Pasca Tsunami, Menpar Blak-Blakan Ungkap Kondisi Terkini Tanjung Lesung

Oleh : Ridwan | Rabu, 06 Maret 2019 - 10:05 WIB

Tanjung Lesung
Tanjung Lesung

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengakui okupansi pariwisata di zona kawasan ekonomi khusus (KEK) Tanjung Lesung, Banten masih rendah pasca tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018 lalu.

Menpar memprediksi salah satu sepinya wisata Tanjung Lesung diakibatkan oleh status bencana yang diberikan pada kawasan tersebut.

"Di Tanjung Lesung, Selat Sunda. Apa yang paling membuat jumlah wisatawan drop drastically. Hipotesis saya mengatakan status lah yang buat drop drastis," kata Menpar Arief di Jakarta, di Jakarta (4/3).

Menpar Arief mencontohkan sepinya wisata di Bali akibat letusan Gunung Agung pada 2017 silam. Saat itu, pemerintah menyatakan status Bali 'bahaya', sehingga 14 negara mengeluarkan travel advice. Imbasnya, jumlah wisata dari berbagai negara, termasuk China menurun drastis.

"Masyarakat tidak ngerti bahasa waspada, awas, siaga yang penting bahaya. Ketika katakan bahaya orang seluruh negara minimal 14 keluarkan travel warning. Paling efektif dari China mereka tidak satupun datang ketika pemerintah keluarlan travel advisory," ujarnya.

Ia melanjutkan, saat ratas bersama presiden, saat itu dia meminta agar status bencana alam di Bali dicopot, namun pemerintah lanjut memberikan bantuan.

"Akhirnya minta pak presiden pokoknya status itu cabut tetapi tetap dapat sumbangan itulah diputuskan 22 Desember 2017," jelasnya.

Terkait status Gunung Anak Krakatau di Banten, Arief mengimbau pemerintah melakukan langkah yang sama guna mendatangkan kembali wisatawan di kawasan tersebut.

"Saya tahu okupansi di Selat Sunda, Anyer, Carita, Tanjug lesung memburuk. Kemungkinan besar status yang masih awas itu. Kemarin saya ketemu pak Sutopo (kepala BNPB) tolong umumkan yang pas gimana," jelas Arief.

"Tetapi kita ngeri pemda kalau status dicabut tidak dapat bantuan. Saya Menpar akan bantu pemda kalau status dicabut masyarakat masih dapat bantuan, daripada okupansinya masih rendah," tukas dia.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho memastikan wisata selat sunda khususnya pantai anyer, carita, hingga tanjung lesung aman untuk wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri untuk berlibur.

"Morfologi kawah Gunung Anak Krakatau pada 15/2/2019. Tinggi gunung 155 mdpl. Sejak Januari 2019 aktivitas letusan terus menurun. Status Siaga (level 3). Radius berbahaya hanya di dalam 5 km dari kawah. Di luar itu aman. Wisata di Selat Sunda aman," terangnya.

Diterangkan Mustopo, PVMBG telah memasang seismograf di puncak Gunung Anak Krakatau. "Aktivitas letusan terus menurun sejak Januari 2019. Status tetap Siaga. Zona berbahaya hanya di dalam radius 5 km dari kawah," kata Mustopo.

Sementara itu, Fachrully F. Ladahido Managing Director PT Banten West Java selaku pengelola KEK Tanjung Lesung menyatakan bahwa KEK Tanjung Lesung telah kembali beroperasi secara normal dan tamu juga sudah kembali mulai menginap dan menikmati fasilitas dan pantai yang indah.

"Kita terus berbenah mempercantik kawasan pantai yang terkenal sebagai Nusa Dua-nya Banten pasca diguncang bencana tsunami di Desember tahun 2018 lalu," kata pria yang sering disapa Rully.

Seperti diketahui, pesona dan keindahan Tanjung Lesung memang seakan menjadi magnit bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara  untuk kembali mengunjungi destinasi wisata yang terletak diKabupaten Pandeglang, Banten tersebut.

Guna memanjakan para wisatawan yang  berkunjung, saat ini pihak pengelola kawasan memberikan berbagai layanan promo untuk menginap di Tanjung Lesung.

Salah satu paket promo yang ditawarkan yakni cukup dengan biaya IDR 500.000/pax, minimal reservasi 30 pax , para wisatawan sudah dapat bermalam di hotel menikmati keindahan Tanjung Lesung termasuk aktifitas atau kegiatan menarik ditambah free breakfast, Lunch dan Dinner BBQ yang berlaku hingga bulan Maret  2019.

Bagi wisatawan yang ingin melakukan reservasi, pihak hotel menyediakan layanan hotline yang siap 24 jam dengan menghubungi contact hotline hotel di 0811-878-0100.

Saat ini, di Tanjung Lesung terdapat 150 bungalow dengan 300 kamar hotel, terdapat juga fasilitas lapangan golf, serta marina untuk tempat bersandar yacht dan kapal pesiar, lalu ada juga mini-zoo dan theme park hingga fasilitas untuk kebutuhan Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) dengan standar internasional.

Kawasan ini memiliki jarak tempuh 180 KM dari Jakarta atau 3 jam waktu tempuh perjalanan, setiap tahunnya kawasan pantai ini dikunjungi tidak kurang Dari 300.000 wisatawan baik lokal maupun wisatawan mancanegara.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Provinsi Sultra Siap Jadi Tuan Rumah HPN 2021

Kamis, 14 November 2019 - 05:00 WIB

Provinsi Sultra Siap Jadi Tuan Rumah HPN 2021

Provinsi Sulawesi Tenggara siap menjadi tuan rumah peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2021. HPN merupakan agenda tahunan yang puncak peringatannya dilaksanakan setiap 9 Februari.

Ketua MPR Bambang Soesatyo

Kamis, 14 November 2019 - 05:00 WIB

Partai Nasdem- Pimpinan MPR RI Bahas Amandemen Terbatas NRI 1945

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama para Wakil Ketua MPR RI lainnya bersilaturahim dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan jajaran pengurus pusat Partai Nasdem. Selain untuk mempererat…

Pusjarah TNI Gelar Lomba Lukis SMA Tingkat Nasional

Kamis, 14 November 2019 - 04:30 WIB

Pusjarah TNI Gelar Lomba Lukis SMA Tingkat Nasional

Dalam rangka memperingati HUT ke-74 TNI tahun 2019, Pusat Sejarah Tentara Nasional Indonesia (Pusjarah TNI) menggelar “Lomba Melukis SMA Tingkat Nasional” dengan menggunakan kanvas berukuran…

Korps Marinir

Kamis, 14 November 2019 - 04:00 WIB

Dankomar Tijau Gladi Bersih HUT ke 74 Korps Marinir

Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) menyaksikan langsung pelaksanaan gladi bersih upacara peringatan HUT ke 74 Korps Marinir tahun 2019 di lapangan hitam Bhumi…

Ketua MPR Bambang Soesatyo

Kamis, 14 November 2019 - 03:30 WIB

Ketua MPR Minta Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Tidak Naik

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tidak menaikan iuran BPJS…