PHRI Banyumas: Tahun 2017, Hotel di Banyumas Harus Tersertifikasi

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 02 Maret 2017 - 16:08 WIB

Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banyumas, Is Heru Permana (Chodijah Febriyani/INDUSTRY.co.id)
Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banyumas, Is Heru Permana (Chodijah Febriyani/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Daerah wisata di Kabupaten Banyumas, membawa banyak pengaruh bagi perkembangan industri hotel maupun home stay di sana. Karena dengan adanya tempat hunian yang memadai, tingak kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara akan meningkat demi perkembangan indutsri pariwisata.

Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banyumas, Is Heru Permana mengatakan, "Sekarang banyak sekali hotel maupun di home stay di Banyumas, sesuai dengan Undang-Undang tentang Kepariwisataan, Kami akan mendorong bagi hotel, mulai dari makanan hingga sumber daya manusianya harus terserifikasi," ujarnya dalam jumpa pers Ekspose Pariwisata Banyumas, di Jakakrta, Kamis (2/3/2017).

Menurutnya, sekarang banyak hotel mulai dari yang berbintang hingga non bintang. Untuk di wiliyah tempat wisata Baturaden ada 150 hotel non berbintang, tetapi untuk di wilayah kota Banyumas ada 14 hotel berbintang.

"Tahun 2017 ini, kami upayakan tersertifikasi semua, baik secara hotelnya atau fisiknya yaitu SDMnya, pelayanannya juga. Tahun 2016 lalu, kami sudah memberikan sosialisasi kepada mereka," lanjutnya Heru.

Selain hotel, dan home stay, ada juga wisma yang terdapat di tempat wisata Baturaden. Di sana, wisma tersebut bernuansa alami.

"Kami juga sudah mengantisipasi dengan memberikan pendapat kepada Pemerintah Kabupaten Banyumas agar bisa memperhatikan tumbuh kembangnya industri pehotelan di sini. Untuk ke depannnya, jangan sampai jika suatu hotel sudah berdiri, nanti tidak lama hotel tersebut sudah tutup yang kami inginkan adanya persaingan yang sehat," sambungnya.

Ke depannya, kami tidak ingin hotel tersebut tutup, maka dari itu kami suka mengadakan penyuluhan dan menghimbau agar para investor dapat mengelola hotel tersebut tetap beroperasi. Tutupnya, Heru

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi (kemeja putih) didampingi Direktur BTN, Budi Satria (kanan), sedang berbincang-bincang dengan calon konsumen KPR BTN ketika sedang melakukan akad kredit di Medan, Sumatera Utara, Senin (22/04/2019).

Selasa, 23 April 2019 - 01:35 WIB

Bank BTN Gelar Akad Kredit Massal untuk 8.500 Unit Rumah Bernilai Rp1 Triliun

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menggelar akad massal untuk 8.500 unit rumah yang digelar secara serentak di seluruh kantor cabang perseroan dengan total nilai mencapai lebih…

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Senin, 22 April 2019 - 21:01 WIB

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Presiden Jordan Medical Aid For Palestinians (MAP), Prince El Hassan Bin Talal, meresmikan klinik bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk pengungsi Palestina di Yordania. “Klinik…

Traveloka Epic Sale 2019

Senin, 22 April 2019 - 20:46 WIB

Mudahkan Pengguna Wujudkan Impian Liburan Hari Raya, Traveloka Hadirkan EPIC Sale 2019

Para pengguna Traveloka sebentar lagi akan dapat menikmati potongan harga terbatas yang luar biasa melalui program khusus Traveloka Epic Sale. Program yang akan berlangsung pada tanggal 24-27…

Capres Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:30 WIB

Capres Prabowo Sakit, Tak Bisa Bertemu Utusan Capres Jokowi

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo menyebutkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak bisa bertemu…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:15 WIB

Kejar Target Pertumbuhan Industri 5,4 Persen, Ini Program Strategis Menperin

Kementerian Perindustrian terus berupaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) kompeten terutama yang siap menghadapi era industri 4.0.