Data Cloud Enterprise Pertama di Industri

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 07:00 WIB

Cloudera Luncurkan Data Cloud Enterprise Pertama di Industri

Cloudera (NYSE: CLDR), perusahaan data cloud enterprise, hari ini meluncurkan Cloudera Data Platform (CDP). CDP adalah platform data terintegrasi yang mudah diimplementasikan, dikelola, dan…

Para narasumber Paviliun Indonesia, berbincang seusai konferensi pers peluncuran Paviliun Indonesia pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 (18/10).

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 06:45 WIB

Paviliun Indonesia Bakal Jadi Favorit pada Expo 2020 Dubai

Tangerang Selatan-Pemerintah Indonesia menyatakan optimis terhadap kesuksesan Paviliun Indonesia pada Expo 2020 Dubai. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Dody…