Pullman Jakarta Central Park Buka Puasa Bersama Ibu Guru Kembar dan Siswa Sekolah Darurat Kartini

Oleh : Herry Barus | Senin, 27 Mei 2019 - 18:00 WIB

Hotel Pullman Central Park Jakrta Buka Puasa Bersama (Foto Dok Industry.co.id)
Hotel Pullman Central Park Jakrta Buka Puasa Bersama (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pullman Jakarta Central Park Bersama dengan Ibu Guru Kembar—Rossy dan Rian berbagi kebahagiaan Bulan Ramadhan dengan siswa siswi Sekolah Darurat Kartini yang bertempat di Lodan Ancol Jakarta Utara  belum lama ini.

“Acara dimulai dengan doa bersama, diikuti dengan sambutan oleh Rhys Challenger selaku General Manager, serta Ibu Guru Kembar.  Juga dilangsungkan permainan yang menyenangkan, dan pertunjukan bakat dari anak-anak yang berhasil menginspirasi para peserta, “ujar Candy Herwinda, Marketing Communicaton Executif Pullman Jakarta Central Park.

Dijelasan lebih lanjut oleh Candy, setelah serangkaian kegiatan yang menyenangkan berakhir, semua peserta berdoa bersama, diikuti oleh menyantap takjil dan berbuka puasa. “ Sebelum mengucapkan selamat tinggal, Mr. Rhys dan tim Pullman Jakarta Central Park memberikan hadiah lebaran ke siswa siswi Sekolah Darurat Kartini.”

Setiap tahun, Pullman Jakarta Central Park melangsungkan corporate social responsibility yang serupa, tidak hanya di area sekitar tetapi juga kepada komunitas dan/atau organisasi lain, dan khususnya tahun ini, Pullman Jakarta Central Park telah melihat komitmen besar Rossy dan Rian (Ibu Guru Kembar) dalam meningkatkan tingkat pendidikan di negara ini. 

“Komitmen ini juga sejalan dengan apa yang telah hotel ini lakukan di A Tree for A Child milik Accor, dimana beberapa staff Pulman mengajar beberapa pelajaran seperti Bahasa Inggris dan Matematika, “jelas Candy.

Rossy dan Rian sang Ibu Guru Kembar telah mengajar di 268 sekolah di seluruh Indonesia sejak 1990. Mereka juga pendiri Sekolah Darurat Kartini, sekolah nirlaba untuk anak-anak yang kurang mampu. “Tidak hanya berbagi pengetahuan kepada para siswa mereka juga menyediakan seragam dan makan siang untuk mereka; merupakan gerakan yang benar-benar tulus yang sejalan dengan komitmen CSR kami,” pungkas Candy.

Butuh Perhatian Pemerintah

Peran serta dan bantuan pemerintah, tampaknya sangat dinanti oleh siswa-siswi Sekolah Darurat Kartini, Lodan Jakarta Utara.  Sekolah darurat yang dipimpin oleh Ibu Guru Kembar, Rossy dan Rian ini memiliki 300 siswa yang saat ini sedang menempuh pendidikan.

Sekolah darurat yang sangat sederhana ini berada di kolong jembatan jalan tol sekitar kampong Lodan Ancol, suara-suara truk container yang sedang lewat dan suara kereta yang melintas,  kerap terdengar setiap saatnya. Tidak menyurutkan semangat siswa siswi dari Keluarga Pra Sejahtera ini untuk terus tekun penempuh pendidikan.

“ Siswa-siswi ini dari kelompok Keluarga Pra Sejahtera, butuh perhatian Pemerintah terkait kelangsungan pendidikan mereka. Program-program Pemerintah seperti BPJS, Kartu Sehat dan lainnya belum bisa mereka nikmati. Karena orang tua mereka tidak punya KTP dan mereka tak miliki Kartu Keluarga, “ keluh Ibu Rian, salah satu pengelola Sekolah Darurat Kartini  ini di sela-sela acara buka puasa bersama Hotel Pullman Central Park Jakrta.

Dilanjutkan oleh Ibu Rian yang sudah 29 tahun mengeloka Sekolah Darurat Kartini ini, Pemerintah mungkin ada jalan keluar untuk kelompok Masyarakat Pra Sejahtera ini. “Sampai saat ini Kami sendiri yang menanggung beban biaya pendidikan siswa-siswi ini. Mereka semangat untuk belajar dan Pemerintah harusnya juga memperhatikan masa depan anak-anak ini. Kami berterima kasih kepada masyarakat yang memberi donasi, termasuk Hotel Pullman Central Park Jakarta atas kepedulian sosialnya.”

Tentang Pullman Jakarta Central Park

Pullman Jakarta Central Park adalah sebuah hotel bintang 5 yang anggun, terletak di kawasan bisnis di ujung barat Jakarta. Hotel ini dirancang secara unik dengan pop art dan gaya industrial mentah yang terletak berdekatan dengan komplek perbelanjaan yang telah memenangkan berbagai penghargaan, Central Park dan Neo SOHO Mall.

Fasilitas hotel ini beragam dan sesuai untuk pelancong bisnis maupun rekreasi. Hotel ini memiliki 317 kamar khas Pullman hotel yang juga mencakup suite yang sophisticated dengan fasilitas teknologi tinggi terbaru, 1 'Collage' dining sepanjang hari, 1 lounge lobi 'Bunk' dan spa mewah 'Fit & Spa'.

Untuk mengakomodir persyaratan rapat, seminar, dan acara, Pullman Jakarta Central Park menawarkan fasilitas konferensi dan perjamuan yang canggih dengan luas ballroom lebih dari 5.000 meter persegi tanpa pilar yang dapat menampung hingga 5.000 orang dalam suasana koktail, juga termasuk 6 ruang pertemuan yang dilengkapi dengan teknologi terbaru. Untuk informasi lebih lanjut tentang hotel, silakan kunjungi www.pullmanjakartacentralpark.com

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BNI Syariah. (Foto: IST)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 19:54 WIB

BNI Syariah Lakukan Program Pelatihan Masjid di Cirebon

Cirebon - BNI Syariah terus mengoptimalisasi peran masjid dalam hal manajemen dan keuangan. Kali ini BNI Syariah bersama Yayasan Daarut Tauhiid Peduli kembali bersinergi mengadakan pelatihan…

(IG/ussypratama)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 14:55 WIB

Kiat Sukses Ussy Sulistiawaty Jalankan Bisnis Kuliner

Kuliner nusantara juga perlu memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran.

Konferensi pers pengumuman lima pemenang kompetisi Bango Penerus Warisan Kuliner 2019 di Jakarta baru-baru ini.(Andi Mardana)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 14:27 WIB

Inilah 5 Pemenang Bango Penerus Warisan Kuliner 2019

Siap bergabung bersama jutaan pelaku UMKM di Indonesia yang berhasil meraih peningkatan omzet secara signifikan dengan mengadopsi teknologi digital.

Ilustrasi Jaringan Internet (KTSDESIGN/Getty Images)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 12:50 WIB

Peningkatan Kapasitas Jaringan Seluler Sangat Diperlukan

Hal ini dapat dicapai melalui tiga cara, yaitu penambahan Base Transceiver Station (BTS), penambahan frekuensi dan perbaruan teknologi.

Ilustrasi 5G.(Ist)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 12:03 WIB

Menyambut 5G, Ini Tantangan yang Dihadapi di Indonesia

Indonesia belum memanfaatkan secara penuh data dalam pembangungan.