INDUSTRY co.idPergerakan pasar obligasi dalam negeri masih terdapat ruang penguatan dimana didukung oleh terapresiasinya Rupiah dan masih meningkatnya pasar obligasi global dimana pelaku pasar mencoba mengesampingkan efek dari terjadinya perang dagang AS-Tiongkok.

Advertisement

"Diharapkan sentimen yang ada dapat terjaga untuk mendukung kenaikan lanjutan dari pasar obligasi dalam negeri. Meski demikian, tetap cermati dan waspadai jika masih adanya berbagai sentimen yang dapat membuat laju pasar obligasi kembali melemah,"  

Pergerakan pasar obligasi kembali berada di zona hijau seiring laju Rupiah yang kembali terapresiasi. Di sisi lain, pergerakan imbal hasil obligasi AS yang kembali turun turut direspon positif. Adapun untuk pergerakan masing-masing tenor ialah untuk tenor pendek (1-4 tahun) imbal hasilnya rata-rata turun 2,11 bps; tenor menengah (5-7 tahun) turun 7,43 bps; dan panjang (8-30 tahun) turun 3,59 bps. 

Advertisement

Laju pasar obligasi cenderung bergerak naik seiring mulai adanya aksi beli. Pada FR0063 yang memiliki waktu jatuh tempo ±5 tahun dengan harga 93,15% memiliki imbal hasil 7,33% atau turun 0,14 bps dari sebelumnya di harga 92,62% memiliki imbal hasil 7,46%. Untuk FR0075 yang memiliki waktu jatuh tempo ±20 tahun dengan harga 95,49% memiliki imbal hasil 7,95% atau turun 0,10 bps dari sehari sebelumnya di harga 94,50% memiliki imbal hasil 8,06%.

Pada Senin (9/7), rata-rata harga obligasi Pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price naik 0,92 bps di level 111,19 dari sebelumnya di level 110,17. Sementara itu, rata-rata harga obligasi korporasi yang tercermin pada INDOBeX Corporate Clean Price naik 0,53 bps di level 105,78 dari sebelumnya di level 105,23. Sementara itu, pergerakan imbal hasil SUN 10Yr berada di level 7,43% dari sebelumnya di level 7,62% dan US Govn’t bond 10Yr di level 2,87% dari sebelumnya di level 2,825% sehingga spread di level kisaran 456,4 bps lebih rendah dari sebelumnya 479,8 bps.

Advertisement

Sementara pada laju imbal hasil obligasi korporasi, pergerakannya cenderung variatif turun. Pada obligasi korporasi dengan rating AAA dimana imbal hasil untuk tenor 9-10 bergerak naik di kisaran level 9,45%-9,55%. Pada rating AA dengan tenor 9-10 tahun di kisaran 10,05%-10,07%. Pada rating A dengan tenor 9-10 tahun di kisaran 11,05%-11,10%, dan pada rating BBB di kisaran 13,87%-13,97%.

 

Advertisement