Maladewa Tawarkan Sensasi Menginap di Resor Mewah Bawah Laut

Oleh : Chodijah Febriyani | Senin, 23 April 2018 - 13:30 WIB

Resor Bawah Laut di Conard Malives Rangali Island, Maladewa (Foto: CNN Travel)
Resor Bawah Laut di Conard Malives Rangali Island, Maladewa (Foto: CNN Travel)

INDUSTRY.co.id, Maladewa - Sebuah resor mewah di Conard Malives Rangali Island sedang membangun fasilitas meningap di bawah laut. Vila bertingkat ini menghabiskan dana hingga US$ 15 juta atau seharga Rp208 miliar.

Pembangunan resor bawah laut ini, dipekirakan akan rampung pada bulan November mendatang. Uniknya, resor ini dibangun di bawah permukaan laut Samudra Hindia dengan kedalaman 16,4 meter.

 

 

Resor yang dinamakan Muraka atau Karang dalam bahasa lokal warga Maladewa, Dhievi ini menawarkan kepada para wisatawan untuk merasakan sensasi menginap di bawah laut dan melihat lingkungan di bawah laut.

Dikutip dari cnn, Senin (23/4/2018), fasilitas yang ditawarkan berupa tempat gym, kolam renang tanpa batas, tempat butler, bak mandi yang menghadap laut dan yang paling penting adalah lantai kamar tidur di bawah air dengan pemandangan laut yang menakjubkan.

Untuk di atas, memiliki dek yang menghadap matahari terbit, berukuran 550 meter persegi, sedangkan bagian bawah laut menempati area seluas 102 meter persegi.

Resor Bawah Laut di Conard Malives Rangali Island, Maladewa (Foto: CNN Travel)

"Kami sangat senang untuk menyajikan resor penginapan yang unik. Muraka merupakan resor di bawah laut yang membeirkan pengalaman untuk tamu masa depan kami dan memberikan mereka dengan pemandangan laut yang luar biasa dari Maladewa dari perspektif yang sama sekali baru," kata manajer umum Conrad Maldives Rangali Island, Stefano Ruzza.

Muraka, yang dapat menampung hingga sembilan tamu, sedang didirikan oleh spesialis desain bawah air M.J. Murphy Ltd.

Ini menandai usaha kedua Conrad Hotels & Resorts dalam arsitektur bawah laut dan teknologi. Sebelumnya, yang pertama adalah restoran bawah laut Ithaa, yang diluncurkan di resor yang sama pada 13 tahun yang lalu dan dibangun oleh konsultan desain Selandia Baru yang sama.

Vila ini dirancang dengan gaya yang mirip dengan Ithaa, dengan kubah akrilik melengkung yang memantulkan pemandangan 180 derajat dari kehidupan laut.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin

Jumat, 07 Agustus 2020 - 19:28 WIB

Marak Pembobolan ATM, DPR Cantik Ini Minta Masyarakat Lebih Waspada

Industri perbankan tanah air kembali mendapat sorotan pasca terungkapnya kasus pembobolan rekening nasabah dengan memanfaatkan informasi yang tercantum pada setruk Anjungan Tunai Mandiri (ATM).…

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani

Jumat, 07 Agustus 2020 - 19:15 WIB

Inpres Nomor 6-2020 Dikritik, Komisi IX: Untuk Bertahan Hidup Saja Sudah Kembang Kempis Apalagi Bayar Denda

Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 meminta kepala daerah melakukan sosialisasi…

Ilustrasi Industri Nikel (Photo by Bisnis.com)

Jumat, 07 Agustus 2020 - 19:03 WIB

Luar Biasa! Ekspor Produk Industri Nikel Mampu Tembus USD 7 Miliar

Berdasarkan data BPS, pada tahun 2018 dan 2019, nilai ekspor produk industri logam berbasis nikel berturut-turut mencapai USD4,8 miliar dan USD7,08 miliar atau meningkat 47,5%.

IHSG (Foto/Rizki Meirino)

Jumat, 07 Agustus 2020 - 18:45 WIB

Tutup Pekan IHSG Berakhir Melemah Turun ke Level 5.144

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (7/8) ditutup melemah.

Waskita Karya (Foto Dok Industry.co..id)

Jumat, 07 Agustus 2020 - 18:32 WIB

Sah! Waskita Karya Terbitkan Obligasi Rp135,1 Miliar Jangka Waktu 3 Tahun

Dilansir dari IDX berdasarkan keterangan perseroan, Obligasi Berkelanjutan IV Waskita Karya Tahap I Tahun 2020 dicatatkan sebesar Rp135,5 miliar dengan jangka waktu 3 Tahun.