Ekspor CPO Sumut Terbesar ke RRT

Oleh : Hariyanto | Kamis, 15 Februari 2018 - 16:00 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Medan- Ekspor crude palm oil/CPO atau minyak sawit mentah Sumut pada 2018 diprediksi terbesar masih ke Republik Rakyat Tiongkok seperti yang terjadi di 2017.

"RRT (Republik Rakyat Tiongkok) dinilai masih jadi pasar potensial CPO Sumut selain India, Amerika Serikat dan Eropa." ujar Ketua Gabungan Perusahaan Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut, Setia Dharma Sebayang di Medan, Rabu (14/2/2018)

Ekspor besar ke RRT itu karena kebutuhan negara itu cukup besar sejalan dengan jumlah penduduknya yang banyak dan pertumbuhan ekonomi yang bagus.

Produksi CPO Sumut sendiri diprediksi juga bakal naik di tahun 2018 sehingga ekspor juga diperkirakan meningkat.

Meskipun diakui, tantangan ekspor masih tetap besar karena kampanye negatif sawit masih terus berlangsung dan perekonomian masih belum pulih 100 persen.

Produksi CPO naik dengan asumsi hasil panen juga bagus khususnya dari kebun yang memiliki tanaman dengan benih unggul.

Data, kata Setia, menunjukkan, devisa produk sawit dari Sumut pada 2017 mencapai 3,695 miliar dolar AS dengan pemasaran terbesar ke RRT.

Devisa lemak dan minyak hewan/nabati itu naik 11,40 persen dari 2016 yang masih 3,317 miliar dolar AS.

Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Bismark SP Sitinjak, menyebutkan, ekspor lemak dan minyak hewan/nabati yang di dalamnya ada CPO itu memberikan persentase terbesar atau 40,09 persen pada total devisa Sumut 2017 yang sebesar 7,776 miliar dolar AS.

Setelah ke RRT yang sebesar 420,076 juta dolar AS, ekspor lemak dan minyak hewan/nabati itu terbesar ke India dan Amerika Serikat.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Waketum KADIN Shinta Sukamdani, Menperin Agus Gumiwang, Ketua Apindo Haryadi Sukamdani

Sabtu, 06 Juni 2020 - 00:15 WIB

Kabar Gembira...Menperin Agus Bakal Gelontorkan Stimulus Modal Kerja untuk Pulihkan Industri Manufaktur

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bertekad untuk terus mengupayakan pemulihan sektor industri manufaktur di dalam negeri yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Produsen Batubara

Jumat, 05 Juni 2020 - 22:31 WIB

Industri Batubara Lesu Akibat Pasar Menyusut Terpapar Covid-19

Minimnya pergerakan ekonomi membuat industri batubara turut mengalami kelesuan dikarenakan menurunnya permintaan pasar terutama yang datangnya dari India dan Tiongkok.

Contoh proyek PT PP Persisi

Jumat, 05 Juni 2020 - 22:10 WIB

Cetak Laba Rp1,2 triliun, PT PP Gelontorkan Dividen Tunai 22,5 %

PT Pembangunan Perumaha (Persero) Tbk (PTPP) berhasil catatkan kinerja positif perusahaan untuk pendapatan usaha tahun buku 2019 sebesar Rp24,65 triliun dengan laba bersih yang perseroan mencapai…

Tokok Pakaian GAP (ist)

Jumat, 05 Juni 2020 - 22:03 WIB

Enggak Kuat Merugi hingga Rp13,1 Triliun, GAP Inc Terpaksa Tutup Toko

Perusahaan fashion GAP Inc, pada Kamis (5/6/2020) melaporkan kerugian yang dialaminya hingga 43% dalam penjualan kuartal I 2020 yang mencapai Rp13,1 triliun. Kerugian besar yang dialam

Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (kiri) dan Direktur BCA Erwan Yuris. (Doc:BCA)

Jumat, 05 Juni 2020 - 21:12 WIB

Bikin Salut, Grup BCA Salurkan Donasi ke PERSI

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai institusi keuangan yang senantiasa di sisi masyarakat berkomitmen untuk terus mendukung berbagai tindakan penanganan COVID-19.