PT MBI Resmi Ekspor Bir Bintang ke AS

Oleh : Ridwan | Senin, 13 Agustus 2018 - 12:57 WIB

Presiden Direktur PT MBI, Michael Chin beserta Dirjen IKTA Kemenperin, Achmad Sigit Dwiwahjono saat pelepasan ekspor pertama Bir Bintang ke Amerika Serikat (Foto: Dok. Industry.co.id)
Presiden Direktur PT MBI, Michael Chin beserta Dirjen IKTA Kemenperin, Achmad Sigit Dwiwahjono saat pelepasan ekspor pertama Bir Bintang ke Amerika Serikat (Foto: Dok. Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Tangerang, Produsen bir asal Indonesia, PT Multi Bintang Indonesia (Persero) Tbk, meresmikan ekspor pertama mereka ke Amerika Serikat (AS) pada Senin (13/8/2018).

Ekspor ke Amerika Serikat ini menambah daftar negara tujuan ekspor Multi Bintang Indonesia atau MBI setelah melebarkan sayapnya ke negara lain. 

"Ekspor Bir Bintang ke Amerika Serikat cukup menarik karena permintaannya yang tinggi," kata Presiden Direktur PT MBI Michael Chin di Pabrik MBI, Tangerang, Senin (13/8/2018).

Ditambahkan Michael, penerimaan ekspor Bir Bintang ke AS berawal dari perjalanan wisatawan AS di Indonesia. "Dengan ekspor ini diharapkan dapar mendorong peningkatan devisa negara juga sekaligus memperkenalkan citarasa Indonesia di AS," terangnya.

Menurut dia, selain populer di kalangan peselancar, peningkatan permintaan bir Bintang di Amerika Serikat juga dari terus bertambahnya jumlah restoran Asia Tenggara di sana.

Sehingga, konsumen juga mencari produk dan pengalaman yang otentik seperti bir impor dari Asia Tenggara. Michael mengatakan, ini adalah kesempatan yang baik bagi Bir Bintang untuk membawa cita rasa Indonesia ke Amerika Serikat. 

“Bir Bintang akan dijual dalam kemasan kaleng sesuai dengan tren terbaru di Amerika Serikat. Kaleng dipandang sebagai kemasan ramah lingkungan oleh konsumen Amerika Serikat. Hal ini dikarenakan kaleng lebih mudah untuk didaur ulang dan juga memiliki jejak karbon yang lebih kecil selama pengiriman,” ujarnya.

Selain itu, kemasan kaleng juga dinilai cocok dengan gaya hidup peselancar yang membutuhkan kemasan ringan dan lebih cepat dingin. Nantinya Bir Bintang akan tersedia di bar dan restoran premium yang berada di tepi pantai, restoran Indonesia dan Asia Tenggara.

Selain itu Bir Bintang juga tersedia dalam jaringan supermarket premium, jaringan toko minuman premium, jaringan supermarket Asia-Amerika, dan pasar lokal populer yang dekat dengan tempat berselancar. 

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA) Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono mengungkapkan, industri minuman beralkohol adalah industri yang dikendalikan dan diawasi, sejak terbitnya Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 1993.

"Kementerian Perindustrian berperan dalam hal pengendalian dan pengawasan terhadap produksi dan mutu, sebagai upaya agar produk minuman beralkohol yg beredar di masyarakat merupakan produk minuman beralkohol hasil industri yang berkuakitas dan aman dikonsumsi oleh masyarakat," ungkap Sigit saat mewakili Menteri Perindustrian saat pelepasan ekspor Bir Bintang. 

Industri minuman beralkohol turut berperan dalam penerimaan negara dengan memberikan kontribusi cukai dalam negeri sebesar Rp 5,27 triliun pada tahun 2017, naik sebesar 2,63 persen dibanding penerimaan cukai 2016 yang sebesar Rp 5,14 triliun. 

Selain memproduksi bir Bintang, PT MBI juga memproduksi bir dengan merek Heineken, Bintang Radler, serta minuman non alkohol lainnya seperti Bintang Radler 0 persen, Bintang Zero 0 persen, Bintang Maxx, Green Sands, Fayrouz, serta Strongbow Cider. Sebelum ke Amerika Serikat, MBI juga telah mengekspor produknya ke Jepang, Singapura, Timor Leste, Australia, Belanda, United Kingdom dan Korea Selatan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jumat, 22 November 2019 - 09:00 WIB

Empat Anak Usaha Pupuk Indonesia Boyong Prestasi dalam Ajang SNI Award 2019

Empat anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil memboyong prestasi dalam ajang SNI Award 2019. Ajang apreasiasi tersebut digelar oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) di Balai Kartini,…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Jumat, 22 November 2019 - 08:43 WIB

Akhir Pekan IHSG Terkonsolidasi

Jakarta - Secara teknikal IHSG kembali bergerak dibawah moveing average 5 hari dan dikisaran lower bollinger bands. Indikator Stochastic terkonsolidasi negatif dengan RSI yang kehilangan momentum…

U. Saefudin Noer, Direktur Utama PJT II (kiri), Ferry Andrianto, Kepala Bagian Humas Kementerian BUMN dan Dwiki Dharmawan

Jumat, 22 November 2019 - 08:41 WIB

Via Vallen Dan Zaskia Gotik Bakal Tampil Di Jatiluhur Jazz Festival 2019

Dua penyanyi dangdut papan atas, Via Vallen dan Zaskia Gotik bersama puluhan artis bakal menggoyang kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Waduk yang memiliki nama asli Bendungan Ir.…

Industri Tekstil

Jumat, 22 November 2019 - 08:15 WIB

Pemerintah Bakal Bangun Kawasan Industri Tekstil Terintegrasi Seluas 42 Hektare di Tegal, Jawa Tengah

Pemerintah sedang menyiapkan kawasan industri tekstil di Tegal, Jawa Tengah seluas 42 hektare (ha) untuk menunjang daya saing industri tekstil nasional.

CEO PT Organik Inti Indonesia (OII), Wema Augustia Ermalasari (kanan), bersama Direktur Pemasaran OII, Wagiman (tengah); serta konsultan OII dari Pusat Penelitian Karet Indonesia, Adi Chifriadi (ketiga kanan), memberikan penjelasan mengenai produk OII yang siap bersaing dengan produk impor di arena pameran Plastics & Rubber Indonesia ke-32 di Jakarta International Expo Kemayoran (JIExpo Kemayoran), Kamis (21/11/2019).

Jumat, 22 November 2019 - 08:08 WIB

Inovasi Industri Lokal Ini Sukses Memproduksi Rubber Antioxidants Kelas Dunia

Jakarta-Industri lokal yang memproduksi bahan tambah organik untuk industri karet, PT Organik Inti Indonesia (OII), suskes melakukan inovasi dengan menghasilkan produk rubber antioxidants dan…