Pilkada Kalbar, Karolin Siap Perjuangkan Mekanisme Pertanian

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 17 Maret 2018 - 08:02 WIB

dr Karolin Margret Natasa Calon Gubernur Kalimantan Barat (Foto Dok Industry.co.id)
dr Karolin Margret Natasa Calon Gubernur Kalimantan Barat (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Pontianak- Calon Gubernur Kalimantan Barat, dr. Karolin Margret Natasa mengatakan pihaknya akan memperjuangkan mekanisasi pertanian bagi para petani yang ada di Kecamatan Terentang untuk menunjang peningkatan pertanian di kecamatan itu.

"Pertanian merupakan salah satu dari tujuh program prioritas yang akan kita jalankan saat dipercayakan masyarakat Kalbar untuk memimpin provinsi ini nanti. Makanya, salah satu upaya untuk meningkatkan potensi pertanian tersebut, adalah dengan mekanisasi pertanian," kata Karolin saat berdialog dengan masyarakat Desa Sungai Radak 1, Kecamatan Terentang, Jumat (16/3/2018)

Menurutnya, pertanian yang ada di Kecamatan Terentang tentu memiliki potensi besar untuk di kembangkan, mengingat masih banyak lahan yang belum tergarap.

"Untuk menggarap lahan itu, jika di lakukan dengan mekanisme pertanian yang baik, tentu potensinya akan lebih maksimal.

Selama ini, kata Karolin, Terentang menjadi salah satu daerah penghasil sayur-mayur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kubu Raya dan Kota Pontianak dan sekitarnya.

"Selama ini, 70 persen sayur mayur yang beredar di Kubu Raya dan Kota Pontianak, notabenenya berasal dari Terentang. Untuk itu, sudah sepatutnya jika pengembangan lahan pertanian yang ada, sebagai lahan penanaman sayur-mayur," tuturnya.

Menurutnya, dengan melihat besarnya potensi sayur mayur yang ada di Kecamatan Terentang, akan menjadikan sayur mayur menjadi program unggulan di dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Selain sayur mayur, pertanian dan perkebunan juga akan menjadi program utama untuk Kecamatan Terentang di dalam meningkatkan ekonomi rumah tangga, tentunya ini yang akan kita dorong, selain dari sarana infrastruktur yang ada, untuk menopang potensi itu," katanya.

Di tempat yang sama, Hamidi Togo, tokoh masyarakat Desa Sungai Radak 1 mengatakan, dirinya masuk ke desa ini 34 tahun yang lalu sebagai warga transmigrasi.

Sebagian besar masyarakat di sana memang bekerja sebagai petani dan menggarap lahan disini. Adapun potensi pertanian yang dikembangkan masyarakat selain padi antara lain, jagung, umbi, kacang dan sayur-mayur.

"Kami berharap, ketika ibu Karolin terpilih sebagai Gubernur Kalbar agar dapat memperjuangkan masyarakat transmigrasi yang ada disini. Selain sarana pertanian, kami disini juga snagat membutuhkan akses transportasi yang masih sangat terbatas, karena transportasi merupakan salah satu penggerak nadi ekonomi masyarakat disni untuk membawa hasil buminya," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersama YALISA Gelar OBSC

Minggu, 21 April 2019 - 20:39 WIB

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersihkan Ciliwung

Jakarta – Millenials Askrindo laksanakan Operasi Bersih Sungai Ciliwung (OBSC) bersama Komunitas Pencinta Ciliwung YALISA dari bentangan Kalibata sampai dengan MT Haryono dalam rangka merayakan…

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan…