Sasar Milenial, Antam Luncurkan Emas Bentuk Mirip ATM

Oleh : Nina Karlita | Senin, 29 April 2019 - 01:12 WIB

Antam Luncurkan Emas Bentuk Mirip ATM
Antam Luncurkan Emas Bentuk Mirip ATM

INDUSTRY.co.id - JAKARTA - Zaman dulu emas menjadi instrumen investasi yang banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Dan sampai saat ini emas masih menjadi investasi yang menarik dan menguntungkan terutama bagi generasi milenial. Mengapa demikian? Aprilandi H. Setia Direktur Niaga Antam menjelaskan alasan mengapa generasi milenial ini perlu memiliki tabungan emas. Ketika kita menabung dalam bentuk uang semakin lama nilainya akan turun sedangkan tabungan emas nilainya terus naik.

Selain tahan akan inflasi emas juga memiliki tingkat likuiditas yang tinggi dibandingkan dengan bentuk investasi yang lain. Saat dalam keadaan terdesak, kita dapat dengan cepat menukarkannya dengan uang tunai.
"Kita tahu kalau menyimpan uang akan turun nilainya tapi kalau emas nilainya terus naik tidak terkena inflasi. Jadi orang lebih menyukai simpan emas sebagai investasi. Kalau keadaan mendesak butuh uang bisa langsung dijual," jelas Aprilandi pada peluncuran emas batangan Gift Series PT. Antam Tbk (Persero) di  Jakarta, Minggu (28/4).

Melihat harga emas yang terus meningkat dari tahun ke tahun, Aprilandi optimis investasi emas tahun ini akan menguntungkan. "Jangan khawatir karena proyeksi investasi emas tahun ini masih bagus," imbuhnya.
Menurut data Bappenas 2018 penduduk usia milenial mencapai 90 juta jiwa. Dengan jumlah yang sangat besar, M. Abi Anwar selaku Vice President Sales and Marketing PT. Antam Tbk (Persero) mengaku bahwa ada potensi besar investasi emas di kalangan milenial. Maka itu, Antam meluncurkan emas batangan Gift Series untuk menyasar kaum milenial dengan kemasan yang cantik menyerupai kartu ATM.

"Kita melihat animo masyarakat bahwa emas suatu investasi alternatif. Jika dulu orang taunya simpan emas batangan kita mencoba mendekatkan kaum milenial dengan kemasan lebih up to date. Kadar emas masih sama dari dulu sampai sekarang gak berubah," jelas Abi. Aprilandi menjelaskan tiga keutamaan dan keunggulan Gift Series ini yakni dikemas dengan desain yang menarik, diproduksi dari proses yang sudah berstandar internasional London Bullion Market Association (LBMA), dan tingkat keamanan yang tinggi sehingga tidak dapat dipalsukan. 

"Gift Series ini akan melengkapi koleksi emas bagi pelanggan selain emas batangan standar, produk custom dan produk khusus Iainnya seperti emas batik, dinar serta dirham yang ada saat ini," jelas Aprilandi.
Ada lima produk emas Gift Series yang saat ini dipasarkan yaitu Gift Card Congratulations, Gift Card Selamat, Gift Card Wedding Ring, Gift Card Wedding Pink dan Gift Card With Love dengan varian berat emas 0,5 gram dan 1 gram serta kemurnian emas 99,99%.

Dengan desain yang menarik, pelanggan bisa memberikan kesan dan nilai yang berbeda melalui emas Gift Series kepada keluarga dan koleganya. Emas Gift Series bisa dibilang memorable dan collectible karena bentuknya yang cantik. "Kita melihat peluang dengan menciptakan produk emas ini untuk momen-momen spesial. Kalau dulu ke undangan dengan memberikan amplop sekarang bisa dengan Gift Series. Selain memorable emas ini juga bisa disimpan sebagai investasi," jelas Abi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kredit Pintar Roadshow ke Yogyakarta

Jumat, 20 September 2019 - 16:00 WIB

Mendukung Pembangunan Ekonomi Daerah, Kredit Pintar Roadshow ke Yogyakarta

Mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, Kredit Pintar, perusahaan financial technology (Fintech) peer-to-peer (P2P) lending yang merupakan penyedia solusi kebutuhan akses pembiayaan bagi perorangan…

ASEAN Federation Cardiology Congress Menambah Pengetahuan Terbaru Penyakit Jantung

Jumat, 20 September 2019 - 15:40 WIB

ASEAN Federation Cardiology Congress Menambah Pengetahuan Terbaru Penyakit Jantung

Penyakit kardiovaskular masih menjadi ancaman dunia (global threat) dan merupakan penyakit yang berperan utama sebagai penyebab kematian di seluruh dunia. Badan kesehatan dunia (WHO) mendorong…

Bank BTN. (Foto: Istimewa)

Jumat, 20 September 2019 - 15:12 WIB

Relaksasi LTV Pacu Penyaluran KPR Non Subsidi BTN

Jakarta-Angin segar bagi sektor perbankan datang dari Bank Indonesia (BI) yang memangkas Suku Bunga Acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate (DRRR) menjadi 5,25% atau turun sebesar 25 basis point

Kepala Biro Pariwisata dan Komunikasi Pemerintah Kota Taipe, Liu Yi-Ting (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 20 September 2019 - 15:10 WIB

Hadir di Kompas Travel Fair 2019, Undiscovered Taipe Promosikan Kota Ramah Muslim

Kota Taipe, Taiwan turut berpartisipasi dalam pameran pariwisata terbesar di Indonesia "Kompas Travel Fair 2019". Bertema Undiscovered Taipe, paviliun dibuka langsung oleh Duta Besar Kamar Dagang…

Jeka Saragih Hadapi Mhar John Manahan International Fight Kelas Ringan

Jumat, 20 September 2019 - 15:00 WIB

Jeka Saragih Hadapi Mhar John Manahan International Fight Kelas Ringan

One Pride Pro Never Quit, Promotor MMA terbesar di Indonesia dengan lebih dari 200 laga per tahun serta menghadirkan 300 petarung yang berasal dari 50 klub yang tersebar di Indonesia, kembali…