Wapres JK Akui Pembangunan Infrastruktur Berdampak Pada Perekonomian

Oleh : Herry Barus | Jumat, 22 Maret 2019 - 08:33 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pembangunan infrastruktur yang dijalankan pemerintah saat ini sebagai upaya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi ke depannya.

"Setelah 73 tahun merdeka infrastruktur kita masih jauh tertinggal," kata Jusuf Kalla dalam bincang-bincang yang diselenggarakan wadah #Inikerjaku di Jakarta, Kamis (21/3/2019)

Infrastruktur itu sama dengan prasarana atau sebelum sarana, jadi kalau ingin maju bangun dulu prasarananya, jelas Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla mengatakan pemerintah memang mengalokasikan dana cukup besar untuk infrastruktur tujuannya agar ekonomi dapat bergerak lebih cepat.

"Jakarta - Surabaya dulu mungkin butuh waktu 24 jam, namun dengan adanya Tol Trans Jawa mungkin hanya membutuhkan waktu 8 jam saja," kata Jusuf Kalla dalam bincang-bincang dipandu Gupta Sitorus.

Menurut Jusuf Kalla, hadirnya infrastruktur akan mempercepat pergerakan barang serta menekan biaya/ efisiensi energi.

Jusuf Kalla juga menyampaikan hadirnya infrastruktur akan membuat karakter masyarakat berubah kalau dulu sering marah-marah karena kena macet, maka sekarang ini menjadi lebih disiplin dan lebih teratur.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 22 April 2019 - 06:57 WIB

Usai Pemilu Investor Didorong Lirik 10 Saham Pilihan

Jakarta - Mengawali pekan pertama paska perhelatan besar pemilu, kondisi kepastian yang mulai terbentuk akan menjadi salah satu faktor pendorong untuk kembali naiknya IHSG hingga beberapa waktu…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 22 April 2019 - 06:32 WIB

Awal Pekan IHSG Bertahan di Atas 6500

Jakarta - Pergerakan IHSG secara teknikal cenderung membentuk pola bearish counter attack dengan indikasi kembali mengalami konsolidasi cenderung tertekan diarea level psikologis 6500.

Kapal Ternak (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 05:37 WIB

Kapal Ternak Sebagai Wujud Implementasi Program Tol Laut

Jakarta, Pemerintah telah mencanangkan program Nawa Cita salah satunya dengan menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim dengan implementasi Program Tol Laut yang secara umum dilatarbelakangi…

Sekjen Kementan Syukur Iwantoro di MIA Expo

Senin, 22 April 2019 - 05:28 WIB

MIA Percepat Tumbuhkan Generasi Petani Melenial

Jakarta - Masa depan sektor pertanian sangat bergantung dengan generasi muda Indonesia. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) siap untuk memfasilitasi dan mendukung para agropreneur muda…

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersama YALISA Gelar OBSC

Minggu, 21 April 2019 - 20:39 WIB

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersihkan Ciliwung

Jakarta – Millenials Askrindo laksanakan Operasi Bersih Sungai Ciliwung (OBSC) bersama Komunitas Pencinta Ciliwung YALISA dari bentangan Kalibata sampai dengan MT Haryono dalam rangka merayakan…