Triwulan I/2019, Sejumlah Sektor Industri Manufaktur Catatkan Kinerja Positif

Oleh : Ridwan | Selasa, 21 Mei 2019 - 16:45 WIB

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)
Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, sejumlah sektor industri manufaktur mampu mencatatkan kinerja positif di atas pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan I tahun 2019. 

Menurutnya, hal ini ditunjang karena komitmen dan kebijakan pemerintaah saat ini dalam mewujudkan iklim usaha yang kondusif, ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan industri pengolahan nonmigas mencapai 4,80 persen pada triwulan I-2019. Jumlah tersebut meningkat dibanding perolehan sepanjang tahun 2018 yang berada di angka 4,77 persen.

"Industri pengolahan masih memberikan kontribusi terbesar kepada struktur produk domestik bruto (PDB) nasional hingga 20,07 persen pada triwulan I-2019. Jumlah tersebut naik dibanding capaian sepanjang tahun 2018 sebesar 19,86 persen," ungkap Airlangga di Jakarta, Selasa (21/5).

Adapun sektor manufaktur yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah industri tekstil dan pakaian jadi sebesar 18,98 persen. Disusul industri pengolahan tembakau yang tumbuh hingga 16,10 persen, kemudian industri furnitur tumbuh 12,89 persen serta industri kimia, farmasi dan obat tradisional yang tumbuh 11,53 persen.

Kinerja positif juga diikuti oleh industri kertas dan barang dari kertas, percetakan dan reproduksi media rekaman yang mengalami pertumbuhan 9,22 persen, industri logam dasar tumbuh 8,59 persen, serta industri makanan dan minuman tumbuh 6,77 persen. Sektor-sektor manufaktur ini yang mampu melampaui pertumbuhan ekonomi nasional di triwulan I-2019 sebesar 5,07 persen.

Sebagian besar industri-industri tersebut adalah yang sedang mendapat prioritas pengembangan sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0. 

"Sektor ini yang memiliki dampak ekonomi besar dan kriteria kelayakan implementasi industri 4.0, serta dilihat dari kontribusi terhadap PDB, perdagangan, potensi dampak terhadap industri lain, besaran investasi dan kecepatan penetrasi pasar," paparnya.

Di samping itu, meskipun neraca perdagangan secara nasional mengalami defisit perdagangan pada triwulan I-2019, beberapa sektor industri masih menghasilkan neraca perdagangan yang positif, di antaranya industri makanan dan minuman dengan ekspor sebesar USD6,4 miliar dan impor sekitar USD2,38 miliar, kemudian industri tekstil dan pakaian jadi dengan nilai ekspor sebesar USD3,38 miliar dan impor sekitar USD2,03 miliar.

"Dalam kebijakan ke depan, pemerintah fokus menggenjot kinerja industri manufaktur karena akan menjadi sektor andalan atau menjadi faktor daya ungkit bagi perekonomian nasional," tegas Menperin. 

Selanjutnya, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, program prioritas pemerintah mulai tahun ini adalah pembangunan SDM berkualitas, termasuk di dalamnya mendorong SDM industri agar lebih produktif dalam meningkatkan nilai tambah tinggi terhadap produk industri dalam negeri.

"Pemerintah juga terus berupaya menggalakan ekspor dengan percepatan penyelesaian kerja sama perdagangan dengan negara-negara mitra serta meningkatkan ekspor ke negara-negara non-tradisional. Selain itu, pemerintah mendorong penumbuhan industri antara, agar dapat mengurangi ketergantungan impor," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 Sutopo Purwo Nugroho, Humas BNPB

Selasa, 18 Juni 2019 - 10:00 WIB

Sutopo Purwo Nugroho Lanjutkan Berobat ke Guangzhou Tiongkok

Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dody Ruswandi mengatakan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Sutopo Purwo Nugroho berobat ke Guangzhou, Tiongkok,…

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Sanny Iskandar

Selasa, 18 Juni 2019 - 10:00 WIB

Ketum HKI Harap Permen Kawasan Industri Halal Rampung Akhir Tahun Ini

ementerian Perindustrian (Kemenperin) masih membahas rancangan Peraturan Menteri Perindustrian terkait Kawasan Industri Halal. Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI), Sanny Iskandar berharap…

Oppo Reno Series (Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 18 Juni 2019 - 09:30 WIB

Lewat Reno Series, Oppo Kembali Jajahi Pasar High-end

Oppo akhirnya secara resmi memboyong ponsel seri Reno ke Indonesia. Ponsel yang masuk dalam segmen kelas atas dan mengedepankan fitur fotografi ini hadir di Tanah Air dalam dua model yaitu,…

OPPO Reno Series (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Selasa, 18 Juni 2019 - 09:15 WIB

Resmi Diluncurkan di Indonesia, Ini Keunggulan OPPO Reno Series

Hadir dalam dua varian, yaitu Reno 10x Zoom dan Reno, kedua smartphone ini digadang-gadang sebagai perangkat high-end terbaru OPPO yang diklaim menggunakan penggabungan teknologi terkini dan…

Menko Polhukam Wiranto

Selasa, 18 Juni 2019 - 09:00 WIB

Wiranto Ajak Masyarakat Berpikir Rasional Terkait Sidang MK

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan bahwa sidang Mahkamah Konstitusi berjalan aman dan lancar. Hal ini dilaporkan oleh aparat Kepolisian dan aparat intelijen…